Pemeriksaan Papsmear makin popular belakangan ini. Papsmear dilakukan untuk mengetahui terjadinya perubahan kondisi serviks yang dapat mengarah ke kanker serviks. Permintaan untuk melakukan Papsmear pun mulai meningkat di tempat pelayanan kesehatan. Pertanyaannya, apakah Anda mengerti hasil Papsmear yang Anda lakukan?

Apa artinya hasil pap smear yang abnormal?

Hasil abnormal berarti terdapat perubahan pada sel serviks (leher rahim). Perubahan ini dapat terjadi di level yang berbeda-beda. Kira-kira 1 dari 10 hasil tes Papsmear menunjukkan gambaran abnormal, dan hanya 3 dari 10.000 wanita menunjukkan adanya perubahan kea rah kanker.

Pemeriksaan ini sangat penting dilakukan untuk mendeteksi dini kanker serviks.

Apa yang terjadi bila hasil pap smear Anda abnormal?

Hal ini tergantung pada tipe hasil, riwayat medis anda dan gejala yang anda alami. Rekomendasi tindakan setelah melakukan Papsmear terangkum dalam tabel di bawah yang disusun berdasarkan abnormalitas yang ditemukan. Derajat keparahan perubahan akan memengaruhi rekomendasi tindakan selanjutnya.

  1. Grade rendah – dapat direfer sebagai Low grade epithelial abnormality
Hasil Pap Test Apa artinya Apa yang terjadinya berikutnya
Non spesifik perubahan minim Ini berarti ada beberapa perubahan yang dibutuhkan harus di cek lebih awal dari 2 jam. Biasanya perubahan ini menjadi lebih baik dengan berjalannya waktu. Anda akan dianjurkan untuk menjalani Test Pap dalam 12 bulan
Virus Wart, kadangkala disebut HPV (Human Papillomavirus) Virus Wart umum ditemukan. Biasanya perubahan ini menjadi lebih baik dengan berjalannya waktu. Meski demikian, wart yang terlihat pada serviks tidak umum. Anda akan dianjurkan untuk mengulangi  Test Pap dalam 6 bulan. Bila sesudah beberapa test, tetap ada perubahan virus warts, anda akan dirujuk untuk pemeriksaan kolposkopi
CIN 1, Displasia ringan Perubahan ini harus diperiksa dengan lebih seksama dengan test lainnya Anda akan dianjurkan untuk menjalani kolposkopi dan biopsi tiap 6 bulan.

 

  1. Grade tinggi – dapat direfer sebagai High grade epithelial abnormality
Hasil Pap Test Apa artinya Apa yang terjadinya berikutnya
CIN 2, Displasia moderate Perubahan abnormal lebih berat yang dapat menjadi berat bila tidak diobati. Anda akan dianjurkan untuk menjalani kolposkopi dan biopsy dan menjalani pengobatan bila hasil test  CIN2
CIN 3, dysplasia berat, biasanya disebut carcinoma in situ Perubahan abnormal paling berat yang dapat menjadi berat bila tidak diobati Anda akan dianjurkan untuk menjalani kolposkopi dan biopsy dan menjalani pengobatan bila hasil test  CIN2  atau CIN3

 

Kolposkopi

Angsamerah Articles Understanding your papsmear result Kolposkopi

 

Kolposkopi adalah suatu pemeriksaan menggunakan teropong untuk melihat serviks. Melalui pemeriksaan ini, dapat diketahui letak perubahan sel dan bentuknya seperti apa. Tindakan ini dapat dilakukan di rumah sakit, klinik dan ruang dokter. Kolposkopi harusnya tidak sakit, tetapi akan dirasa tidak nyaman karena dibutuhkan waktu cukup lama untuk melihat serviks.

Biopsi

Bila area abnormal terlihat saat pemeriksaan kolposkopi, dokter akan melakukan biopsy dengan bius lokal. Biopsi adalah pengambilan bagian yang sangat kecil dari jaringan sebagai contoh untuk diperiksa. Biasanya hanya akan diambil dengan ukuran beberapa millimeter diameternya. Biopsi sangat penting dilakukan untuk memvalidasi serta menentukan keakuratan perubahan sel yang abnormal. Jaringan yang dilakukan untuk biopsi dikirimkan ke laboratorium untuk dites. Biasanya proses ini makan waktu satu miinggu, dan setelahnya dokter akan mengajak Anda berdiskusi tentang hasilnya serta pilihan pengobatan bila benar dijumpai kelainan.

Bila saya harus menjalani pengobatan, apa pilihannya?

Terdapat berbagai variasi pilihan pengobatan untuk temuan sel serviks yang abnormal. Pilihan tersebut antara lain loop excision, terapi laser, diatermi, dan cryosurgery. Semua pilihan ini efektif tergantung derajat keparahan abnormalitasnya. Loop excision menggunakan alat electric loop untuk membuang sel yang abnormal. Terapi laser adalah terapi yang menafaatkan panas sinar laser untuk menghancurkan sel yang abnormal, sementara diatermi menggunakan energi panas yang disalurkan melalui kabel dengan tujuan yang sama. Selain energy panas, pembekuan juga dapat digunakan untuk menghancurkan sel abnormal. Metode ini disebut sebagai cryosurgery.

Untuk tipe abnormalitas yang lebih tinggi (CIN 2 dan 3) biasanya dipilihkan Cone Biopsy. Metode ini menghancurkan sel kecil berukuran kerucut dari jaringan dari serviks. Cara ini digunakan untuk menyediakan sampel lebih besar untuk dinilai.

Kemana saya harus pergi untuk pengobatan ini? Apakah saya harus rawat inap?

Tindakan untuk hasil papsmear yang abnormal biasanya bersifat invasif, sehingga biasanya dilakukan di ruang praktek dokter, klinik, atau di rumah sakit sebagai prosedur sehari (one day care). Kebanyakan prosedur ini berlangsung selama 30 menit dan memerlukan anestesi lokal, namun tidak memerlukan rawat inap. Lain halnya dengan cone biopsy yang kadangkala memerlukan anastesi umum dan harus menginap di rumah sakit.

Sesudah pengobatan apa yang bisa diharapkan?

Setelah mendapatkan pengobatan, ada beberapa keluhan yang mungkin timbul, misalnya nyeri perut seperti nyeri haid. Adanya discharge (duh tubuh) yang sifatnya cair dan berwarna gelap adalah normal bila berlangsung selama beberapa minggu. Anda akan dianjurkan untuk tidak melakukan hubungan intim atau menggunakan tampon dalam waktu singkat setelah dilakukan prosedur. Untuk dapat memulai, Anda sebaiknya menanyakan hal ini pada dokter Anda.

Masalah emosional dapat ditemui pada beberapa wanita dengan hasil tes abnormal maupun yang telah menjalani pengobatan. Akan sangat membantu bila Anda membicarakan masalah ini pada teman atau dokter tentang apa yang Anda rasakan.

Kenapa saya harus bertemu dokter lagi setelah diobati?

Evaluasi hasil pengobatan perlu dilakukan dalam 2-6 bulan oleh dokter. Evaluasi dilakukan dengan pemeriksaan kolposkopi dan Papsmear ulang saat kunjungan ke dokter ini. Papsmear berkala dilakukan tiap 6 atau 12 bulan hingga dokter menganjurkan tes Pap setiap 2 tahun. Seorang wanita dengan hasil CIN 2 atau CIN 3 harus melakukan test Pap secara berkala tiap tahunnya. Pengecekan berkala penting untuk memantau perubahan pada serviks.

Setiap kali Anda bertemu dengan dokter, ada baiknya bila Anda menanyakan pertanyaan-pertanyaan berikut:

  1. Apa arti hasil test pap saya?
  2. Apa arti hasil biopsi saya?
  3. Jenis pengobatan apa yang bisa dijalani?
  4. Perlukan saya ijin atau cuti setelah menjalani pengobatan?
  5. Apa yang bisa saya harapkan setelah pengobatan?
  6. Kapan saya perlu lakukan cek up lanjutan?

 

Sumber
The NSW Cervical Screening Program – Western Sydney Area Health Service

You may also like

148 comments

  • Lusiyana January 14, 2017   Reply →

    Dok ? Saya mau tanya ? Hasil pap smear saya dianjurkan untuk “pap test setelah terapi”

    Itu maksudnya apa yaa ?
    Dan kata dokter saya itu berlangsung selama 3 kali selang 3 bulan.

    Itu terapi nya pke apa ? Alat kah ? Atau tradisional ? Atau pke obat ?

    Mohon dijelaskan dok, terimakasih.

  • dr. Gina Anindyajati January 14, 2017   Reply →

    Dear Lusiyana,

    untuk dapat memberikan jawaban yang memuaskan Anda, maka diperlukan data yang lebih lengkap mulai dari keluhan hingga bacaan hasil pap smear.
    Mengenai saran yang Anda sampaikan dalam komen di atas, merupakan sebagian kecil yang belum cukup untuk dijadikan dasar kami memberikan penjelasan dan saran.

    Bila memungkinkan, sebaiknya Lusiyana berkonsultasi tatap muka dengan dokter yang berpengalaman menangani kasus Anda.

    Salam sehat.

  • Wilanitya January 15, 2017   Reply →

    Dok sy boleh nanya….baru2 ini hsl pemeriksaan biopsi diketahui Cin 1…mksdnya apa ya dok dan sy disarankan utk operasi utk membersihkan jaringan yg ada di mulut rahim…ktnya operasi dgn bius total dan nginap di RS…tp sy baca di google klo Cin 1 bs hilang sentiti tanpa pengobatan…..bgmn baiknya dok…mksh

    • dr. Gina Anindyajati January 19, 2017   Reply →

      Dear Wilanitya,

      CIN 1 menunjukkan perubahan sel di leher rahim yang derajatnya ringan. Penanganan untuk kondisi ini biasanya berupa observasi, melalui pemeriksaan PAP SMEAR atau biposi rutin tiap 6-12 bulan. Bila hasil pemeriksaan menunjukkan perubahan yang makin banyak, maka diperlukan terapi, salah satunya adalah operasi. Semakin awal ditemukannya perubahan sel di leher rahim, maka semakin cepat bisa ditangani dan dicegah perkembangannya.

      Mengenai waktu yang tepat untuk dilakukan tindakan, sebaiknya dilakukan bersama dokter terkait. Operasi memang dapat menghilangkan sel yang tidak normal, namun harus diikuti dengan pemantauan gaya hidup yang sehat. kemungkinan terjadinya perubahan sel di masa yang akan datang setelah operasi pun harus dipertimbangkan dan terus dipantau.

      Semoga jawaban ini dapat membantu Wilanitya.

      Salam,
      dr. Gina

  • yohana January 24, 2017   Reply →

    dokter,..saya mau nanya hasil PAP SMEAR saya Inflamasi (keganasan Negatif) dan harus kembali pemeriksaan 6 bulan lagi dari hasil ini apa ada masalah yang seriuskah..mohon arahannya dokter…trimakasih..

