Antigen & antibodi pada tes cmia

Answered

Dokter angsa merah yang baik
kalau kita tes memakai metode cmia menurut info yg saya dapat bahwa tes tersebut mencari antigen dan antobodi. Dan informasinya antigen timbul pada tahap awal kurang lebih seminggu sejak aktivitas beresiko sampai pada terbentuknya antibodi yg bisa membunuh antigen itu sendiri. Pertanyaan saya apakah kalau antigen timbul dan dapat terdeteksi memakai tes cmia maka akan menghasilnya kesimpulan antigen terdeteksi (reaktif) ?
Jadi dalam hal ini kita tidak disarankan untuk test lagi 3 bulan sejak terpajan mengingat kelebihan metode combo ini
terima kasih dokter atas pencerahannya

1 answer

Salam mas/mbak, betul test menggunakan CMIA atau combo test mendeteksi reaksi antigen antibodi. Namun tubuh membutuhkan waktu agar reaksi ini mempunyai jumlah yang cukup untuk dapat dideteksi oleh alat yaitu 4-12 minggu yang disebut sebagai masa jendela.
Jadi bila sudah terdeteksi di minggu ke 4 dengan hasil reaktif maka pemeriksaan di minggu ke 12 tidak diperlukan. Namun bila hasilnya non reaktif, namun masih diperiode jendela maka sebaiknya tetap memeriksakan kembali pada akhir masa jendela. Bila sudah melewati masa jendela dari perilaku beresiko terakhir dan hasilnya non reaktif maka artinya tidak ada reaksi antigen antibodi, atau dengan kata lain tidak terinfeksi.

