Saya sudah tes hiv 3x di rmh sakit pemerintah yang berbeda

Answered

Saya sudah tes hiv 3x di rmh sakit pemerintah yang berbeda, yg pertama 3 bulan setelah perilaku, 4 bulan stelah perilaku, dan 5 bulan setelah perilaku semuanya hasilnya non reaktif, sy sudah menikah 3 bulan lamanya istri sy tengah hamil 2,5 bulan dan sudah di tes juga hasilnya jg non reaktif, apakah hasil bs berubah setelah 6 bulan melakukan perilaku beresiko, soalnya tiap rmh sakit konselornya memberikan keterangan yg berbeda beda, dan sy liat artikel di internet bahwa masa jendela ada yg sampai 6 bulan, sebenarnya yg benar yg mana ya dok??? Sy suka sakit dan krg gairah bekerja gara2 memikirkan mslh ini, mhn penjelasannya…. NB : apakah setiap rmh sakit memiliki metode atau alat tes hiv yg berbeda? Apakah sudah akurat?? Irfan

1 answer

Terima kasih mas Irfan sudah mengajukan pertanyaan kepada kami. WHO menetapkan window priod (periode jendela) adalah masa dimana saat terinfeksi hingga test dapat mendeteksi adanya perubahan Antibody. Lama dari window period tergantung dari kondisi tubuh seseorang. 97% orang akan memiliki cukup antibodi untuk terdeteksi dalam 3 bln (12 minggu) Mungkin RS tempat Irfan memeriksakan diri menyarankan untuk periksa ulang untuk antisipasi 3% dari 97% tersebut. Bila Anda sudah melewati 6 bulan dan hasilnya non reaktif, dapat dipastikan anda tidak terinfeksi HIV. Di Asia, metode yang dilakukan untuk pemeriksaan HIV adalah test antibodi, kecuali Thailand yang telah menggunakan metode NAT (Nucleo Acid Test), sehingga masa jendela dapat dipersingkat menjadi sekitar 17 hari. Demikian saya sampaikan semoga dengan penjelasan ini mas Irfan tidak sakit dan kurang bergairah bekerja.

#1
  1. Anonymous March 31, 2015
    Terima kasih dr.jacqueline, atas informasinya, saya juga belakangan ini sering mengalami berkeringat saat saya tidur malam, entah mungkin karena stress dan kecemasan yg parah, entah ada penyebab lain ? Sy tdk mengerti, yg pasti saat ini sy sedang membangun keyakinan saya semoga saya tidak tertular, dengan adanya peristiwa ini setidaknya sy ambil hikmah sy sekarang merasa lbh dekat dg Tuhan, jaya selalu angsamerah, dan satu lagi pertanyaan saya, apakah pernah ada kasus seseorangan setelah tes pertama 3 bln atau lbh perilaku beresiko non reaktif ternyata setelah 6 bulan menjadi reaktif ?Dengan kondisi org tsb tdk pernah melakukan perilaku beresiko lg....
  2. Hi Irfan, Senang mendengar Irfan sudah mulai aktif kembali. Tanda yang Irfan sebutkan adalah tanda seseorang sedang cemas. Bila kecemasan dibiarkan terus biasanya akan akibatkan timbul penyakit lain. Baiknya memilih berpikir positive agar bukan diam ditempat tapi semakin maju. Sebagai informasi bila seseorang sudah HIV positive dan sudah rutin minum obat HIV (ARV) seseorang akan kembali sehat seperti sediakala tentunya bedanya adalah dulu tidak minum obat, sekarang obat ARV diminum seumur hidup dengan disiplin. Literatur mengatakan bila pemeriksaan masih melakukan reagen generasi lama misalnya generasi 1, maka pemeriksaan dengan hasil positive pada 6 bulan setelah terinfeksi bisa hasil positif. Bersyukur kita di Indonesia tidak gunakan reagen generasi satu tetapi kita gunakan reagen generasi 3 dan 4, yang artinya akurasi dan spesifitasnya 99 - 100%. Demikian saya sampaikan, dan saya berharap aktivitas Irfan bisa seperti sediakala, bahkan bisa lebih baik dari sebelumnya. Semangat!!!!