    • dr. Gina Anindyajati February 11, 2017   Reply →

      Dalam menanggapi hasil pemeriksaan, kadang diperlukan pemeriksaan serial atau berkala untuk bisa menentukan apakah temuan dari pemeriksaan tersebut bermasalah. Hasil pemeriksaan yang lalu menunjukkan adanya peradangan, sehingga perlu dievaluasi ulang untuk menilai apakah radangnya bersifat menetap atau sudah hilang.

  • nurbaya umur 40 thn February 7, 2017   Reply →

    Dok. Sy telah melakukan tes Papsmear yang ke dua kesimpulannya Servisitis Kronik kausa Coccus dengan CIN I-II (Displasia Ringan dan sedang). Sekedar info dok Papsmear yg pertama menunjukkan CIN I jadi sy dianjurkan Vaksin Cevarix sebanyak 3 kali dlm 6 bln dan sy telah lakukan sesuai jadwal yg ditentutan dokter kandungan. Yang ingin sy tanyakan bagaimna maksud hasil papsmear yg kedua sy CIN I-II apakh berbahaya dok. Dan bgmn kelanjutan pengobatan sy. Apakah Vaksin Cevarix yg telah sy lakukan dpt mrmbantu kondisi sy.

    • dr. Gina Anindyajati February 11, 2017   Reply →

      Hasil pemeriksaan CIN I-II biasanya memerlukan evaluasi Pap Smear berkala tiap 6 bulan, untuk melihat perkembangan perubahan jaringan di leher rahim. Bila diperlukan, dokter mungkin akan meminta Anda untuk melakukan biopsi atau kolposkopi sebagai pemeriksaan lanjutan. Vaksin yang diberikan diharapkan dapat bekerja untuk mencegah perubahan lebih lanjut pada jaringan leher rahim dan sekitarnya.

  • dewi anggraeni February 27, 2017   Reply →

    Dok saya mau tanya hasil papsmear saya

    kelayakan spesimen

    * memadai untuk dinilai
    * Sel endoserviks ditemukan

    interpretasi

    * negatif tidak ditemukan lesi prekursor dan sel tumor ganas

    rincian

    * sel epitel skuamosaa dan glandular tanpa kelaianan disertai leukosit , spora dan jamur monila dan radang

    temuan organisme

    * bacilus vaginalis
    * spora jamur
    * jamur monilia
    * radang

    itu artinya apa ya dok tolong infonya

    • dr. Gina Anindyajati March 4, 2017   Reply →

      Dear Dewi,

      berdasarkan data yang Anda sampaikan, hasil pemeriksaan Pap Smear Anda menunjukkan adanya peradangan yang diakibatkan oleh bakteri dan jamur. Akan tetapi tidak ditemui adanya perubahan yang dapat mengarah ke kanker serviks.

      Bila Anda memiliki keluhan terkait dengan kesehatan alat reproduksi Anda (misal keputihan, atau perdarahan di luar siklus menstruasi). segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapat terapi yang tepat.

      Salam sehat

      • dewi anggraeni March 13, 2017   Reply →

        akhir-akhir ini daerah kewanitaan saya sering gatal-gatal. itu kenapa ya dok

        • dr. Gina Anindyajati March 17, 2017   Reply →

          Dear Dewi,
          area kewanitaan yang gatal mungkin disebabkan oleh banyak hal.
          Kemungkinan pertama adalah terjadi iritasi, misalnya karena kulit didaerah tersebut terlalu lembab atau justru terlalu kering.
          Kemungkinan lainnya adalah infeksi, akibat bakteri ataupun jamur.
          Untuk memastikan penyebabnya, perlu dilakukan pemeriksaan langsung agar dapat melihat area yang dimaksud. Tujuannya agar Anda memperoleh tatalaksana yang tepat untuk mengatasi penyebab gatal.
          Salam.

  • susan February 27, 2017   Reply →

    Dok, hasil pap smear saya adalah adanya skuomosa atipik (reaktif) apa artinya dok? Bahaya kah?

    • dr. Gina Anindyajati March 4, 2017   Reply →

      Dear Susan,

      hasil tes menunjukkan adanya sel skuamosa atipik menandakan adanya perubahan pada sel yang menyusun jaringan di leher rahim. Untuk menentukan tindakan selanjutnya, laporan Pap Smear perlu dibaca secara utuh dan disesuaikan dengan kondisi klinis berdasarkan pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh dokter. Jika masih masuk dalam kategori ringan, maka biasanya dilakukan observasi melalui pengecekan Pap Smear berkala atau prosedur kolposkopi.

      Bila Anda mengalami keluhan seperti perdarahan di luar siklus mentruasi, perdarahan pasca sanggama, atau hal lain yang dirasa tidak biaa, segera hubungi dokter Anda untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan.

      Salam sehat.

  • enny March 8, 2017   Reply →

    Dok sya mau tanya hasil papsmear sya yg mengatakan nampak sel abnormal tetapi tidak tersangka keganasan dg diagnosa Fungal infection dan disarankan pengobatan dan periksa ulang 4 bulan…. maksud semuan itu apa dok… mohon penjelasan dan apa yang harus saya lakukan? sblmya terima kasih banyak

    • dr. Gina Anindyajati March 11, 2017   Reply →

      Dear Enny,

      hasil pemeriksaan Anda menunjukkan adanya peradangan akibat jamur di daerah leher rahim. Untuk mengatasinya perlu dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang, serta diberikan obat anti jamur oleh dokter yang memeriksa. Alangkah baiknya bila Anda dapat mengunjungi dokter untuk memeriksakan diri dan memeroleh pengobatan. Semoga jawaban ini membantu Anda.

      Salam sehat.

  • Nila March 9, 2017   Reply →

    Dok, saya mau tanya hasil papsmear saya,smear dgn tanda radang infeksi kokobasilus, papsmear lg 6 bln kedpn, pengobatannya apa ya dok? Terima kasih

    • dr. Gina Anindyajati March 11, 2017   Reply →

      Adanya cocobacillus pada hasil papsmearmenunjukkan infeksi bakteri di daerah tersebut. Secara klinis biasanya muncul keluhan keputihan. Alangkah baiknya bila Anda dapat memeriksakan diri ke dokter untuk mendapat pengobatan anti bakteri.
      Semoga berkenan dan salam sehat.

  • Vina March 13, 2017   Reply →

    Dok, saya mau tanya hasil tes pap smear saya tolong dijelaskan ,
    Kondisi : sel endoserviks tidak ditemukan .
    Kriteria : negatif,tidak ditemukan sel tumor ganas
    Rincian : Epitel skuamosa tanpa kelainan disertai Actinomyces, B.coccoid dan leukosit padat.
    Kesimpulan : Negatif ,tidak ditemukan sel tumor ganas.Peradangan.
    Karena saya belum sempat konsultasi dg dokter saya lagi, jadi mohon penjelasannya dok ,trims 😊

    • dr. Gina Anindyajati March 17, 2017   Reply →

      Dear Vina,

      dari hasil pemeriksaan pap smear Anda tidak ditemukan tanda-tanda adanya sel tumor. Mengenai gambaran peradangan, sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter yang memeriksa Anda apakah diperlukan tindakan lebih lanjut.

      Salam

  • Yeni March 15, 2017   Reply →

    Selamat sore dok sy mau tanya hasil pap smear sy didiagnosa : epithelial cell abnormality,endocervical mild atypia
    Suggested follow up : histologic examination advisable
    Papanicolau class: III
    artinya apa ya dok,terima kasih

    • dr. Gina Anindyajati March 17, 2017   Reply →

      Dear Yeni,

      hasil pemeriksaan Pap SMear derajat tiga menunjukkan adanya perubahan pada jaringan leher rahim. Hal ini perlu ditelusuri lebih lanjut dengan pemeriksaan lain, misalnya kolposkopi. Kolposkopi merupakan pemeriksaan menggunakan mikroskop secara langsung untuk melihat kondisi vagina dan leher rahim.
      Selain itu, hasil ini juga memerlukan pemeriksaan Pap smear berkala yang lebih sering, misal tiap 6 bulan atau 1 tahun untuk melihat perkembangan jaringan di leher rahim. Kadang perubahan ini dapat kembali normal, atau semakin berlanjut. Alangkah baiknya bila Anda dapat berdiskusi dengan dokter yang rutin melakukan pemeriksaan pada diri Anda tentang langkah yang harus diambil.
      Salam.

  • Novi 39 thn March 17, 2017   Reply →

    Dok, Bln 9 Sy papsmear hasil nya adalah Diagnosanya klinik Floor albus memadai makkroskopik memadai utk di nilai sel endoservik dan sel Meta plastik di temukan mikroskopik negatif tdk d temukan sel tumor ganas kesimpulan sel epitel skumosa dan sel endospermik normal di sertai coccoid dan bnyk leukosit dan sdh d lakukan pengobatan pada Bln 3 saya papsmear ulang hasil nya cocobacilli beberapa sel metaplastik atipik, atypical squamous cek pg undetermined signifikan ASC-US itu apa ya dok, dan hrs tes apa lagi. Tks

    • dr. Gina Anindyajati March 23, 2017   Reply →

      Dear Novi,

      pada perempuan usia produktif, disarankan untuk melakukan papsmear tiap 3 tahun bila tidak ada hasil yang mengarah pada keganasan. Sementara bila ditemukan kelainan, mungkin papsmear perlu dilakukan lebih sering untuk follow up. Misalnya saja tiap satu tahun atau enam bulan sekali. Mengenai rencana tes sebaiknya didiskusikan langsung dengan dokter yang merawat Anda, sehingga dapat diperoleh jadwal yang jelas.

  • sumiyani March 19, 2017   Reply →

    Apakah kutil/daging tumbuh di vagina bisa di katakan HPV dok?

    Saya mengalami gejala
    Keputihan berwarna putih seperti adonan tepung
    Berbau
    Dan tumbuh daging di vagina
    Sedangkan kutil berada di bawah vagina.
    4 minggu yg sblmnha, saya terkena ISK

    Jika benar terdeteksi terkena HPV, tindakan seperti apakah yg harus saya lakukan?

    Apakah HPV pd perempuan dpt menular pd laki2 melalui sex ? Atau kah dengan kondom bisa mengurangi tingkat penularannya

    • dr. Gina Anindyajati March 23, 2017   Reply →

      Dear Sumiyani,

      daging tumbuh di area vagina perlu diperiksakan untuk mengetahui penyebabnya. Bila ada risiko, bisa saja itu merupakan kutil kelamin. Kemungkinan lain adalah skin tag atau sumbatan kelenjar yang membesar.

      Kutil kelamin adalah suatu infeksi yang disebabkan oleh Human papilloma Virus. Cara mengatasinya adalah dengan memberikan cairan kimia untuk menghilangkan kutil tersebut, atau dengan prosedur kauterisasi (memotong dengan pisau listrik). Untuk dapat melakukan ini, maka Anda perlu mendatangi dokter yang bergerak di bidang Infeksi Menular Seksual.

      Penularan HPV sebagaimana infeksi menular seksual lainnya terjadi melalui hubungan seks. Penggunaan kondom bermanfaat untuk mengurangi tingkat IMS.