#1
  1. Anonymous August 31, 2016
    DokAntigen dan antibodi itu dua hal yang sama atau beda ?
  2. Salam mas/mbak, Antigen berbeda dengan antibodi.Antigen adalah virus yang masuk, antibodi adalah sistem kekebalan tubuh.
  3. Anonymous January 12, 2017
    Dok saya menggunakan metode cmia Dan Masa berisiko Dari 2016 febuari Dan cek ctv metode cmia pada January 2017 hasil, 0.12 apakah saya sudah Aman dokter, perasaan saya masih khwatir??
  4. Salam mas/mbak, melihat waktu pemeriksaan anda, saya merasa sudah aman. Bila masih merasa kuatir, silahkan kunjungi fasilitas kesehatan yang memiliki layanan HIV untuk mendapat keterangan lebih lanjut
  5. Anonymous January 13, 2017
    Terima Kasih untuk semua karyawan angkasa merah, atas infonya saya mulai hidup baru, dok 0.12 tes saya kenapa bisa dibilang non reaktif
  6. Angka yang ada pada hasil tes bermakna bila disandingkan dengan nilai cut off. Bila angkanya di bawah 1, maka menunjukkan hasil non reaktif.Untuk pasien, yang terpenting adalah bacaan "non reaktif" dan tidak pelru memperhatikan besaran angka yang tertulis.Salam sehat.
  7. Angka yang ada pada hasil tes bermakna bila disandingkan dengan nilai cut off. Bila angkanya di bawah 1, maka menunjukkan hasil non reaktif.Untuk pasien, yang terpenting adalah bacaan "non reaktif" dan tidak pelru memperhatikan besaran angka yang tertulis.Salam sehat.
  8. Anonymous January 21, 2017
    Maaf dok, yg dimaksud cut off dan dibawah angka satu itu apa?? Mohon infonya saya ucapkan terima Kasih angsa merah
  9. Anonymous January 21, 2017
    Dear team angsa merah Bila dinyatakan positif itu nominal angka tes cmia itu brp dok?? Terima kasih
  10. Salam mas/mbak, nilai cut off yang dimaksudkan adalah nilai batas rujukan yang dipakai di laboratorium bersangkutan. Bila nilai rujukan menunjuk ke negatif maka dapat di abaikan. Untuk CMIA dianggap positif adalah diatas 1.0
  11. Anonymous January 25, 2017
    Team angsa merah terima Kasih atas semua saran Dan infonya
  12. Anonymous August 21, 2017
    Mlm dokter. Mengenai antigen. Saya lihat di situs singapore. Antigen muncul di hari 14 sampai 20 yg puncaknya di 30 hari. Hari ke 20-23 antibody sudah bisa di deteksi dengan alat tes gen3&gen4. Hari 28 - 48 dpt terlihat pada alat tes gen 1&2. Itu gmn? http://www.drtanandpartners.com/hiv-cmia-test-accuracy/
  13. Salam mas/mbak, antigen pada pemeriksaan HIV adalah virus atau bagian-bagian virus itu sendiri. Virus bebas dalam darah mulai ada dalam 6 jam setelah terpapar. Dalam waktu 24 jam mulai ada CD4 dengan virus aktif. Dan hari ke 14 virus masuk ke dalam sel pertahanan tubuh yang disebut makrofag yang akan mengaktifkan sistem imun. Sistem imun akan membentuk antibodi setelah hari ke 14, dan baru akan dapat dideteksi dengan alat test mulai hari ke 28 dan seterusnya karena jumlah antibodi sudah cukup untuk dinilai alat.
    Maaf saya kurang mengerti maksud pertanyaan anda namun bila anda berkonsultasi dengan tatap muka, mungkin saya bisa menjelaskan sedikit perjalanan HIV karena keterbatasan laman ini.
  14. Anonymous August 29, 2017
    Slmt pagi dokter. Saya telah melakukan test anti hiv dengan hasil metode 1 cmia non reaktif pada hari ke 23 dan 38. Yg mau sy tanyakan :1. Apakah metode cmia tersebut otomatis menggunakan sistem pencarian ag-ab ataukah dapat di stel manual, contohnya distel ab saja atau ag saja. Karna hasil tes saya yg keluar tidak disertakan rincian sperti ag : 0 / ab : 0.2. Apakah hasil test saya sudah konklusif? Atau masih perlu test lg pada buan ke3 setelah hub beresiko tsb?trimakasih dokter. Jawaban dokter sangat membuat saya sedikit lega
  15. Salam mas/mbak, test CMIA tidak bisa memisahkan antigen dengan antibodi. Hasil test dianggap sebagai hasil akhir atau final apabila sudah melewati 12 minggu. Walaupun test CMIA dianggap bisa memberikan gambaran pada hasil akhir nanti. Jadi sebaiknya anda melakukan test kembali di minggu ke 12 dari aktivitas berisiko tersebut.
  16. Anonymous August 29, 2017
    Jadi cmia test sudah pasti ag-ab ya doc?
  17. Salam mas/mbak, benar yang diukur adalah antigen-antibodi.
  18. Anonymous August 29, 2017
    Tapi kenapa di prodia tidak ada keterangan antigen antibody? Kenapa hanya ditulis CMIA non reaktif saja, doc? Kok tidak dirincin ya? Saya kuatir kalau test CMIA nya hanya tidak include antigen. Mohon balasannya
  19. Salam mas/mbak, memang tidak dapat dipisahkan antara antigen dan antibodi karena yang baca adalah proses secara keseluruhan dari reaksi tersebut.
  20. Anonymous August 29, 2017
    Terimakasih dokter
  21. Anonymous August 30, 2017
    Selamat pagi dokter. Apakah ada CMIA (antibody) ? Saya pernah baca di sebuah forum jika dia menyebutkan cmia(antibody) tanpa antigen. Apakah itu benar ?
  22. Anonymous August 30, 2017
    selamat siang dokter, mohon dibalas dok.. sekiranya dapat buat mengurangi kekhawatiran saya.. terimakasih
  23. Salam mas/mbak, tes CMIA sudah termasuk antigen walaupun beberapa tempat hanya menyebutkan antibodi.
  24. Anonymous August 30, 2017
    Baik bu dokter. Terimakasih banyak maaf sudah banyak merepotkan ibu
  25. Anonymous October 3, 2017
    Siang dok, mau tanya dong, apakah anak yg habis vaksin DPT POLIO dan HIB, selang 2 hari trus tes antibodi hiv dan dinyatakan reaktif, apa itu akurat ya?
  26. Selamat siang.Berdasarkan pengalaman klinis, vaksin DPT Polio dan HIB tidak berhubungan dengan hasil tes reaktif untuk HIV. Keduanya disebabkan oleh virus yang berbeda. Mungkin yang Anda bayangkan di sini apakah vaksin yang diberikan memicu reaksi antigen dan antibodi sehingga hasil tes HIV terbaca reaktif.Efek pemberian vaksin DPT dan Hepatitis B yang paling sering dilaporkan adalah nyeri di bagian tubuh yang disuntik, serta peningkatan suhu tubuh (>37.7 derajat Celcius). Vaksin Polio jenis IPV dapat diberikan untuk anak dengan imunodefisiensi (misal mengidap HIV). Vaksin ini diketahui aman untuk orang yang sistem kekebalan tubuhnya mengalami gangguan.Hasil tes HIV reaktif besar kemungkinan diakibatkan karena infeksi HIV yang sudah ada sebelumnya. Untuk memastikan, perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium tambahan untuk menentukan statu kekebalan tubuh anak tersebut.Mudah-mudahan jawaban ini dapat memberikan Anda pencerahan.
  27. Anonymous November 7, 2017
    apakah di klinik dan lab angsa merah menyediakan CMIA?
  28. Salam mas/mbak, klinik Angsamerah tidak melakukan tes CMIA namun bisa melakukan pengambilan darah lalu mengirimkan ke laboratorium rujukan. Setelah selesai hasilnya akan kami kirim.
  29. Anonymous November 11, 2017
    Saya terakhir melakukan perbuatan beresiko Mei 2016 dan sampai hari ini tidak pernah melakukan perbuatan beresiko. Tgl 3 Okt 2017 saya VCT di carolus Hasilnya Non reaktiv. Dokter nya bilang tidak perlu test lagi sejauh tidak melakukan perbuatan beresiko.Tgl 9 Okt 2017 saya ke dokter di rumah sakit yang berbeda. Saya cerita kalau pernah VCT dg metode rapid test lalu dia bilang jangan gunakan yang rapid tapi yang elisa.dan minta saya unt test elisa.Emang bisa berubah gitu hasilnya kalau kita menggunakan metode yang berbeda?Saya jadi bingung dan kuatir lagi. Mana yang jadi pegangan buat saya.Mohon solusi nya dokter
  30. Metode tes rapid digunakan untuk menyaring pasien yang berisiko tertular HIV, bila hasilnya meragukan baru dikonfirmasi dengan tes lain misalnya ELISA. Metode tes rapid adalah metode yang sahih dan andal untuk menentukan seseoraang terinfeksi HIV atau tidak. Anda telah melakukan pengecekan HIV melewati masa jendela (tiga bulan setelah paparan risiko), sehingga hasilnya dibaca sebagai hasil yang valid. Semoga jawaban ini dapat membut Anda lebih tenang.
  31. Anonymous November 12, 2017
    apa bedanya CMIA generasi 3 dan 4,sperti apa ruam yg timbul dan gmna gatalnya?
  32. Anonymous November 12, 2017
    dok,sperti apa bentuk ruam dan di bagian tubuh mana timbulnya serta sperti apa rasa gatalnya,dok?tlng bantuan jawabannya
  33. Salam mas/mbak, CMIA merupakan test generasi ke 4 karena dapat memeriksa antigen selain antibodi.