  3. Anonymous April 2, 2015
    Semangaaaaaattt..... TWo last questions dok.... 1. Apa perbedaan antara rapid tes dan elisa ? Mana yg paling baik....dan RSUD memakai metode tes yg mana dan generasi brp? 2. Di angsamerah pemeriksaan setelah 3 bulan diduga terpajan non reaktif apakah akan diminta lagi utk tes hiv lagi 3 bulan berikutnya??? Thanks for the answer, I can smile right now.... love angsamerah
  4. Dear Irfan, Rapid Test dan Elisa adalah pemeriksaan yang sama-sama mencari antibody yang terbentuk tubuh pasien terhadap virus HIV. Metodenya beda. Untuk yang Rapid Test sensitivitas dan spesifitas hasil 99-100% dan hasil bisa dibaca dalam k.l 20 menit setelah pengambilan darah. Sementara untuk Elisa sensitivitas dan spesifitasnya sama dengan Rapid Test, hanya hasil pembacaan butuh lebih dari 1 hari. Pemeriksaan di RSUD menggunakan 2 Rapid Test dan 1 Elisa. Penulisan hasil pemeriksaan berbeda, Rapid Test hasilnya bisa tertulis Reaktif/Non Reaktif/Indeterminate, sementara dengan Elisa, hasil tertulis dalam bentuk angka. Untuk pasien yang memeriksakan diri setelah melewati masa tunggu (window periode) 3 bulan kami tidak minta periksa HIV lagi, karena panduan dari WHO masa window period adalah 3 bulan. Demikian saya sampaikan, mudah-mudahan jawaban ini menambah ilmunya Irfan tentang HIV. Salam Angsamerah.
  5. Anonymous April 6, 2015
    Terima kasih banyak dr.Jacqueline sudah mau menjawab pertanyaan demi pertanyaan saya, semoga perbuatan baik dokter kepada saya di balas dengan beribu kebaikan yg dokter terima, salam angsamerah Mhn maaf kalau pertanyaan saya terlalu banyak, hal ini semata-mata karena ketakutan saya tentang HIV khususnya terkait masa jendela karena ada yg blg 3 bulan ada yg blg 6 bulan bahkan 1 tahun dan info tersebut sy ketahui dr beberapa situs atau blog.... sekali lagi thanks a lot dok... semoga keberkahan selalu menyertai
  6. Anonymous April 23, 2015
    Salam sehat, dok saya mau tanya, apakah penggunaan antibiotik cair (dengan suntikan) dapat mempengaruhi hasil tes HIV ??? misalnya negatif palsu atau positif palsu,dan saya pernah tes hiv metode yg digunakan menggunakan 1 metode saja yaitu menggunakan Oncoprobe, itu jenis pemeriksaan apa ya dok? Mengapa pd hasilnya hanya tertera 1 metode saja? .... makasih dok, mhn penjelasan
  7. Halo Irfan, Penggunaan antibiotik secara umum baik suntik maupun obat minum tidak mempengaruhi hasil tes HIV. Hasil negatif palsu bisa didapat pada pasien yang melakukan tes pada masa periode jendela, sehingga biasanya dokter akan menyarankan untuk dilakukan tes konfirmasi pasca periode jendela, sedangkan positif palsu bisa terjadi apabila alat test yang digunakan bersikap reaktif pada antibodi lain dan bukan HIV, untuk mengatasinya prosedur test konfirmasi akan diberlakukan hingga tiga kali, apabila pada test konfirmasi didapatkan hasil non reaktif maka tidak akan dianggap reaktif. Meskipun demikian kemungkinan terjadinya negatif palsu dan positif palsu ini sangatlah kecil (<1%) dan jarang terjadi. Pemeriksaan menggunakan Oncoprobe adalah pemeriksaan dengan metoda Rapid HIV Test, yang dapat mendeteksi apakah didalam tubuh seseorang terbentuk imunitas atau antibodi spesifik terhadap HIV, bila terbentuk antibodi, maka alat akan menunjukkan hasil Reaktif, dan kemudian akan dilakukan prosedur tes konfirmasi dengan alat berbeda namun dengan metoda yang sama, bila ketiga alat menunjukkan hasil reaktif maka dapat dianggap orang tersebut positif terinfeksi HIV, namun bila hasil menunjukkan Non Reaktif, maka tes hanya perlu dilakukan sekali saja, dan hanya perlu diulang apabila masih dalam periode jendela. Untuk konsultasi dan informasi yang lebih lengkap dan menyeluruh, Irfan dapat menghubungi customer service kami untuk membuat jadwal appointment agar bisa konsultasi secara langsung dan lebih leluasa dengan dokter-dokter ramah yang ada pada klinik kami. Salam.