  • Derta March 21, 2017   Reply →

    Selamat malam dok. Dok izin bertanya..
    Saya baru saja mendapatkan hasil papsmear saya. Diagnosanynya adalah sbb:
    Kategori umum:
    Abnormalitas sel epitel

    Organisme:
    Kandida SP
    koko basili SP

    Kelainan lain:
    Reaksi peradangan

    Sel skuamosa:
    ASC-CUS : Off undetermined significance

    KESIMPULAN :
    AS-CUS ( sercivitis e.c kandida)

    Artinya apa ya dok. Gejala penyakit apa kah dok?
    Terima Kasih sebelumnya

    • dr. Gina Anindyajati March 23, 2017   Reply →

      Dear Derta,

      bila membaca berdasarkan hasil papsmear Anda, sepertinya terjadi peradangan akibat jamur. Akan tetapi, pembacaan hasil papsmear ini perlu dicocokkan dengan keluhan yang Anda rasakan, serta gambaran klinis yang didapat dari pemeriksaan fisik oleh dokter. Alangkah baik bila Derta dapat menemui dokter tempat melakukan papsmear dan mendiskusikan hasil ini secara langsung. Bila diperlukan penanganan, tentunya akan lebih akurat. Salam sehat.

  • Luna 28 th March 29, 2017   Reply →

    Malam dok..saya mau tanya hasil thin prep saya spesimen:Adekuat
    Kategori keganasan:negatif
    Jenis sel ditemukan sel metaplastik,sel epitel gepeng,dan sel radang padat
    Jenis mikroorganisme:B.vaginalis
    Kesimpulan:smear normal
    Apa arti ditemukan sel radang padat dok?apakah perlu pengobatan dan apakah berbahaya
    Saya sudah konsul ke dok kandungan lagi tapi kata dok nya gpp dan gak perlu diterapi..
    Terima kasih dok

    • dr. Gina Anindyajati April 10, 2017   Reply →

      Dear Luna,
      hasil pemeriksaan Anda menunjukkan adanya proses peradangan akibat pertumubhan bakteri normal vagina yang berlebihan. Bila Anda sudah memeriksakan diri ke dokter, maka sebaiknya mengikuti anjurannya. Bila memang tak perlu pengobatan, maka Anda dapat melakukan upaya menjaga kebersihan kelamin agar mengurangi tingkat peradangan. Info selengkapnya dapat dibaca di: http://blog.angsamerah.com/perawatan-miss-v/

  • vany April 1, 2017   Reply →

    Sore dok… saya baru pap smear… kesimpulannya mild displasia dengan sercivitis berat… maksudnya apa y dok… saya bingung… timakasih

    • dr. Gina Anindyajati April 10, 2017   Reply →

      Dear Vany,

      hasil papsmear Anda menunjukkan adanya peradangan yang memerlukan perhatian di daerah serviks (leher rahim). Hal ini mungkin disebabkan karena keputihan berulang atau keputihan yang tak kunjung sembuh. Alangkah baiknya bila Anda memeriksakan ke dokter tempat melakukan pap smear untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Salam sehat.

  • Bunda ria April 13, 2017   Reply →

    Dokter mau tanya tentang hasil pap smear
    Sitologi kanker:
    1.apusan normal
    2.tampak sel sel abnormal tetapi tidak tersangka keganasan
    3.tampak sel sel atipik yg meragukan untuk keganasan,mohon ulangan
    4.tampak sel sel tang mencurigakan keganasan
    5.tampak adanya sel sel ganas
    Keterangan:
    Sediaan dominan sebaran eritrosit,diantaranya terdapat sel sel epitel skuamus superfisialis dan intermediate normal,tidak tampak sel endoservik dan skuamus metaplasia
    Diantara sel epitel terdapat spora jamur
    Latar belakang sebaran sedang sel radang netrofil dan terdapat lactobasilus
    Kesimpulan:
    Tidak tampak tanda displasia maupun keganasan
    Infeksi jamur kandida albikan
    Saran:
    Mohon terapi dan pap smear ulang 6 bulan lagi
    Apa arti dari pemeriksaan ini dokter?mohon penjelasanya,terima kasih

    • dr. Gina Anindyajati April 20, 2017   Reply →

      Dear Bunda Ria,
      hasil pemeriksaan Anda menunjukkan ada pertumbuhan jamur dia area leher rahim Anda, sehingga perlu dilakukan pengobatan oleh dokter. Sebaiknya Anda datang langsung ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan fisik dan mendapat obat yang sesuai.
      Setelah 6 bulan, Anda juga diharapkan untuk melakukan papsmear lagi untuk menilai kembali kondisi leher rahim Anda.
      Semoga penjelasan ini membantu Anda.

      Salam sehat

  • Nur Hidayati April 17, 2017   Reply →

    Malem dok mau tanya tentang hasil papsmear,
    Kalau hasil papsmear ditemukan sel endoserviks itu artinya apa ya dok?
    Parah atau tidak dok?

    • dr. Gina Anindyajati April 20, 2017   Reply →

      Dear Nur Hidayati,
      temuan sel endoserviks pada pemeriksaan pap smear adalah hal yang wajar.
      Anda boleh tenang dan silakan lakukan pemeriksaan pap smear secara berkala sesuai anjuran dokter Anda.

      Salam sehat

  • Setiyowati April 22, 2017   Reply →

    Dok…saya abis papsmir..terus diportio saya merah…hasil nya setelah 10 hari.tp saya saya takut dok…karena salah satu tanda ca.serviks adalah ada peradangan pada portio dok…mohon penjelansannya..

    • dr. Gina Anindyajati April 29, 2017   Reply →

      Dear Setiyowati,

      kemerahan pada portio serviks biasanya menandakan ada peradangan, namun hal ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, misalnya infeksi atau perlukaan. Untuk mengetahui apakah Anda mengalami kelainan pada serviks, sebaiknya menunggu hasil pap smear yang sudah dilakukan. Bila sudah ada hasil, silakan hubungi dokter Anda untuk tindakan selanjutnya.

  • Eva fitriana April 29, 2017   Reply →

    Dokter kmaren saya sdh mendapatkan hasil tes pap’smear yg kesannya adalah tidak dijumpai lesi malignant aktif atau low grade squamous epitelial lession (LG SIL )
    mohon patunjuk artinya dok,trimakasih dokter

    • dr. Gina Anindyajati April 29, 2017   Reply →

      Dear Eva,

      hasil papsmear Anda tidak menunjukkan adanya masalah khusus. Untuk selanjutnya, lakukan pemeriksaan pap smear secara berkala untuk memantau kondisi kesehatan serviks Anda.

      Salam sehat.

  • Eva fitriana April 29, 2017   Reply →

    Yang membuat saya bingung ,kok dokter yang manangani saya menyarankan utuk loop setelah saya menceritakan keluhan sayakeluar plek sedikit dan bru 2 harinya mens,mengingat sebelumnya saya perna di teropong dengan hiteros copy dan di temu kan polip indometrium dan indoservik, tpi ktanya polip nya sdh gak ada

    • dr. Gina Anindyajati April 30, 2017   Reply →

      Dear Eva,

      mengenai saran dokter ybs, mungkin beliau memiliki pertimbangan tersendiri sehubungan dengan riwayat perdarahan yang dialami. Alangkah baik bila Anda dapat mendiskusikannya dengan dokter tersebut, supaya mendapat pemahaman yang lebih jelas, karena sudah pernah melakukan pemeriksaan langsung terhadap diri Anda.

  • Hendriyani sinurat May 2, 2017   Reply →

    Hasil papsmear saya dokter sel epitel ektoservik dan endoservik tidak tampak kelainan disertai kokobasilus dan sebukan sel leukosit sesuai dengan servisitis non spesivik anjuran nya negatif tidak ditemukan sel epitel abnormal atau ganas.mohon petunjuk nya ya dokter.terimakasih

    • Dear Hendriyani,
      hasil pap smear Anda tidak menunjukkan tanda keganasan/kanker. Akan tetapi, yang perlu menjadi perhatian bahwa dari gambaran pap smear didapatkan peradangan di leher rahim akibat banyaknya bakteri. Anda perlu melakukan pemeliharaan kebersihan di area kelamin dan mungkin perlu pengobatan bila Anda ada keluhan keputihan yang mengganggu.
      Informasi lebih lanjut tentang kebersihan daerah kelamin dapat dibaca di http://blog.angsamerah.com/perawatan-area-intim/

  • aulia May 6, 2017   Reply →

    malam dokter.. sy mau konsul hasil pap smear saya, kualitas sediaan : adekuat, terdapat sel endoserviks.
    kategori umum : tdk tampak keganasan amaupun lesi intraepithelial (NILM)
    interpretasi : tampak selebaran sel epitel squamous superfisial, intermediet dan sebaran sel radang netrofit, limfosit
    diagnosa : radang non spesifik sesuai papanicolauo class :II
    maksudnya hasil dr pap smear saya apa ya pak dokter

    • Hai Aulia,
      hasil papanicolau class II menunjukkan adanya perubahan sel di daerah leher rahim Anda. Mungkin diperlukan pemeriksaan tambahan atau sekedar kunjungan follow up untuk mengevaluasi kondisi Anda secara klinis. Silakan lakukan konsultasi dengan dokter Anda untuk mengambil langkah selanjutnya.
      Salam sehat.

  • ayu May 6, 2017   Reply →

    Dokter kemarin sy melakukan pap smear dan hasilnya :
    Kelayakan spesimen :
    Sediaan apus memadai utk dinilai.
    Sel endoserviks ditemukan.
    Sel epitel skuamosa : sel superfisial dan intermediet

    Interpretasi :
    Negatif utk kelainan intraepitel atau keganasan.
    Banyak leukosit.
    -organisme : hemophillus vaginalis

    Krn sedang keputihan kemarin sy d kasih obat yang dimasukan lewat vagina.

    Mohon dibantu jelaskan hasil pap smear nya yg d atas ya dok.. Thanks

    • Hai Ayu,
      hasil papsmear Anda menunjukkan adanya peradangan di serviks terkait dengan keputihan yang Anda alami. Anda dapat melakukan pemeriksaan pap smear berkala untuk mengetahui status kesehatan serviks Anda.

      salam sehat

  • betty May 12, 2017   Reply →

    Dear Dokter,

    Minggu lalu saya pap smear dengan hasil :

    Kondisi : Memadai untuk dinilai, sel endoserviks ditemukan
    Kategori : Negatif, tidak ditemukan sel tumor ganas atau lesi intra epitelial
    Rincian : sel epitel skuamosa dan glandular, lactobacilli, eritrosit dan leukosit banyak.

    Maksudnya kalimat yang di baris rincian itu apa ya dok? karena disebut ‘banyak’, apakah beresiko menjadi berbahaya? apakah ada batas jumlah normalnya (sel epitel skuamosa,glandular, lactobacilli, eritrosit dan leukosit)?