    Bila yang ditanyakan ruam pada HIV, tidak spesifik karena tergantung pada penyebab. Bisa gatal. bisa tidak. Lokasi munculnya pun tergantung bagian kulit yang paling sering terpapar dan yang memiliki sistem perlindungan paling lemah.
  34. Anonymous 7 days ago
    Selamat siang dokter,,Apa arti dari antigen?
  35. Antigen adalah bagian dari zat asing (molekul) yang masuk ke dalam tubuh dan mendorong respons imun (untuk memproduksi antibodi) pada tubuh inangnya. Antigen adalah sesuatu yang menjadi target dari antibodi.
  36. Anonymous 4 days ago
    Brarti antigen pd metode CMIA yg berdasarkan nilai rujukan/indeks (Misalnya 0,15)adalah jumlah virus hiv yg kemungkinan terus bertambah lambat/cepat yah do?
  37. Anonymous 3 days ago
    malam dokter,apakah menjalani berhenti merokok dapat menurunkan imun?
  38. Salam mas/mbak, tidak demikian pada tes CMIA. Pada tes ini dilihat perubahan warna. Angka pada pemeriksaan baru memiliki arti bila memiliki nilai diatas nilai rujukan. Jadi bila nilai tersebut dibawah nilai rujukan maka dapat diabaikan karena tidak memiliki arti diagnostik.
  39. Salam mas/mbak, tidak demikian pada tes CMIA. Pada tes ini dilihat perubahan warna. Angka pada pemeriksaan baru memiliki arti bila memiliki nilai diatas nilai rujukan. Jadi bila nilai tersebut dibawah nilai rujukan maka dapat diabaikan karena tidak memiliki arti diagnostik.

Please login or Register to Submit Answer

You may also like