  8. Anonymous May 22, 2015
    Pagi dokter ABI , nurlan , jacqueline Saya irvan , perilaku beresiko oktober-september 2014 Desember mengalami gejala typus (demam , mual , diare dll) namun minggu kedua ada radang dan ada ruam seperti campak beberapa buah , timbul dan berisi , kelainan kulit di kaki dan jerawat punggung Demam kira2 2 minggu Saat sakit saya tes darah lengkap yg tdk normal : Leukosit 12.800 -tinggi Eosinofil 0.6 -sangat rendah Neutrofil 70.1 -sangat tinggi Direct billirubin 0.48 tinggi 25 februari 2015 tes di angsa merah oncoprobe non reaktif 28 april 2015 tes di angsamerah oncoprobe non reaktif Gejala aneh masih saja sy rasakan , apakah saya harus tes lagi dengan metode lain ? Haruskah metode CMIA ? Saya sangat takut kalau yg saya alami adalah ARS (spt yg saya baca) Salam, irvan
  9. Dear Irvan, melihat pertanyaan dan kekuatiran Irvan yang begitu besar saya sangat sarankan sebaiknya Irvan berkonsultasi langsung ke dokter bisa di Angsamerah, atau di tempat dokter lain/klinik yang Irvan rasakan nyaman berdiskusi. Karena diskusi melalui blog tidak cukup adekuat bagi dokter untuk bisa memahami situasi Irvan dengan baik. Dengan konsultasi langsung maka informasi bisa digali secara mendalam dan dilanjutkan dengan pemeriksaan penunjang lainnya, sehingga jawaban akan situasi Irvan bisa akurat.
  10. Anonymous June 29, 2015
    Salam, saya telah melakukan tes hiv pada bulan 3 dan bulan ke 7 setelah perilaku beresiko terakhir, yaitu seks tanpa kondom dg hasil non reaktif untuk keduanya, tetapi pada bulan ke 6 sy sempat dirawat di rmh skt selama 4 hari dan disuntikan beberapa kali antibiotik, pertanyaan saya apakah dengan saya disuntik antibiotik dpt membuat hasil tes HIV menjadi tidak akurat, dan apakah alat tes yg digunakan di RSUD sudah standar WHO??? Trims
  11. Dear Irfan, Antibiotik tidak mempengaruhi hasil tes HIV. Yang penting diperhatikan adalah masa periode jendela dan jenis HIV tes yang dipergunakan. Diagnosis HIV di Indonesia yang umum diperiksakan adal Antibodi HIVnya, dan tes ini sudah sudah ada standarnya (standard WHO) yang harus diikuti oleh setiap fasilitas layanan kesehatan di Indonesia. Tes Antibodi yang umum dipakai saat ini adalah untuk periode jendela 3 bulan yaitu Periode dari saat seseorang terpapar HIV sampai dapat terdeteksi antibodi HIV atau virus HIV di dalam darah. Dari cerita Irfan, dapat dikatakan hasil 2 kali non reaktif sudah akurat menunjukkan Irfan tidak terinfeksi HIV. Salam sehat Angsamerah.
