Dokter umum yang akrab dipanggil Esti ini baru saja bergabung di Klinik Yayasan Angsamerah mulai bulan April 2016 sebagai tenaga medis. Selain menangani pasien Esti juga bertanggung jawab untuk menjawab pertanyaan seputar kesehatan seksual dan reproduksi di blog Angsamerah.

Sejak lulus dari Universitas Trisakti tahun 2002, ia bekerja sebagai konsultan medis dan tenaga penyuluh di Yayasan Asa Bangsa yang bergerak di bidang ketergantungan narkoba sampai tahun 2010. Selain itu di saat yang bersamaan ia juga bekerja sebagai dokter umum di RS Pelni Jakarta. Ia juga pernah mencoba bekerja dalam bidang penelitian DNA di Lembaga Biologi Molekuler Eijkman yang memperkaya pengalaman dan pengetahuannya.

Kepedulian sosial yang tinggi membuatnya terlibat dalam banyak kegiatan sosial, seperti: Yayasan Cinta Anak Bangsa (2008-2010), Yayasan Lima Roti Dua Ikan (2011-2013) dan Yayasan World Harvest (2007-sekarang), Yayasan Pendar Pagi (2014-sekarang), dan Sahabat Anak (2007-sekarang). Di yayasan tersebut keahlian dalam bidang kesehatan masyarakat terutama bidang pencegahan yang dimilikinya banyak diterapkan pada komunitas yang dilayani.

Pengalamannya dalam menangani HIV dikembangkan saat dia menjadi tenaga medis bantu untuk manajemen kasus TB dan HIV di Lapas Klas IIA Pemuda Tangerang Banten yang menjadi salah satu dari 11 lapas model di Indonesia sekaligus Lapas rujukan untuk propinsi Banten. Selama hampir tujuh tahun mendampingi tenaga medis yang ada di Lapas tersebut dan melatih kader untuk menangani masalah HIV dan TB. Hasilnya dapat terlihat dari menurunnya angka kesakitan dan kematian dari kedua penyakit tersebut.

Pengalaman dan pengetahuannya tersebut membuatnya sering dipanggil menjadi nara sumber untuk masalah kesehatan, HIV, narkoba di berbagai lembaga dan institusi. Namun itu tidak serta merta membuatnya berhenti belajar. Dia senang sekali bila diajak berdiskusi tentang pengetahuan yang baru. Dalam tugas kesehariannya, dr Esti juga bertanggung jawab mengelola forum ASK dokter Angsamerah

You may also like

Leave a comment