    Mohon dibantu penjelasannya hasil pap smear nya ya dok. Terima kasih

    • Dear Betty,
      sel yang disebut banyak merupakan sel radang. Anda perlu berkonsultasi langsung dengan dokter Anda untuk mengetahui apakah Anda memiliki gejala klinis peradangan serviks, misalnya keputihan. Bila ditemukan gejala, maka Anda perlu mendapat pengobatan untuk mengatasi radang tersebut. Selanjutnya, lakukanlah pemeriksaan pap smear secara berkala untuk mengetahui status kesehatan Anda.
      Salam sehat.

  • Zakki Zainun May 16, 2017   Reply →

    Dear dokter Gina
    Hasil pap smear saya dinyatakan AGCUS dengan saran untuk diulang 3 bulan setelah terapi. Mohon penjelasannya, apakah itu berbahaya?
    Terimakasih

    • Dear Zakki,

      hasil pemeriksaan Anda mungkin tertulis ASCUS (atypical aquamous cell of undetermined significance), yang berarti bahwa saat ini ditemukan ada perubahan bentuk sel serviks, namun belum dapat ditentukan arah perubahannya apakah merupakan suatu hal yang jinak atau keganasan. Untuk itu diperlukan pemeriksaan berkala untuk memantau perubahan sel yang terjadi di serviks.

  • Palyani May 19, 2017   Reply →

    Dear…Dokter Gina saya mau tanya hasil papsmear saya

    kelayakan spesimen

    * memadai untuk dinilai
    * Sel endoserviks ditemukan
    * Sel Metaplastik ditemukan

    interpretasi

    * negatif tidak ditemukan lesi prekursor dan sel tumor ganas

    rincian

    * sel epitel skuamosaa dan glandular tanpa kelaianan disertai leukosit

    temuan organisme

    * bacilus vaginalis
    * radang

    anjuran :

    *Pap test berkala

    itu artinya apa ya dok tolong infonya…Terimaksih Banyak 🙂

    • Dear Palyani

      mengenai hasil pap smear Anda tidak menunjukkan adanya hal yang membahayakan. Dijumpai sel radang akibat pertumbuhan bakteri yang mungkin menimbulkan keputihan. Saat ini yang perlu dilakukan adalah menjaga kesehatan organ reproduksi dan melakukan tes papsmear secara berkala sesuai anjuran dokter Anda.
      Semoga jawaban ini membantu Anda. Salam sehat.

  • Demilia windriani May 22, 2017   Reply →

    Dok saya mau tanya hasil pap smear saya :
    Mikroskopik : memadai untuk dinilai.ditemukan sel parabasal dan sel endoserviks.
    Kesimpulan : negatif.tidak ditemukan sel tumor ganas atau sel abnormal lainnya.sel epitel skuamosa dan glandular tanpa kelainan disertai leukosit dan lactobacillus.
    Anjuran : ulangi papsmear satu tahun lagi.

    • Dear Demilia,

      hasil papsmear Anda menunjukkan hasil yang baik dan tidak ada kelainan. Hal yang perlu dilakukan adalah melakukan pemeriksaan papsmear secara berkala tiap tahun.

  • David May 22, 2017   Reply →

    Dear dr,Gina, Sy David, sy mau menanyakan hasil papsmearnya sbb:
    General Category ; Low-grade Squamous Interaepithelial Lesion, LSIL(encompassing CIN 1).
    Shift in vaginal flora, suggestive of bacetrial vaginosis.
    Epithelial cell abnormality present.
    Recommendation : Suggest appropriate tretment as clinically indicated and repeat
    Smear in 6 months; Refer for colposcopy

    RESULT :
    HUMAN PAPILLOMAVIRUS (LOW RISK GENOTYPES) : POSITIVE FOR TYPE 81
    CELL ADEQUACY : SUFFICIENT

    COMMENTS :
    PLEASE REFER TO CYTOLOGY RESULT AS WELL

    1, APA ARTINYA YA DOK HASIL PAP DIATAS. TOLONG PENJELASANNYA
    2, DENGAN KONDISI DIATAS APAKAH BOLEH BERHUBUNGAN SECARA NORMAL.
    3, TINDAKAN APA YG HARUS KAMI LAKUKAN??.

    NOTE :
    1. INI ADALAH HASIL PAP KE 2 SETELAH BIOPSI 6 BLN YANG LALU DIMANA HASIL BIOPSI NYA JUGA CIN1. SEBELUM BIOPSI HASIL PAP 1 JUGA CIN1
    2. KONDISI SEPERTI INI APAKAH KAMI MASIH BISA/BOLEH BERHUBUNGAN SECARA NORMAL?

    Sekian dan terima kasih dokter atas bantuannya 😊

    • Dear David,

      hasil papsmear Anda menunjukkan ada perubahan sel serviks yang sifatnya ringan (CIN 1). Dari hasil pemeriksaan juga ditemukan infeksi HPV tipe 81, yang risikonya rendah untuk menyebabkan kanker serviks.

      Hasil papsmear CIN 1 mungkin didapat karena adanya radang kronis pada serviks, misal akibat keputihan yang tak kunjung sembuh. Untuk melakukan hubungan seksual tidak ada pantangan, dan dapat dilakukan seperti biasa. Yang menjadi catatan adalah untuk menjaga kebersihan daerah kelamin, termasuk mencuci bersih kelamin Anda dan pasangan baik sebelum maupun sesudah berhubungan seksual.

      Saran lainnya adalah untuk melakukan pemeriksaan papsmear dan kolposkopi rutin tiap 6 bulan untuk memantau perubahan sel serviks. Semoga jawaban ini membantu Anda. Salam sehat.

  • anggun May 23, 2017   Reply →

    Halo dok, apakah arti dr hasil papsmear sy,
    Makroskopis 2buah papsmear
    Mikroskopis smear mengandung sel superficial sedang, intermediate sedang, sedikit parabasal, sedikit endoservikal, sedikit squamus metaplasia, latar belakang PMN padat.
    Dx : reactive cellular changes associated with inflamation
    Saran mohon kontrol 6bulan

    Separah apakah sy dokter. …makasih

    • Dear Mbak Anggun,

      hasil papsmear Anda menunjukkan sel-sel serviks yang mengalami peradangan. Untuk mengetahui derajat keparahan, maka perlu dicocokkan juga dengan gejala klinis yang Anda alami, misalnya apakah Anda mengalami keputihan. Kondisi radang ini perlu diatasi, misalnya dengan pemberian obat bila disebabkan oleh infeksi bakteri. Kondisi radang ini juga bisa membaik dengan sendirinya bila kondisi kesehatan Anda secara umum baik.

      Saran untuk melakukan pemeriksaan ulang 6 bulan lagi sebaiknya dilakukan untuk memantau perubahan sel serviks Anda. Untuk menjaga supaya kondisi Anda tetap sehat, maka perlu memelihara gaya hidup sehat termasuk makan makanan yang bergizi seimbang.

      Semoga jawaban ini membantu Anda. Salam sehat.

  • Utami May 30, 2017   Reply →

    Mo tny dokter, hasil papmear 1 inflamasi, setaun kemudian papsmear ke 2 hasilx radang non spesifik ( class Ii ) , mohon penjelasanx doter langkah apa selanjutx, makasih dokter

    • dr. Gina Anindyajati June 10, 2017   Reply →

      Dear Utami,
      hasil Pap Smear Anda menunjukkan adanya peradangan yang tidak spesifik. Langkah berikutnya yang perlu diambil adalah melakukan pemeriksaan Pap Smear secara berkala tiap tahun. Bila Anda memiliki keluhan seperti keputihan yang tidak sembuh untuk waktu lama, atau perdarahan di luar siklus menstruasi, maka segera konsultasikan dengan dokter Anda.
      Semoga jawaban ini membantu Anda. Salam sehat.

  • ennie May 30, 2017   Reply →

    Dok sy mau ty hasil papsmir sediaan apusan papsmir mengandung sel epitelial dlm jml ckp terdr dr sel superfisial dan intermidate inti tmpk membsr. Sbgian kromatin halus sbgian kasar. Tampak serbukan sel radang limfosit, PMN dan histiosit serta bakteri jenis coccen dan doderlin. Tdk di temukan sel endoserviks, candida spp, lesi intraepitelial at sel ganas. Kesimpulan : Low grade sguamous intraepithelial (LSIL). Saran : kolposkopi

    • dr. Gina Anindyajati June 10, 2017   Reply →

      Dear Ennie,

      menindak lanjuti hasil Pap Smear Anda, maka sepertinya Anda perlu melakukan kolposkopi sebagaimana disarankan. Hal ini perlu untuk memastikan perubahan sel yang terjadi sudah sejauh mana, sehingga dapat direncanakan waktu pap smear yang selanjutnya atau tindakan lain yang harus diambil.

  • Dewi June 2, 2017   Reply →

    Dokter saya mau menanyakan hasil papsmear saya sbb:

    Gambaran klinik: tidak ada kelainan
    Bahan dari: Ektoserviks & Endoserviks
    Adekuasi Spesimen: Memuaskan untuk evaluasi
    Kategori umum: Dalam batas normal
    Dengan penjelasan: 1. Negatif, tidak ditemukan sel tumor ganas
    2. Sel skuamosa dan glandular tanpa kelainan, disertai bacillu vaginalis, bakteri kokoid dan leukosit
    3. Mohon evaluasi papsmear secara

    Terima kasih sebelumnya dok 🙂

    • dr. Gina Anindyajati June 10, 2017   Reply →

      Dear Dewi,

      hasil pap smear Anda baik, dan tidak menunjukkan kelainan. Lakukan pap smear secar berkala sesuai dengan anjuran dokter.
      Salam sehat.

  • julie June 4, 2017   Reply →

    hi dok..
    Mau tanya klo hasil pap smear saya gin tenang sedian apus mengandung sel epitel skuamosa dan endoserviks normal, leukosit berkelompok dan B. vaginalis. tidak tampak sel ganas. kesimpulam negatif dan kata dok saya hasilnya bagus..tapi saya masih takut aj dok..mohon infoya ya dok

    • dr. Gina Anindyajati June 10, 2017   Reply →

      Hi Julie,

      hasil pap smear Anda menunjukkan sel leher rahim yang normal. Hasil tersebut baik. Bila Anda merasa tak tenang dengan hasilnya, mungkin ada baiknya bila Anda berdiskusi langsung dengan dokter tempat Anda melakukan pap smear. Salam sehat.

  • reni June 9, 2017   Reply →

    Dok mau tanya saya pernah ada riwayat hasil papsmear cin1-cin2, setelah 1tahun kemudian saya melakukan papsmear lagi dgn hasil papsmearnya normal.. apakah berarti cin 1-cin2 saya sudah hilang atau displasia bisa terdeteksi hanya dengan biopsi?

    • dr. Gina Anindyajati June 10, 2017   Reply →

      Hai Reni,
      hasil pap smear yang berubah dari cin 1 cin 2 menjadi normal memang memungkinkan. Biopsi saat ini tidak diindikasikan karena hasil pap smear normal.
      lakukanlah pap smear secara berkala untuk memantau kondisi kesehatan sistem reproduksi Anda. Salam sehat.