  12. Anonymous July 3, 2015
    Terima kasih dr. Nurlan, istri saya saat ini sedang hamil 6 bulan kemarin sy terima hasil cek lab darah istri saya dan hasilnya tes HIV non reaktif..... saya sudah lega dan berjanji kepada Allah SWT dan diri sy sendiri tidak akan melakukan kebodohan dan kesalahan atau dosa yg sama.... salam sehat sukses angsamerah
  13. Dear pak Irfan. Terimakasih untuk ucapan terimakasihnya. Saya juga senang mendengar berita yang baik dari irfan. Kami Tim di Angsamerah, akan selalu berupaya memberikan yang terbaik sehingga seseorang tidak menjadi sakit dan bila menderita sakit, kami bisa membantu sebaik mungkin untuk bisa segera sehat. Salam sehat dan kasih dari tim Angsamerah
  14. Anonymous September 21, 2015
    halo dr nurlan,,saya mau tanyakan tentang pemeriksaan hiv generasi keempat,,apakah ada tes combo ato p24 antigen di Angsamerah,,karena saya dengar tes combo ato p24 memberikan hasil yang paling cepat dan akurat setelah hubungan berisiko,,tlong konfirmasinya,,saya tanya di beberapa tempat tapi ga ada pemeriksaan tersebut,,kalo ada saya berencana mau.konsultasi dengan anda atau para dokter lainya,,terimakasih
  15. Di Angsamerah tidak ada pemerikasaan P24. Sepengetahuan saya di Indonesia pemeriksaan ini belum ada. Pemeriksaan tersebut bisa dilakukan di Thailand. Demikian informasi dari kami. Semoga bisa membantu.
  16. Anonymous December 17, 2015
    Dh,Dr, saya mau cerita sedikit..saya pernah punya hub. Dgn seorang wanit yg sudh janda. Saya sering berperilaku beresiko. Setelah 4 bulan saya sakit gejala typus. Stelah itu dia cerita bawa mntan suaminya mninggal +HIV. Dan dia sudh periksa bahwa dia dan ke2 anaknya negativ. Saya cemas dn saya periks diklinik swasta dgn hasil non reactive. Apakah sya harus periksa kembali? Dan apakh mungkin jika suaminya + hiv istri dan anaknya tidk tertular dok? Mohon penjelasannya. Terimakasih.
  17. Selamat pagi. Terima kasih untuk pertanyaannya. Mungkin perlu dijelaskan kapan perilaku seks beresiko (hubungan seks tanpa kondom) dilakukan dan apakah test HIV dilakukan setelah melewati periode jendela (window periode) dimana antibody terhadap HIV sudah terbentuk. Bila belum melewati periode jendela baiknya periksa HIV lagi. Mengenai istri yang negatif bisa saja terjadi bila suami sesudah terinfeksi HIV tidak melakukan perilaku beresiko dengan istrinya setelah hamil yang artinya anak mereka pun bisa negatif. Semoga jawaban saya ini bisa menenangkan anda.
  18. Anonymous May 2, 2016
    saya mau bertanya yg jual alat tes hiv itu dmna dan brp harga ny?
  19. Dear mas Irvan, sebaiknya pergi ke institusi kesehatan yang memiliki layanan IMS dan HIV seperti Angsamerah atau beberapa puskesmas, untuk mendapatkan konseling sebelum test. Mempertimbangkan kesiapan mental mendapatkan hasil dan apakah memerlukan pemeriksaan selanjutnya atau tidak.Ada promosi pemeriksaan HIV di Angsamerah, silahkan kontak costumer service kami.
  20. Anonymous October 4, 2016
    Salam doc... saya pernah melakukan perhubungan seks akhir Januari 2016. Kini sudah 8 bulan resultnya Non-Reative. Sudah 5 kali ujian saya buat Test HIV di klinik. dan last saya buat ujian adalah pada 24/09/2016 yang lalu hasilnya NON-REACTIVE...pada pendapat doc..adakah saya perlu mengulangi ujian dan adakah saya dalam tempuh "window period"..Terima kasih.
  21. Salam, bila kontak berisiko lebih dari 12 minggu (masa jendela 4-12 minggu) dan tidak ada kontak baru sesudahnya maka, hasil tersebut bisa dinyatakan hasil akhir.
