faktor yang mempengaruhi masa jendela

Answered

Selamat pagi dokter
masa jendela virus HIV 4-12 Minggu sekitar 99.7%
saya tanyakan faktor apakah  yang mempengaruhi waktunya
untuk orang yang sehat dan kondisi kekebalan tubuh tinggi akan memerlukan waktu yang lebih sedikit karena kekebalan tubuh cepat merespon masuknya virus
Atau malah sebaliknya?
masih ada 0.3% untuk kondisi orang seperti apa dok?
terima kasih

1 answer

Salam mas/mbak, hal yang mempengaruhi waktu tersebut adalah respon tubuh di dalam membentuk antibodi. Ada orang yang tubuhnya cepat membentuk antibodi namun ada juga yang lebih lambat. 
 
Mengenai 0,3% adalah tingkat sensitifitas dan spesifisitas alat yang ada saat. Pada keadaan ini bisa terjadi keadaan negatif palsu atau positif palsu. Oleh karena itu bila ditemukan positif palsu akan dilakukan tes konfirmasi menggunakan alat atau metode yang lain. Bila ditemukan negatif palsu maka dokter akan menyarankan mengulang tes kembali. Hal ini mungkin terjadi pada orang dengan gangguan sistem kekebalan tubuh yang berat seperti pada kasus orang yang mendapat kemoterapi, orang dengan penyakit kronis berat, orang dengan kekurangan gizi yang berat, orang dengan autoimun berat. 