  • reni June 10, 2017   Reply →

    Terimakasih dok untuk penjelasannya.. hasil papsmear saya kemarin #sediaan apus vagina mengandung sel epitel skuamosa normal dan sel metaplastik. Tampak leokosit ringan dan kuman coccoid. Tdk ditemukan sel ganas/sel endoserviks. Tapi hpv saya genotipe 18, apakah saya perlu di kolposkopi dok?

    • dr. Gina Anindyajati June 17, 2017   Reply →

      Hai Reni,

      untuk hasil genotyping HPV tipe 18 dianjurkan untuk melakukan kolposkopi untuk mengetahui sejauh mana perubahannya dan apakah perlu dilakukan tindakan lainnya.

  • Neldan June 11, 2017   Reply →

    Hai dr.Gina
    saya mau tanya hasil pap smear..
    Hasil mikroskopik : Sediaan menunjukan sel epitel permukaan cukup, sel epitel intermediet cukup, sel epitel parabasal sedikit tampak sel epitel endoservik. Latar belakang lekosit PMN dan limfosit sedikit. Tidak ditemukan sel ganas, parasit maupun jamur.

    Kesimpulan : Papanicolaou kelas 1 (satu). Radang ringan non spesifik.

    Saran : Sebaiknya dilakukan pemeriksaan ulang 1 tahun lagi.
    yang mau saya tanyakan apakah perlu pengobatan atau sya konsultasi ke dokter obgyn dok?
    terima kasih..

    • dr. Gina Anindyajati June 17, 2017   Reply →

      Hai Neidan,
      untuk hasil pap kelas 1 berarti ada peradangan di leher rahim namun tidak spesifik. Hal ini bisa disebabkan oleh keputihan akibat bakteri atau jamur atau hal lainnya. Bila Anda tak memiliki keluhan, cukup lakukan pap smear ulang tahun depan. Semoga jawaban ini membantu Neidan. Salam sehat.

  • nana June 11, 2017   Reply →

    Dok saya sudah test papsmear dan hasilnya spt ini, mksdnya apa ya??
    Kualitas sediaan : memuaskan
    Alasan : hapusan tipis
    Kl bethesda : normal
    Kl papanicolaou : class 1
    Rekomendasi : mohon pemeriksaan ulang 1th

    Terima kasih

    • dr. Gina Anindyajati June 17, 2017   Reply →

      Dear Nana,
      hasil pemeriksaan papsmear Anda menunjukkan adanya peradangan di daerah serviks. Peradangan ini perlu diawasi secara rutin dengan melakukan papsmear setiap tahunnya. Peradangan bisa disebabkan karena infeksi bakteri atau lainnya.

      • nana July 2, 2017   Reply →

        Dear dr..
        Yang saya tanyakan apakah peradangan ini berbahaya dan perlu tindak lanjut dokter.. terima kasih

      • nana July 2, 2017   Reply →

        Dear dr.. *menambahkan
        Bukankah pap class 1 menunjukkan bahwa normal, dan tidak dsebutkan radang bakteri apa d hasil pap smear saya. Mohon penjelasan n apa yg hrs dilakukan. Terima kasih

        • Dear Nana,

          peradangan pada serviks ada yang dapat membaik dengan sendirinya. Pemeriksaan pap smear secara rutin (dilakukan tiap tahun) berguna untuk mengetahui kondisi serviks Anda dari waktu ke waktu. Meski saat ini haisl Anda tidak berbahay, pemeriksaan pap smear tiap tahun tetap perlu dilakukan.

  • tri June 12, 2017   Reply →

    dok, saya mau tanya. saya baru melahirkan normal anak ketiga skitar dua bulan yg lalu. waktu persalinan, bidan melihat seperti daging tumbuh divagina dalam, kira2 itu apa ya? terus selama 40 hari sya cuti sudah tidk terasa sakit tetapi setelh saya masuk kerja kebetulan tempat kerja sya naik turun tangga,daerh sekitar vagina terasa ngilu nyeri,kira2 itu kenapa? lalu sya harus periksa ke dokter kulit kelamin atau dokter kandungan?

    • dr. Gina Anindyajati June 17, 2017   Reply →

      Terima kasih pertanyaannya Tri,
      untuk keluhan yang Anda miliki ada baiknya dilakukan pemeriksaan secara langsung oleh dokter kandungan. Daging tumbuh di vagina bisa saja merupakan polip yang sifatnya jinak. Penanganannya pun dapat dilakukan pembedahan untuk mengangkat polip tersebut. Untuk memastikan keadaan yang sesungguhnya, silakan hubungi dokter kandungan Anda. Salam sehat.

  • Hasti June 13, 2017   Reply →

    Maaf dok hasil papsmear saya negatif lesi intraepitelial dan keganasan,non neoplastik lain perubahan reaktif inflamasi moderat saran : papsmear ulang setelah terapi.mohon pencerahannya dok..trimakasih

    • dr. Gina Anindyajati June 17, 2017   Reply →

      Hasti,
      hasil papsmear Anda menunjukkan adanya peradangan yang memerlukan penanganan dokter. Ada baiknya bila Anda berkonsultasi langsung dengan dokter kandungan atau dokter di klinik tempat Anda melakukan pap smear, agar dapat diperiksa kondisi serviksnya. Dokter baru akan dapat memberikan pengobatan yang tepat setelah melakukan pemeriksaan. Semoga jawaban ini meberi Anda pencerahan.

  • Imelda Kristianti June 13, 2017   Reply →

    dok mohon tanya hasil pap smear saya :
    class : sel abnormal, sel ganas negatif
    reactive celular changes : inflammation (PMN padat)
    general categorization : negative for intraepithelial lesion
    kesimpulan : radang purulen non spesifik (class II)
    itu maksudnya apa ya dok? terima kasih

    • dr. Gina Anindyajati June 17, 2017   Reply →

      Dear Imelda,
      berdasarkan hasil papsmear tersebut, Anda mengalami peradangan di daerah kelamin. Peradangan ini bisa saja berhubungan dengan keputihan. Oleh karena itu, Anda perlu mendatangi dokter kandungan dan kebidanan untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Salam sehat.

  • Fenny June 18, 2017   Reply →

    Dok, kemarin saya sudah mendapatkan hasil pap smear saya.
    Kesimpulan: ASCUS-LSIL dengan sebukan leukosit
    Anjuran: pap smear 1-3 bulan/ biopsi kolposkopi
    Itu artinya apa ya dok apakah berbahaya?? Terimakasih

    • Hai Fenny,

      untuk hasil PapSmear Anda kemungkinan menunjukkan adanya peradangan karena didapatkan sebukan leukosit. Peradangan di daerah serviks ada yang dapat hilang sendiri dan adapula yang memerlukan pengobatan. Ada baiknya bila Anda berdiskusi langsung dengan dokter yang biasa menangani Anda untuk menilai tindakan apa yang perlu diambil saat ini. Anjuran untuk melakukan PapSmear berkala perlu dilakukan untuk menilai perubahan kondisi serviks Anda.

  • mitriani June 19, 2017   Reply →

    Halo dokter saya mau tanya bulan Desember kemaren saya papsmear haailnya ada radang padat, stelah berobat kedokter kandungan papsmear lg hasilny radang ringan. Dan dianjurkn pap ulang 6 blan kmdian.trus sya jg ada radang panggul. Radang padat Dan radang panggul itu artinya apa ya dok bahaya gak. Soalny kta dokter itu akbat kputihn dri efek kb, stelah saya lepas kb hampir 3 blan saya mens berkepanjangan hrus bolak blik berobat biar berenti mens. Klo gak mnum obat mens trus, kta dokter sya itu cman efek kb. Mhon penjelsanny n yerima ksih dok.

    • Halo Mitriani,

      penanganan oleh dokter kandungan Anda menunjukkan perbaikan pada kondisi peradangan di serviks//leher rahim Anda, yang ditunjukkan dengan perubahan status dari radang padat menjadi radang ringan pada hasil PapSmear. Radang padat dan ringan diketahui dari banyaknya sel radang yang ditemukan pada PapSmear. Sementara radang panggul adalah peradangan yang terjadi di daerah panggul (termasuk saluran telur dan lainnya). Radang di serviks dan panggul dapat terjadi karena keputihan yang berkepanjangan.

      Keputihan bisa disebabkan oleh banyak hal, salah satunya perubahan status hormon estrogen dan progesteron karena penggunaan KB. Bila Anda mengalami keputihan akibat penggunaan KB hormonal, maka perlu dipertimbangkan pemakaian KB lainnya, misal IUD. Penggunaan KB hormonal juga berpengaruh pada siklus dan lamanya menstruasi, sehingga apabila dihentikan juga akan memerlukan waktu untuk mengembalikan siklus dan lama mens seperti semula. Biasanya waktu yang diperlukan untuk kembali ke siklus biasa antara 4-6 bulan setelah lepas KB hormonal.

      Semoga jawaban ini dapat membantu Mitriani. Apabila Anda mengalami keluhan yang dirasa mengganggu, segera hubungi dokter kandungan Anda untuk konsultasi mendalam. Salam sehat.

  • fitri rachman June 20, 2017   Reply →

    Dok, saya mau tanya mengenai hasil papsmear saya:
    Adekuasi spesimen: adekuat, tampak sel Endocervix
    Kategori umum: Ephitelial cell abnormality

    Kesimpulan: Low grade SIL (human papiloma virus)
    (Sesuai papanicolaou kelas II)

    Ini artinya apa dok? Terapi atau penyembuahan apa yg sebaiknya saya tempuh? Lalu sebaiknya kpn saya hrs papsmear lagi? Terima kasih

    • Hai Fitri,

      untuk hasil PapSmear Anda menunjukkan perubahan sel serviks derajat ringan, tidak ada pengobatan yang perlu dilakukan. Sarannya adalah untuk melakukan PapSmear secara berkala tiap 6 bulan untuk memantau perubahan sel serviks. Bila perubahan sel terus berlangsung, maka disarankan untuk lanjut dengan kolposkopi.

  • Eugene June 20, 2017   Reply →

    Dok saya mau nanya soalnya hasil test pap smear saya.
    Interpretasi:
    Negatif untuk kelaianan intraepitel / keganasan.
    -organisme: hemophillus vaginalis dan leptothrix.

    Saat pap smear dokter memang bilang saya ada keputihan. Apakah organisme (hemophillus vaginalis dan leptothrix) yang ditemukan itu berbahaya?
    Dan apakah saya boleh melakukan vaksin HPH / harus tunggu keputihannya diobati terlebih dahulu?
    Terima kasih.

    • Halo Eugene,

      hasil PapSmear Anda mengonfirmasi adanya keputihan akibat bakteri, namun kedua jenis organisme yang Anda sebutkan bukanlah organisme yang berbahaya, meski tetap perlu penanganan medis.

      Bila Anda ingin melakukan vaksin HPV, maka tetap boleh dilakukan. Pemberian vaksin HPV memberikan hasil optimal bila dilakukan pada usia remaja karena pembentukan antibodi sedang dalam masa terbaiknya. Vaksin HPV juga bisa diberikan untuk wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual untuk hasil yang memuaskan dalam pencegahan kanker serviks. Vaksin HPV yang diberikan untuk wanita yang sudah aktif secara seksual juga diharapkan dapat mencegah kanker serviks, meski keefektifannya ada yang mengatakan tidak sebaik bila diberikan di usia yang lebih muda.