  22. Anonymous October 5, 2016
    p24 test nya lebih cepat dan tepat ya doc? itu waktu berapa lama ya doc? apakah ada masa jendela bos ku?
  23. Salam, memang bisa lebih cepat. Namun untuk menegakkan diagnosa, tetap menunggu sampai masa jendela terlewati. Untuk mengetahui masa jendela, silahkan dihitung dari kontak berisiko terakhir maju sampai 12 minggu kemudian
  24. Anonymous October 9, 2016
    dok saya mau tanya.seminggu yang lalu saya menyewa psk.dan menjilat miss v nya.dan saya di oral.saya takut terkena hiv dok.sebelumnya saya juga pernah hanya oral.seminggu setelah saya menyewa psk dan menjiat miss v.saya meresa tenggorokan saya gatal dan pegal.apakah saya terkena dong.dan buang air besar 4 kali
  25. Anonymous October 17, 2016
    halo dok, izin bertanyasaya sering.melakukan ciuman dengan orang yang berbeda-beda tapi kemaluan saya dioral, apakah saya berpotensi kena hiv? selanjutnya.. seminggu setelah saya ciuman terakhir tanggal 7 oktober 2016 saya pernah satu hari diare frekuensinya pada hari itu pup cuma 3x, bb saya turun 1kg, dan ada sariawan kecil di atas gusi saya sebelah kiri dok..yang ingin saya tanyakanbagaimana diare yang sesungguhnya pada tahap awal hiv? apakah sehari itu termasuk gejala awal?bagaimana penurunan berat badan pada gejala awal, apakah 1 kg termasuk gejala, dan bagaimana sariawan saya dok?jujur, dr setelah ciuman itu saya kepikiran dam stress dok.. malas mau ngapa2in.. saya takut dok..dan pada tanggal 8 okt saya cek dan hasilny negatif.tapi ketakutan itu berlanjut smpai skg dok..dan apakah saya yang dioral bisa ketular hiv juga?mohon pencerahannya..
  26. Anonymous October 23, 2016
    Mau nanya dok, saya lagi kena herpes zoster, apa mlakukan tes HIV dalam keadaan outbreak bisa terjadi falsepositive?
  27. Anonymous November 20, 2016
    selamat pagi dok. saya ingin menanggapi mengenai kesembuhan bayi yang lahir dari hiv karena diberi arv 30 jam setelah kelahirannya. benarkah virus tersebut dapat hilang dengan penanganan sesegera mungkin ? lalu mengapa seseorang yang mendapat hasil negatif harus menunggu 3 bulan untuk di cek kembali? jika jawabannya karena menunggu antibodi hiv terbentuk, mengapa harus menunggu virus itu berkembang dalam tubuh baru diatasi? apakah tidak alangkah baiknya jika langsung diberikan arv sehingga virus bisa ditanganni dok dan mereka sembuh. atau memang ada sesuatu dibalik semua kebijakan tersebut? terimakasih.
  28. Salam masHerpes zoster tidak mempengaruhi hasil test.
  29. Salam mas, pemberian ARV pada bayi baru lahir, bukan untuk menyembuhkan tetapi menurunkan resiko penularan dari ibu. Berbeda kasusnya untuk mereka yang sudah terinfeksi. Bila pemberian obat ARV itu tidak terkontrol maka yang terjadi akan terjadi resistensi obat, artinya virus akan kebal terhadap obat yang ada. Penjelasannya cukup panjang, tidak memadai dijawab di blog. Saran saya lebih baik anda mendatangi layanan konsultasi HIV, baik klinik atau LSM
  30. Anonymous December 1, 2016
    dr. Adiyana EstiOctober 5, 2016Salam, bila kontak berisiko lebih dari 12 minggu (masa jendela 4-12 minggu) dan tidak ada kontak baru sesudahnya maka, hasil tersebut bisa dinyatakan hasil akhir.Dok pernyataan diatas agak membingungkan di indonesia krn rata rata dokter menyarankan 6bulan ,tapi di amerika,inggris dan singapura dan who yakin 3 bulan sdh hasil akhir meskipun dgn alat generasi 1 dan 2, apakah ini pengaruh sdm pemeriksa yg blm terlatih benar di indonesia sehingga perlu konfirmasi di bulan ke 6 ?