#1
  1. Anonymous January 7, 2018
    Berarti kalau orang dengan sistem kekebalan tubuh berat misal keadaan sakit itu malah hasilnya negatif ya dok
  2. Anonymous January 7, 2018
    Bukan begitu mas/gan...Pada orang dg sistem imunitas yg terganggu, misal dia sakit lupus berat, sedang menjalani kemoterapi, dia membutuhkan waktu yang lebih lama untuk membentuk antibodi. Makanya utk orang seperti ini yg presentasinya 0.03 persen itu kemungkinan perlu di tes di bulan ke 6. Untuk memastikan dan meyakinkan saja. Untuk orang umum, tidak kemoterapi, tidak kurang gizi berat, tidak autoimun berat, hasil tes setelah 12 minggu itu sudah valid dan hasil finalnya. Karena rata2 orang yg terinfeksi, mulai minggu ke 4 sampai minggu ke 12 itu sudah terbentuk antibodi dan apabila di tes sudah dapat terdeteksi.
  3. Anonymous January 7, 2018
    Saya yes hiv 6 bulan setelah terpapar hub beresiko dok selama 6 bulqn saya tidak melakukan hub beresiko hasil dari puskesmas non reaktif tapi saya punya ganguan anxiety dan psikosomatik apa itu bisa berpengaruh negatif palsu dok
  4. Anonymous January 7, 2018
    Makin banyak orang yang bergabung di angsamerah yang akan membantu dokter adiyana menjawab pertanyaan2 yang mengenai window period ini...untungnya yang memberikan jawaban mengenai ini entah masih dalam gejala psikomatis atau tidak...sejujurnya window period hiv ini sangat2 membingungkan karena sudah beberapa decade dilalui oleh pnelitian2 yang mengakui bahwa sebelumnya mengenai window period ini lebih dari 1tahun atau bertahun.dan sudah terjadi beberapa kasus bahwa pasien yg terinfeksi melakukan test hiv hasilnya negative dan beebrapa tahun kemudian menjadi positive tanpa diketahui track record nya di kehidupannya..bukan di hasil test nya...sebenrnya butuh kejujuran dari seoeang pasien untuk memberikan pengalaman2nya kepada dokter baik kecil ataupun besar sehingga semuanya menjadi benar..tetapi dalam penelitian sekarang dibandingkan dengan dulu berbeda sangatlah jauh..karena sensitifitas alat yang semakin sensistif dibuat oleh peneliti untuk mengurangi kecemasan2 orang2 yang maaih dalam window period.seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa Hasil test Hiv yg valid adalah hasil yang dilakukan di atas 3bulan.selebihnya adalah untuk memastikan keakuratan hasil yabg dilakukan sebelumnya.namun jika kita mengikuti standart rumah sakit sekarang semuanya sudah benar2 akurat untuk mencegah yang 0,3% nya...Semoga membantu...salam angsa merah..
  5. Anonymous January 7, 2018
    Maaf pak saya masih gejala psikosomatik berarti hasil tes 6 bulan saya itu belum valid ya berarti saya harus tes lagi sampai 2 tahun kan pak
  6. Anonymous January 8, 2018
    maaf mengganggu,,sy jg mengalami sperti yg mas/mbak alami saat ini,krn hampir 80% dr bbrapa dokter vct mengatakan 2 tahun batas WP,apalg sy sampai saat ini terus mengalami gejala2 yg mirip HSV / HIV...dan saya sampai saat ini (krng lbh 1 thn 1 blnan) tdk melakukan beresiko smp selamanya sbg wujud pembuktian hasil yg tepat.
  7. Anonymous January 8, 2018
    Berarti mas belum final ya untuk benar2 hasilnya nanti valid
  8. Anonymous January 9, 2018
    Saya jelaskan itu adalaha dulu mengenai window period hiv adalah 1 tahun...bahkan bertahun2..untuk sekarang spesifitas dan sentifitas jauh lebih akurat dibandingkan dahulu karena nilai acuan2 yang sudah di tetapkan dan kecanggihan penelitian aekarang ini.Jadi hasil test hiv yang akurat adalah 3bulan bahkan di negara lain ditetapkan 6mnggu sudah akurat...hanya konfirmasi harus dilakukan 3 bulan setelah beresiko.jadi jika anda yang sudah melebihi dri 3bulan beresiko dengan mendapatkan hasil negative maka anda memang tidak terinfeksi.saya klarifikasi diatas memang banyak yang mengalami gejala psikomatis walaupun hasil NR karena gejala yang dirasakan merupakan gejala2 yang tidak hubungannya dengan hiv.jadii jangan terlalu khawatir sekali dengan window period anda karena memang hasilnya lah NR...jika anda masih merasakan gejala2 harap anda obati dengan konsultasi ke dokter yg ahli dalam penyakit anda tersebut..kejiwaan anda levih berbahaya dibandingkan dengan hiv sndiri karena dapat menurunkan sel imun anda di tubuh anda.anda dapat mengetahui cd4 anda saat anda stress dan saat anda tidak stress...tetapi jika xd4 anda dibawah rata2 brrti anda mengalami stress berat maka penyakit2 lainnya akan muncul dikarenakan sel imun anda menurun..diharapkan jika anda melakukan test hiv dilakukan konselinf terlebih dahulu karena memang sangatlah penting jika anda melakukan konseling drpd anda melakukan test sendiri tanpa konseling.window period sekarang tidak pernah ada perdebatan sama sekali sejak perubahan tahun ke tahun..jadi anda tidak pelu khawatir karena memang sudah keakuratan test yang sudah dijelaskan..jika anda terkena virus lainnya diobatin..jika anda terinfeksi bakteri2 dan jamur diobati.Waktu ke waktu anda harus menerima hasil yang sudah dilakukan trhadap anda sndiri.jika anda masih merasa kurang yakin tentukan kapan anda akan melakukan test terakhir untuk meyakinkan anda sndiri tanpa membuang waktu anda...dan membuang uang anda terlalu banyak.apalagi jika anda sudah melakukan test berulang kali 6bulan maupun sampai 1 tahun maka hasil tidak akan pernah berubah.jika anda ingin benar2 mendapatkan hasik akurat lebih baik anda konsultasi dengan dokter/konselor yg spwsialis mengenai penyakit ini.bukan dengan dokter kelamin ataupun dengan dokter umum..karena memang mereka menangani penyakit dibidang nya masing2 dan kadang memberiman asumsi2 yang berlainan dengan dokter yg menangani penyakit ini....salam angsa merah..
  9. Salam mas/mbak, terimakasih untuk bantuan jawaban. Pada keadaan gangguan sistem kekebalan berat seperti pada autoimun berat, contohnya lupus dengan gangguan seluruh organ, maka pembentukan antibodi memang melambat. Namun pada kasus kelaparan berat, kemoterapi yang bersifat agresif sehingga menghancurkan sistem kekebalan maka sistem kekebalan itu sendiri mengalami gangguan pembentukan untuk penyakit apapun tidak hanya HIV. Bagi anda yang masih bisa beraktivitas tentu masih memiliki sistem kekebalan cukup bagus. Masa jendela 12 minggu sudah cukup untuk menentukan apakah seseorang terinfeksi atau tidak.
    Memang tidak banyak dokter yang khusus menangani HIV namun bila mereka terpapar pengetahuan mengenai ini tentu akan memberi jawaban yang tepat.
  10. Anonymous January 11, 2018
    Bagaimana dengan orang yang menggunakan PEP dok, apakah hasil 12 minggu sudah akurat ? Atau harus tes kembali di bulan ke 6 (24 minggu) ? Atau tes Berkala diperlukan ?
  11. Salam mas/mbak, PEP tidak mempengaruhi hasil tes. Tes berkala perlu dilakukan bila ada aktivitas berisiko tertular HIV yang baru.

Please login or Register to Submit Answer

You may also like