  • Cecillia June 20, 2017   Reply →

    Hi dok, saya melakukan pap smear test dan sedang menunggu hasilnya. Apakah saya tetap bisa berhubungan seksual selama menunggu hasil tsb? Thanks

    • Hai Cecilia,

      hubungan seksual yang dilakukan tidak akan memengaruhi hasil tes PapSmear yang sudah dilakukan sebelumnya. Pastikan Anda melakukan hubungan seksual yang aman dan sehat, sehingga terhindar dari risiko infeksi menular seksual maupun kondisi media lainnya. Salam sehat.

  • Nur AIni Latifah June 22, 2017   Reply →

    Salam,

    Dokter saya mau tanya hasil pap smear saya:
    Mikroskopik:
    Sediaan memadai untuk dinilai, terdiri atas sel superfisial dan sel intermediate epitel skuamosa tanpa tanda displastik. Tampak sel glanduler servik dengan inti sebagian atipik dengan ratio ini/sitoplasma meningkat. Latar belakang sebukan leukosit padat.

    Papsmir:
    Atypical glanduler cell of undetermined significance disertai seukan pada leukosit

    anjuran: papsmear 3 bulan

    terimakasih

    • Salam Nur Aini,

      hasil PapSmear Anda menunjukkan adanya peradangan yang memerlukan evaluasi secara berkala. Pastikan dengan dokter yang memeriksa Anda apakah Anda memerlukan penanganan medis tertentu atau dapat dilakukan tindakan observasi saja. Lakukan PapSmear di waktu yang dianjurkan untuk menilai kembali kondisi serviks Anda dan tindakan apa yang perlu diambil setelahnya. Salam sehat,

  • irmawati June 22, 2017   Reply →

    Dok saya irma umur 31th..
    Hasil pap smear saya : kondisi sediaan apus serviks memadai untuk dievaluasi.tampak sel skuamosa dan sel endoserviks tanpa kelainan bermakna disertai H. Vaginalis dan lekosit. Tidak tampak lesi intraepithelial maupun sel tumor ganas.
    Dari hasil ter tersebut apa artinya dok.
    Terima kasih

    • Halo Irma,

      hasil tes PapSmear Anda tidak menunjukkan kelainan bermakna pada serviks. Hasil tes tersebut juga menunjukkan adanya bakteri dan sel radang, namun tidak berbahaya. Pastikan Anda selalu memeliharan kebersihan daerah kelamin Anda serta memiliki kehidupan seks yang sehat agar terhindar dari berbagai penyakit. Salam sehat.

  • dini June 23, 2017   Reply →

    Hai dr.Gina
    saya mau tanya hasil pap smear..
    Hasil mikroskopik : Sediaan apus ektoservikal dan endoservikal terdiri atas sel epitel superfisial, sel intermedite,sel parabasal, sel endoserviks, basilus vaginalis dan sel leukosit pmn padat
    tidak terlihat jamur dan parasit
    tidak tampak sel abnormal dan sel ganas
    Kesimpulan : servisitis non spesifik
    sitologi negatif untuk sel abnormal dan sel ganas
    anjuran : terapi,check up pap smear 6 bulan
    lagi.
    yang mau saya tanyakan terapi apa yg perlu dilakukan ya dok? apakah perlu pengobatan atau
    sya konsultasi ke dokter obgyn dok?
    terima kasih..

    • Hai Dini,

      untuk servisitis yang Anda alami memang perlu pengobatan medis sesuai dengan anjuran dokter OBGYN yang memeriksa Anda. Biasanya akan diberikan antibiotik yang spesifik untuk mengatasi keluhan keputihan. Sebaiknya Anda berdiskusi langsung dengan dokter kepercayaan Anda untuk menentukan sikap yang tepat, apalagi jika Anda masih memiliki keluhan keputihan yang mengganggu hingga saat ini.

      Setelah pengobatan keputihan selesai, maka Anda disarankan untuk melakukan PapSmear kembali setelah 6 bulan. Semoga jawaban ini membantu Anda.
      Salam sehat.

  • ekayanti June 27, 2017   Reply →

    selamat siang dok
    dok saya mau tanya, setelah keluar hasil papsmir ada yang saya tanyakan dengan dr mengenai hasil labnya
    proses sampel : konvensional
    educasi :memenuhi syatrat
    katagori umum : negatif lesi intraepitelial dan keganasan
    negatif lesi intraepitial & keganasan: organisme= —
    non – neoplastik : perubahan reaktif karena inflasi
    katagori lain :-
    kesimpulan : inflasi
    saran : mohon pemeriksaan ulang 6 bulan lagi

    dok mohon petunjutnya ya? saya gak paham dengan hasil labnya

    • Selamat siang Ekayanti,

      dari hasil yang Anda sebutkan, tidak didapatkan hasil yang memerlukan perhatian khusus. Inflasi yang Anda tulis mungkin maksudnya inflamasi (peradangan). Bila Anda memiliki keluhan keputihan atau sensasi tidak nyaman di daerah kelamin, segera periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapat penanganan medis yang tepat. Salam sehat.

  • Serly July 4, 2017   Reply →

    Hi Dok,
    Saya mau menanyakan hasil pap smear sbb:
    – satisfactory for evaluation
    – endocervical cells present

    Interpretation: negative for intraepithelial lesion or malignancy
    Recommendation: repeat smear as scheduled

    Sementara pada badan email disarankan untuk tetap melanjutkan vaksin HPV.

    Maksud hasil tes tsb apa ya Dok? Apakah perlu pap smear ulang atau langsung lanjut vaksin HPV?
    Thanks in advance!

    • Hi Serly,

      hasil pap smear Anda tidak menunjukkan adanya kelainan. Anda dapat melanjutkan dengan vaksin HPV, tentunya setelah berkonsultasi dengan dokter yang menangani Anda.

      Pemeriksaan pap smear perlu dilakukan berkala meskipun hasilnya baik. Idealnya dilakukan tiap tahun untuk memantau kondisi kesehatan leher rahim Anda. Semoga jawaban ini membantu Serly.
      Salam sehat.

  • Deedee July 6, 2017   Reply →

    Hi Dok,
    Saya mau menanyakan hasil pap smear istri (35 thn) saya sbb:
    – sediaan apus terdiri atas sel epitel skuamosa, sel endoservik, sel lekosit netrofil, dan banyak sel eritrosit
    – tampak beberapa sel skuamosa dengan inti lebih besar, irregular, kromatim kasar kadang dengan vakuol- vakuol kecil, sitoplasma eosinofilik, banyak
    – Tidak tampak sel ganas

    Kesimpulan : sel-sel degeneratif dan beberapa sel skuamosa yang atipik (?)

    Kontrol Papsmear 1 bulan lagi.

    Mohon bantuannya untuk membacakan hasil test tersebut dok, apa maksud di kesimpulannya dan tanda tanya pada atipik.
    terima kasih

    • Dear Deedee,

      hasil pemeriksaan pap smear istri Anda menunjukkan kemungkinan adanya perubahan sel yang gambarannya kurang begitu jelas. Oleh karena itu disarankan untuk melakukan pemeriksaan pap smear ulang satu bulan setelahnya.

      Pemeriksaan pap smear kontrol dimaksudkan untuk melihat gambaran sel apakah terjadi perubahan atau menetap, sehingga dokter akan bisa memberikan saran tindakan yang tepat untuk dilakukan.

      • Deedee July 10, 2017   Reply →

        Dear Dokter,

        Thank you dok sudah menjawab, apakah hasil tersebut bersifat berbahaya? dan dokter tersebut menganjurkan untuk di tes DNA pada pap smear berikutnya, apakah harus dites sampai segitunya?

        Thank You

        Regards,
        Deedee

        • dr. Gina Anindyajati July 17, 2017   Reply →

          Berdasarkan hasil yang tercantum, belum dapat ditentukan derajat keparahannya, sehingga perlu dilakukan pengamatan melalui pemeriksaan berkala. Tes DNA mungkin disarankan untuk melihat apakah ada peranan dari virus HPV dalam terjadinya perubahan sel di serviks. Dokter istri Anda tentunya memiliki pertimbangan khusus untuk menyarankan hal tersebut. Ada baiknya bila Anda juga mengkomunikasikan hal-hal yang masih belum Anda pahami kepada dokter yang bersangkutan agar lebih jelas dan yakin untuk melakukan pemeriksaan. Salam sehat.

  • Yenny July 15, 2017   Reply →

    Hi Dr. Gina

    Hasil biopsi saya :

    Section show three fragments of moderately inflamed and oedematous cervical mucosal parenchyma in which the endocervical surface epithelium show focal squamous methaplatic. This methaplatic squamous ephitelium show focal mild to moderate dysplastic change CIN 1 – CIN 2 change. There is no evidence of malignancy.

    Pertanyaan :

    1. Apakah ini artinya dari hasil biopsi tsb? Apakah perubahan dari CIN 1-CIN 2 berbahaya kah?

    2. Tindakan apa yang harus saya lakukan? Apakah bisa sembuh?

    3. Kondisi seperti ini apakah boleh melakukan hubungan suami istri? Dan apakah saat ini saya bole hamil? Kalau hamil bisa pengaruh ke kondisi bayi?

    Mohon di bantu jawab ya dok… saat ini saya lagi mau ikut program Hamil tapi saya jd takut kl lihat dari hasil biopsi tsb. Terima kasih dok

    • dr. Gina Anindyajati July 17, 2017   Reply →

      Hi Yenny,

      1. hasil pap smear Anda menunjukkan perubahan sel di daerah serviks yang sifatnya ringan sedang. Hasil pap smear tidak menunjukkan adanya tanda-tanda keganasan (yang mengarah ke kanker) untuk saat ini.

      2. Tindakan yang harus dilakukan adalah melakukan pap smear secara berkala tiap tahun untuk memantau kondisi serviks Anda. Dokter Anda mungkin akan menyarankan untuk dilakukan biopsi atau kolposkopi untuk melihat lebih detil perubahan yang terjadi di serviks Anda.

      3. Kondisi ini biasanya tidak memengaruhi hubungan intim antara suami istri. Anda perlu berhati-hati bila Anda merasa nyeri panggul saat berhubungan intim dan bila terjadi perdarahan dari vagina pasca sanggama. Bila hal tersebut terjadi, maka segera periksakan diri Anda ke dokter kebidanan.
      Mengenai kehamilan, status CIN 1- CIN 2 biasanya tidak memengaruhi kehamilan. Pada banyak kasus juga ditemukan bahwa perubahan sel serviks akan kembali seperti semula setelah ibu melahirkan.

      Semoga jawaban ini dapat membantu Yenny. Salam sehat.

