Dokter Umum, Klinik, dan Generasi Penerus Bangsa

Dalam acara kunjungan dari para calon dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia (FK-UKI) pada Rabu 25 Januari 2017, di Klinik Yayasan Angsamerah, tim Angsamerah berbagi ilmu dan pengalaman dengan generasi penerus bangsa, melalui diskusi interaktif yang dibawakan oleh ketua Yayasan Klinik Yayasan Angsamerah, dr. Jacqueline Rheinita Joan Piay, dan Felix Neuenschwander sebagai project manager dari Angsamerah Institution.

Kegiatan acara kunjungan dimulai oleh Rosa Diaz, Operational Manager Klinik Angsamerah, yang berbagi cerita perjalanan bagaimana sebuah ide dan mimpi seorang dokter umum, dr. Nurlan Silitonga MMed, dapat membawanya ke dalam sebuah perjalanan yang cukup panjang hingga dapat membangun sebuah klinik kesehatan swasta yang sukses.

Dimulai dengan terbentuknya sebuah klinik kesehatan primer yang juga memberikan perhatian khusus dalam melayani isu kesehatan seksual, HIV dan penyakit infeksi menular lainnya, hingga menciptakan yayasan dan institusi, merupakan sebuah pencapaian yang membanggakan bagi seorang dokter umum.

Dalam kurun waktu 3 tahun, klinik kesehatan primer ini berhasil melirik kemitraan dengan pihak lain, SUM II-USAID, untuk mendukung membuka Klinik Yayasan Angsamerah, yang dapat menjangkau semua kalangan masyarakat dalam memperoleh akses kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.

Dalam upaya membangun dan memelihara klinik layanan kesehatan yang lebih baik untuk semua umat, yang juga memperhatikan akan lingkungan kerja yang sehat bagi dokter dan tenaga kesehatan lainnya, Angsamerah terus berupaya bergandengan tangan dengan berbagai pihak, baik perorangan, kelompok maupun organisasi. Hingga kini Klinik, Yayasan dan Institusi Angsamerah telah menjalin kemitraan, dengan pemerintah, maupun dengan organisasi nirlaba nasional dan internasional seperti; COFRA, UNFPA, USAID lewat project SUMII, DERAP dan Linkages, dan perusahaan swasta.

Acara dihadiri lebih dari 40 orang para calon dokter, dokter dan dosen dari FK-UKI, yang terbagi dalam dua sesi, dimulai dari jam 09:00 pagi hingga jam 02:00 siang. Topik diskusi ringan yang dibawakan dalam memperkenalkan model Klinik, Yayasan dan Institusi Angsamerah, menarik minat para calon dokter yang hadir hingga secara aktif dan terus menerus melontarkan pertanyaan-pertanyaan mengenai model yang dikembangkan oleh Angsamerah.

Ketertarikan minat akan model yang dipresentasikan, tergambarkan dari pertanyaan-pertanyaan yang terlontar dari para calon dokter yang hadir; Proses apa saja yang harus dijalankan dan dikembangkan dalam membangun sebuah klinik? Bagaimana mengembangkan sistem yang baik, dimulai dari operasional, keuangan, marketing, dan hal terkait lainnya dalam membangun sebuah klinik kesehatan yang sukses dan suistainable? Bagaimana bermitra dengan Angsamerah? Apakah ada internship dan training yang dapat dilakukan? Hingga pertanyaan-pertanyaan kritis bagaimana membangun layanan kesehatan yang memadai dan ikut berkontribusi kepada pemerintah dan masyarakat luas.

Dalam membantu mendidik generasi penerus bangsa, Angsamerah yang juga merupakan idiom dari Anak Bangsa Merajut Harapan, berharap ilmu dan pengalaman pada hari itu menyemangati dan menarik minat para calon dokter yang hadir, untuk terus maju dan berkembang, dan agar dapat menjadi seorang dokter umum yang profesional, berdedikasi terhadap peningkatan layanan kesehatan untuk masyarakat.

Dibantu dengan Tim Angsamerah yang membanggakan, dr. Adiyana Esti (dokter pelaksana dan penanggung jawab harian), Risda MS (Laboran), Fitrianti (Perawat), Friski L. (Administrasi), Kurnia D (IT) dan Windarto (OA), membantu dalam memperkenalkan model kerja dan sistem Angsamerah dalam tur keliling klinik yang diadakan pada Klinik Yayasan Angsamerah Panglima Polim, Jakarta Selatan.

Dalam acara ini, beberapa calon dokter secara sukarela dan antusias berbagi pikir, kata dan kesan mereka tentang kegiatan kunjungan ini, yang ditunjukan dalam testimoni video untuk Angsamerah. Mau dengar apa kata mereka? Click link  video

You may also like

Leave a comment