Kemana-mana selalu membawa hand-sanitizer atau tisu basah? Setiap kali ke toilet nggakpernah lupa cuci tangan? Kesadaran akan kebersihan diri terutama tangan sudah menjadi bagian dari gaya hidup orang banyak. Akan tetapi sadarkah bahwa di tempat umum yang sering kita sambangi, ternyata tidak bebas dari ancaman bakteri? Termasuk di antaranya adalah kantor. Sebuah studi di Amerika menyatakan bahwa kontaminasi bakteri adalah hal yang umum didapatkan di tempat kerja.

Perkantoran diketahui memiliki ratusan tipe bakteria, dan kantornya para pria ternyata memiliki paling banyak bakteri. Diperkirakan sekitar 500 tipe bakteri yang berbeda menempati permukaan benda-benda yang ada di dalam kantor di tiga kota besar di Amerika. Studi ini juga menyatakan bahwa kantor para pria terkontaminasi bakteri lebih banyak dibandingkan kantor wanita.

Alasan dilakukannya studi ini adalah karena manusia jaman sekarang lebih banyak menghabiskan waktunya di dalam ruangan, namun demikian kita cenderung tidak tahu keberagaman bakteri dan virus di tempat kita tinggal, bekerja, dan bermain seperti dikemukakan oleh Scott Kelley, PhD. Bakteri umumnya terdapat di permukaan kursi, telepon, meja, mouse komputer, serta kibor. Dari seluruh peralatan kantor, bakteri terbanyak ditemukan di telepon dan kursi.

Umumnya bakteri bisa sampai berada di permukaan peralatan kantor karena dibawa oleh si pekerja itu sendiri, misalnya akibat batuk atau bersin yang menyumbang kontaminasi bakteri yang cukup besar. Dalam jumlah yang lebih sedikit bakteri berasal dari kulit mati yang terkelupas. Yang lebih mengejutkan, dalam studi ini ditemukan bakteri yang berasal dari saluran pencernaan manusia dalam jumlah yang sangat banyak.

Temuan studi ini memang terkesan jorok, tapi tidak perlu terlalu khawatir. Karena meski kontaminasi bakteri terjadi dalam jumlah besar, kecil kemungkinannya bakteri ini mengganggu kesehatan si pekerja. Bakteri yang terdapat di permukaan peralatan kantor akan menimbulkan masalah kesehatan pada mereka dengan gangguan daya tahan tubuh/berdaya tahan tubuh rendah. Didukung dengan lingkungan kantor yang bersuhu dingin, koloni bakteri hampir bisa dipastikan tidak berkembang biak.

Yang menarik, para pria bertanggung jawab dalam menyumbang jumlah kontaminasi bakteri di kantor. Hasil ini mungkin bisa dijelaskan bahwa pria memiliki luas permukaan tubuh yang lebih dibanding wanita, maka bakteri memiliki tempat yang lebih luas untuk pertumbuhan bakteri. Penjelasan dari sebuah literatur menyatakan bahwa pria lebih jarang mencuci tangan dan menyikat gigi dibanding wanita.

Jadi, rajin-rajinlah mencuci tangan setelah pulang kantor. Karena siapa yang tahu apa yang kita bawa pulang setelah seharian bekerja, meski secara kasat mata ruangan yang kita tempati tampak bersih.

 

Sumber
Men vs Women: Whose Office Are Germier by Matt McMillen in WebMD Health News.

You may also like

Leave a comment