  • Vhieta July 17, 2017   Reply →

    Saya mau tanya dok hasil papsmear saya 2,5bln lalu..
    Jenis spesimen: conventional smear
    Kualitas sediaan: adekuat ( squamous metaplasia)
    Kategori: tdk terdapat lesi intraepiyhelial atau keganasan
    Interpresasi hasil: tdk trdpt lesi keganasan. Nilm dgn sebaran sel radang limfosit dan sel radang neutrofil
    Kesimpulan: d dapatkan infeksi kronik non spesifik yg d sebabkan oleh sel radang.tdk tampak tanda2 keganasan
    Saran: terapi yg ssuai dan pmeriksaan 3bln
    Brrti skitar 2minggu lagi ini saya harus test paspmear lg .saya mau tau keterangan di atas itu penjelesannya gimana ya

    • dr. Gina Anindyajati July 19, 2017   Reply →

      Dear Vhieta,

      hasil pemeriksaan Anda menunjukkan ada radang di serviks, namun tidak ada tanda keganasan (kanker). Alangkah baiknya bila Anda berkonsultasi langsung dengan dokter yang menangani Anda mengenai gejala klinis dan pengobatan yang mungkin diperlukan.
      Pemeriksaan pap smear ulang dilakukan setelah Anda mendapat penanganan untuk kondisi radang Anda.
      Semoga jawaban ini dapat membuat Anda lebih jelas memahami informasi di atas. Salam sehat.

  • Nisa July 24, 2017   Reply →

    Dear.. mw tax dok..
    Hasil pap smear ku , ad trtulis
    *Negatif lesi intraepitelial & keganasan
    -organisme : Trichomonas vaginalis
    – Non-Neoplastik lain :prubhan reaksi karena inflamsi
    Yg lainx tdk ada tertulis.
    *Kesimpulan : Trichomonas vaginalis infection.
    Jdi dok, ap mksd dr smua diasatas itu..terimahkasih..

    • dr. Gina Anindyajati July 26, 2017   Reply →

      Dear Nisa,

      hasil papsmear Anda tidak menunjukkan adanya lesi kanker/keganasan. Trichomonas adalah bakteri yang menyebabkan keputihan dan perlu diobati. Sebaiknya Anda memeriksakan diri secara langsung ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat. Salam sehat.

  • Ica July 26, 2017   Reply →

    hi dok, hasil papsmear saya :

    kelayakan spesimen : memadai untuk dinilai, sel endoserviks ditemukan
    interpretasi : negatif tidak ditemukan lesi prekursor dan sel tumor ganas
    Rincian : sel epitel skuamosa dan glandular tanpa kelainan disertai lekosit
    Temuan organisme : Bacillus vaginalis, radang
    Anjuran : pap test berkala

    saya mengalami keputihan, selama ini jadwal haid normal tapi bulan ini mengalami flek di luar masa haid.
    apakah berpengaruh pada hasil papsmear tsb? apakah saya perlu konsultasi langsung ke dokter?

    terima kasih dok…

    • dr. Gina Anindyajati August 19, 2017   Reply →

      Hai Ica,

      hasil tes Anda menunjukkan tidak ada keganasan, artinya tidak ditemukan sel kanker pada serviks Anda.
      Hasil tersebut memperlihatkan adanya bakteri di vagina, yang mungkin ada kaitannya dengan keputihan yang Anda alami. Bila keputihan Anda dirasa mengganggu, sebaiknya berkonsultasi langsung ke dokter.
      Mengenai flek di luar masa haid, ada baiknya diamati polanya di bulan berikutnya. bila berulang, maka periksakan ke dokter Anda.
      Semoga jawaban ini membantu Anda.

  • Fifi July 28, 2017   Reply →

    Hai dok hasil papsmear saya:

    Sediaan papsmear mengandung epitel skuamosa,,endoserviks,bacilus vaginalis,dan leukosit.tampak beberapa sel berinti atipik

    Kesimpulan ASCUS
    Mohon penjelasan nya dok..makasih dok

    • dr. Gina Anindyajati August 19, 2017   Reply →

      Hai Fifi,

      hasil pap smear AC-US merupakan temuan Pap Smear yang paling sering ditemukan. Hasil ASC US menunjukkan adanya perubahan sel di serviks, derajatnya ringan, dan seringkali menandakan pernah terinfeksi HPV. Haisl ini masuk kategori tak berbahaya. Akan tetapi perlu dilakukan pemantauan pap smear secara rutin tiap tahunnya.
      Semoga jawaban ini membantu Anda. Salam.

  • Amel July 30, 2017   Reply →

    Kesimpulan endimetrium dan endocervix kerokan adalah displasia berat (CIN III) dengan koilositosis serta fokus minimal invasi, itu hasil tes mertua saya dok, tolong diartikan dok, terimakasih

    • dr. Gina Anindyajati August 19, 2017   Reply →

      Hai Amel,

      Hasil CIN III pada Pap Smear menunjukkan perubahan yang berat di serviks, dan biasanya disertai keluhan fisik (mungkin nyeri atau perdarahan dari vagina). Kondisi CIN III memerlukan penanganan khusus oleh dokter OBGYN di rumah sakit. Hasil PapSmear mertua Anda mungkin lebih tepat bila dikomunikasikan dengan dokter yang merawat agar dapat disesuaikan dengan kondisi fisiknya. Semoga jawaban kami dapat membantu Amel dan keluarga. Salam sehat.

  • fiska July 31, 2017   Reply →

    Dok,
    hasil papsmear sy
    adekuasi spesimen : memuaskan untuk evaluasi
    kategori : negatif lesi intraepitelial atau keganasan
    Interpretasi : peradangan
    kesimpulan : cervicitis non spesifik
    negatif lesi intraepitelial atau keganasan
    tidak ditemukan inveksi HPV tipe high risk
    saran : melakukan pemeriksaan secara berkala
    itu bahaya gak dok?
    apakah peradangan bisa disembuhkan?
    Pemeriksaan berkala di situ maksudnya berapa lama ya dok?
    Terimakasih dok

    • dr. Gina Anindyajati August 19, 2017   Reply →

      Hai Fiska,

      tidak ada yang membhaayakan dari hasil pap smear Anda. radang dapat disembuhkan bila diobati. Oleh karena itu sebaiknya Fiska berkunjung ke dokter untuk mendapat pengobatan bila ada keluhan.
      Pemeriksaan Pap Smear perlu dilakukan berkala tiap tahun untuk melihat kondisi serviks dari waktu ke waktu.

  • Jane August 4, 2017   Reply →

    Pagi Dr. Gina,
    Saya berusia 39thn & sudah berkeluarga.
    Hasil pemeriksaan pap smear saya tgl 26juli2017 kemarin:
    Sel epitel: sel superficial, intermediate, parabasal/basal
    Sel inflamasi: sel radang PMN
    Mikroorganisme: tidak ditemukan
    Perubahan seluler: perubahan keradangan
    Kesimpulan: spesimen cukup adekuat, hasil: radang non spesifik / NILM
    Saran: konsultasi ke dokter dan papsmear ulang setelah terapi.
    Tolong sekiranya dokter Gina dapat memberikan penjelasan atas hasil papsmear saya tersebut diatas.
    Terima kasih banyak atas bantuan dan perhatian dokter.

    • dr. Gina Anindyajati August 19, 2017   Reply →

      Halo Jane,
      mengenai Pap Smear Anda, hasilnya menunjukkan tidak ada perubahan sel ke arah keganasan (kanker). Ditemukan sel radang menunjukkan bahwa di area serviks Anda terjadi radang yang mungkin menyebabkan keluhan keputihan. Ada baiknya bila Anda memeriksakan diri ke dokter yang khusus menangani kesehatan reproduksi untuk diperiksa bagian kelaminnya, dan bila perlu mendapat pengobatan.

      Untuk Jane pap smear perlu dilakukan rutin tiap tahun agar dapat mengetahui kondisi kesehatan reproduksinya secara akurat. Semoga jawaban kami membantu Jane. Salam sehat.

      • Jane August 26, 2017   Reply →

        Terima kasih banyak atas penjelasan dokter yg sangat membantu. Salam sejahtera & sehat selalu.

  • JA August 17, 2017   Reply →

    Hi Dok,

    Beberapa bulan lalu saya Pap-Smear trus hasil nya LSIL. Memang setelah melahirkan anak pertama saya, mens saya jadi tidak teratur. Kadang datang banyak sekali, kadang tidak datang. trus stlh tau hasilnya LSIL, saya dianjurkan utk pemeriksaan lanjutan dengan Colposcopy dan Biopsy. Hasilnya mau sebulan lagi baru keluar. Saya mau tau kira2 ini gimana? Trus apakah saya bisa hamil lagi? Dan, apakah saya boleh utk suntik HPV? Mohon petunjuknya, dok. Terima kasih.

    • dr. Gina Anindyajati August 19, 2017   Reply →

      Hi JA,

      hasil LSIL biasanya disebabkan oleh infeksi HPV yang seringnya dapat hilang dengan sendirinya. Pemeriksaan kolposkopi dan biopsi diperlukan untuk melihat sejauh mana perubahan tersebut memengaruhi serviks Anda.
      Kemungkinan Anda untuk hamil bisa saja terjadi, tergantung dari pola menstruasinya. Ada baiknya bila keluhan mens yang tidak teratur ini bertahan lebih dari 6 bulan dan/atau disertai keluhan lain, segera hubung dokter OBGYN Anda.
      Mengenai vaksin HPV, usia terbaik untuk mendapat vaksin ini adalah 12-15 tahun, disusul oleh wanita yang belum aktif melakukan hubungan seksual. Vaksin HPV tetap dapat diberikan untuk wanita yang sudah aktif melakukan sanggama bahkan melahirkan, namun mungkin hasilnya tidak sebaik bila diberikan sebelumnya.
      Mudah-mudahan jawaban ini dapat membantu Anda mengambil keputusan. Salam sehat.

  • Viola August 20, 2017   Reply →

    Hai dok
    Seminggu yg lalu hasil test papsmear saya kategori umum abmomalitas sel epitel, perubahan selular jinak infeksi virus herpes simplex, sel skuamosa atipik yg tidak dapat ditentukan artinya(ASCUS), perubahan reaktif radiasi, deskripsi: makroskopis: diterima dua buah sediaan apus mikroskopis:sel radang pmn dgn jumlah cukup, sel superfisial dan intermediate inti membesar ringan, hiperchromatis, membran reguler kesimpulan: cervicitis chronis non spesifik, ditemukan sel sel squamous atipik yg tdk dapat ditentukan artinya ASCUS, saran mohon di ulang 6 bln setelah terapi, apakah itu ckp bahaya dok

    • dr. Gina Anindyajati August 26, 2017   Reply →

      Hai Viola,

      hasil pap smear Anda tidak berbahaya dan dapat diobati. Kami dengan senang hati membantu Viola untuk menuntaskan peradangan yang terjadi di area serviks Anda. Alangkah baiknya bila Viola dapat datang ke klinik untuk dilakukan pemeriksaan fisik sehingga dapat diberikan obat yang sesuai. Setelah pengibatan, disarankan juga untuk melakukan pap smear ulang. Semoga jawaban ini membuat Viola merasa jelas. Salam sehat.

  • Rahma August 20, 2017   Reply →

    Dear dok, saya mau tanya hasil papsmear saya. Hasilnya tidak tampak sel ganas, tampak sel endovervik, sel superficial,intermediate. Perubahan reaktif radang sedang. Infeksi monilia dan hyphae. Hasil inteprtasi Cervisitis sedang (monilia) dan anjuran papsmear ulang 6 bln lg. Bisa mohon dokter jelaskan maksudnya apa dok? Dan saran dokter apa ya? Trims banyak dok

    • dr. Gina Anindyajati August 26, 2017   Reply →

      Dear Rahma,
      hasil pap semar Anda menunjukkan adanya radang di daerah serviks. Perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk menentukan penyebab radang sehingga dapat diberikan penatalaksanaan yang sesuai oleh dokter. Setelah melakukan pengobatan, maka Rahma perlu melakukan pap smear ulang dan dilanjutkan pap smear rutin tiap tahun untuk memantau kondisi kesehatan serviks Anda. Semoga jawaban ini dapat membantu Rahma.

  • maurensia August 20, 2017   Reply →

    hasil papsmear saya 7 tahun yang lalu CIN 1 dengan HPV high risk,trus tanpa pengobatan bbrp bulan hasil papsmear saya kembali normal dengan tidak ditemukannya HPV lagi,tapi setahun ini hasil papsmear saya class II berturut turut.apakah hpv high risk yg lama bisa kambuh kembali?dan sebulan ini saya menstruasi selama 7 hari dan berhenti 2 hari bersih trus datang menstruasi lagi.apakah ini ada pengaruh dengan serviks saya?

    • dr. Gina Anindyajati August 26, 2017   Reply →

      Hai Maurensia,

      rekurensi (kekambuhan) HPV risiko tinggi mungkin saja terjadi setelah virus tersebut beristirahat sekian lama (dorman). Kekambuhan dipengaruhi berbagai faktor, misalnya daya tahan tubuh yang menurun.
      Mengenai keluhan menstruasi, masih perlu dicari tahu apakah ada gejala lain yang menyertai, contohnya perdarahan di luar siklus yang berat, nyeri hebat saat menstruasi, nyeri saat bersanggama, dan lain sebagainya. Untuk memperjelas hal ini, alangkah baiknya bila Anda dapat bertemu langsung dengan dokter OBSGYN.
      Dalam dunia kedokteran, tidak ada yang bisa memastikan apa yang terjadi setelah seseorang terinfeksi virus HPV. Sebagian besar wanita akan pernah terinfeksi HPV dalam hidupnya, namun hanya sedikit yang berkembang menjadi kanker serviks. Cara terbaik untuk mencegah luaran yang buruk dari infeksi HPV adalah dengan rutin melakukan pap smear minimal satu kali tiap tahun. Semoga jawaban ini meringankan Maurensia. Salam.

  • Angela August 25, 2017   Reply →

    Dear dok, saya mau tanya hasil papsmear saya.
    Hasilnya : hapusan adekuat utk evaluasi. Sediaan hapusan menunjukkan sel2 epitel superfisial, intermediate, parabasal & sejumlah sel epitel endocervix sel2 dgn perubahan degeneratif, didapatkan leucosit ball. Latar blkg lekosit PMN, mononuclear. Tdk tampak sel2 ganas.
    Kesimpulan : keradangan non specific.
    Klas papaniculou : II
    Bisa mohon dokter jelaskan maksudnya apa dok? Dan saran dokter apa ya? Terimakasih banyak dok

    • dr. Gina Anindyajati August 26, 2017   Reply →

      Dear Angela,

      hasil pap smear Anda menunjukkan adanya peradangan namun tidak ada tanda keganasan ke arah kanker. Peradangan dapat disebabkan karena infeksi virus HPV maupun bakteri, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan oleh dokter untuk bisa menangani peradangan tersebut. Alangkah baiknya bila Angela dapat melakukan pap smear secara rutin tiap tahun untuk selalu memantau kesehatan organ reproduksi Anda. Salam sehat.

  • Dewie August 28, 2017   Reply →

    Dear dok.. Dok sy mau tanya hasil pap saya
    Mikroskopik:sediaan apus serviks mengandung sel skuamosa, sel radang lekosit dan B. Vaginalis, tidak ditemukan sel endoserviks.. Itu maksudnya ap ya dok.
    Trimakasih..

    • dr. Gina Anindyajati September 2, 2017   Reply →

      Dear Dewie,

      dari hasil pap smear Anda tidak menuliskan adanya tanda kanker. Pada temuan pap smear didapatkan keterangan yang menunjukkan bahwa Anda mengalami peradangan di daerah serviks. Ada baiknya bila Anda melakukan pemeriksasan fisik dengan dokter sehingga dapat diputuskan apakah kondisi Anda memerlukan pengobatan. Biasanya keluhan yang sering adalah keputihan yang mengganggu dan perlu diberikan antibiotik. Semoga jawaban ini dapat membantu Dewie. Salam.

  • Nurlela August 29, 2017   Reply →

    Dok saya mau tanya hasil papsmear saya

    kelayakan spesimen

    * memadai untuk dinilai
    * Sel endoserviks ditemukan
    * Sel Metaplastik ditemukan

    interpretasi

    * negatif tidak ditemukan lesi prekursor dan sel tumor ganas

    rincian

    * sel epitel skuamosaa dan glandular tanpa kelaianan disertai leukosit

    temuan organisme

    * bacillus vaginalis
    * radang

    Anjuran
    * Pap Test berkala

    itu artinya apa ya dok tolong infonya dan mohon info obat yang harus saya minum

    • dr. Gina Anindyajati September 2, 2017   Reply →

      Nurlela,

      terima kasih elah berbagi hasil tes pap smear Anda dengan kami di Angsamerah. Mengenai hasil pap smear, tidak ditemukan tanda ke arah kanker, namun Anda dikertahui mengalami peradangan di daerah serviks. Radang di daerah tersebut biasanya muncul sebagai keluhan keputihan. Untuk menentukan obat apa yang perlu Anda konsumsi tentunya memerlukan pemeriksaan langsung dengan dokter di klinik.

      Anda disarankan melakukan pap smear secara rutin tiap tahun untuk memantau kondisi serviks Anda. Semoga jawaban ini dapat memberi Nurlela pencerahan. Salam sehat.

  • Joey September 1, 2017   Reply →

    Dear Dokter,
    Hasil papsmear saya :

    Cellular changes due to infection (HPV)
    Epithel cell abnormality present :
    Low-grade squamous Intraephithelial Lesion, LSIL (encompassing CIN 1) with present of koilocytes

    Human papillomavirus (high risk genotypes) positive for types 16,18

    Apa arti dari hasil papsmear saya?
    Apakah itu artinya saya beresiko tinggi untuk kena kanker serviks? Bagaimana cara pencegahannya?
    Apakah dengan kondisi hasil test seperti itu saya mungkin sembuh ke kondisi normal?

    • dr. Gina Anindyajati September 2, 2017   Reply →

      Dear Joey,
      mengacu pada hasil pap smear yang Anda tuliskan, saat ini terdapat perubahan sel yang sifatnya jinak. Dari hasil pap smear juga diketahui ada infeksi dari HPV jenis tertentu yang berisiko menyebabkan kanker serviks.

      Beberapa hal yang perlu dilakukan adalah:
      1. melakukan pap smear rutin setiap tahun
      2. menjaga pola hidup sehat 9makan teratur dan bergizi seimbang, olah raga teratur, dan tidur cukup)

      hasil tersebut bisa saja mengalami perubahan menjadi normal tanpa intervensi apapun. Oleh karena itu, penting bagi Joey untuk melakukan pap smear secara berkala untuk memantau kondisi kesehatan organ reproduksinya.

      Semoga jawaban ini dapat membantu Joey memahami kondisinya. Salam sehat

  • friska September 8, 2017   Reply →

    Hallo dok,,
    Hasil pap smear saya :
    Adekuasi spesimen : memenuhi syarat untuk evaluasi. Tidak ditemukan sel endocervix.
    Kategori : negatif lesi intraepitelial atau keganasan.
    Interpretasi : –
    Kesimpulan : negatif, tidak ditemukan sel ganas / koilosit pada sediaan ini…
    Saran : –

    Tolong penjelasannya ya dok.. Makasih 🙂

    • dr. Gina Anindyajati September 16, 2017   Reply →

      Halo Friska,
      Terima kasih telah berbagi hasil pap smear Anda dengan Angsamerah. Dari hasil papsmear Anda dibaca tidak ada perubahan sel ke arah kanker, serta tidak ada peradangan di daerah serviks. Semoga jawaban ini cukup memberi Anda penjelasan.
      Salam sehat.

  • sri September 8, 2017   Reply →

    Halo dok.saya br pasmer bln lalu hasilnya makroskopis portiolucin.erosi (-)F/A(+).mikroskopis sediaan apusan cukuo utk dinilai tampak kelompok dan sebaran sel2 squamous supwrfisial dan intetmediate yg domonan dngn sebagian atipik.dngn inti pleomirfik sedang.benruk bulat sampai oval.N/C ratio meningkat.kromatin sebagian kasar 1-2 ank inti menonjol.membrane inti sebagian irreguler eosinofilik.endoseviks btk gambar hony comb.kelompok sel gambar cannon ball leukosit memenuhi sitoplasma.apusan tampak sel radang pmn
    Kesimpulan pap Iv (displasia sedang – berat)
    Bethesda sytem.low grade squamous intraephitelual lession (lsil)
    Anjuran.mohon follow uo pasien dan histopatologi utk konfirmasi diagnostik

    • dr. Gina Anindyajati September 16, 2017   Reply →

      Halo Sri,
      dari hasil pap smear yang Anda berikan, tampaknya ada peradangan di daerah serviks yang melibatkan sebagian besar jaringan serviks Anda. Perunbahan tersebut bersifat ringan (low grade squamous intraepithelial lesion) namun terjadi cukup luas. Ada baiknya bila Anda melakukan pemeriksaan lanjutan dengan dokter Anda untuk menentukan seberapa jauh perubahan yang terjadi. Pemeriksaan seperti patologi anatomi perlu dilakukan untuk menentukan jenis perubahan sel yang terjadi. Setelah memastikan perubahan yang terjadi, baru dokter dapat memikirkan tindakan selanjutnya dan akan berdiskusi dengan Anda mengenai langkah yang perlu dilakukan.
      Semoga jawaban ini membantu Anda. TErima kasih.

  • Lien September 12, 2017   Reply →

    Selamat Siang Dok,

    Mau tanya soal hasil papsmear saya :
    Infeksi : Kokobasilus
    Penjelasan : servisitis, negatif lesi intraepitelial atau keganasan
    saran : ulangi papsmear 6bln lagi.

    Untuk pengobatannya bagaimana ya Dok ?

    Terima kasih

    • dr. Gina Anindyajati September 16, 2017   Reply →

      Selamat siang Lien,

      untuk peradangan akibat kokobasilus biasanya perlu diberikan obat khusus. Alangkah baiknya bila Anda dapat mengunjungi dokter Anda dan melakukan pemeriksaan duh tubuh vagina, untuk memastikan organisme apa saja yang menyebabkan peradangan di serviks. Dengan demikian pengobatannya akan tepat sasaran.

      Salam sehat.

Leave a comment