  31. Anonymous December 2, 2016
    salam dok.. saya mau tanya.. apakah berkonsultasi dengan dokter di angsa merah itu berbayar? saya ingin sekali mengecek status saya karena saya pernah melalukan perilaku beresiko. saya sudah dua kali tes, yang pertama dua minggu setelah perilaku beresiko dan yang kedua hampir tiga bulan setelah perilaku beresiko. apakah saya harus tes vct ulang dok? karena tes kedua saya belum menyentuh angka tiga bulan.terima kasih
  32. Anonymous December 2, 2016
    Dok,saya pernah melakukan hubungan beresiko tanpa kondom,kemudian saya tes vct 60 hari,82 hari ( tpha n vdrl ), 110 hari dan 140 hari setelah hubungan beresiko dan hasilnya semuanya reaktif,tp dalam menunggu hasil tersebut saya stress berat juga mengalami gatal 2,skr saya periksakan saya terkena jerawat dan jamur di dada dan punggung,apakah itu tanda twrkena hiv atau penyakit lain dokAtau apa saya perlu tes hiv lagi...
  33. Anonymous December 2, 2016
    Maap diatas hasil semuanya non reaktif...Soalnya sampe sekarang saya masih kepikiran jadi hampir 1-2bulan selalu tes vct..Apakah menurut hasil test tersebut saya tidak terkena hiv,klo sama konselor katanya sudah tidak perlu test lagi
  34. Anonymous December 4, 2016
    Dok pemeriksaan metode kromatografi apakah akurat? Itu termasuk alat generasi ke brp dok ?
  35. Anonymous December 5, 2016
    Dok, saya mau tanya, Suatu waktu istri saya ambil darah di pmi dan beberapa hari setelahnya dipanggil karena d katakan ada virus d darah yang mengarah ke HIV... Saya sendiri tidak pernah berperilaku seks dengan yg lain ataupun berhubungan dengan orang lain selama hidup saya.. Apa mungkin dok orang yg tidak pernah berbuat seks bergantian terjangkit penyakit ini? Apa mungkin metode d PMI itu akurat? Mohon dok saya amat sangat ketakutan karena saya selalu berperilaku bersih tidak pernah jajan ke luar sama sekalizz
  36. Salam mas/mbak, maaf sebelumnya saya menya1. Saat ini di Indonesia juga menggunakan masa jendela 4-12 minggu sesuai ketentuan dari WHO. Jadi bagi tenaga medis yang sudah diperbarui kompetensi layanan di bidang HIV, sepakat menggunakan ketentuan tersebut. 2. Layanan di klinik Angsamerah memang berbayar karena kami adalah klinik swasta.Untuk pemeriksaan HIV memang optimalnya setelah melewati masa jendela terpanjang yaitu 12 minggu atau 3 bulan. Saran saya periksakan kembali untuk kepastian status anda3. Anda sudah melakukan test melewati masa jendela jadi hasilnya bisa diterima atau akhir. Gejala yang anda rasakan sama seperti penyakit lain. Bisa juga muncul karena daya tahan tubuh yang turun, salah satunya disebabkan stres. 4. Alat test kromatografi ada yang generasi ke 3 dan ada yang generasi ke 4. Tergantung pada alat yang digunakan.5. Skrining yang dilakukan di PMI merupakan test cepat yang melihat apakah ada antigen di dalam darah. Bisa saja ada virus yang masuk namun tidak cukup untuk menginfeksi atau virus tersebut merupakan virus mati. Oleh karena itu biasanya anda atau istri anda diminta test untuk mendukung apakah benar terinfeksi atau tidak. Untuk itu silahkan datang ke fasilitas kesehatan yang memiliki layanan HIV baik di puskesmas atau rumah sakit atau ke klinik angsamerah.
  37. Anonymous December 8, 2016
    Dok jika seorang melakukan tindakan beresiko, apakah ciri ciri masa jendela yang ribut saat sudah beberapa hari melakukan tindakan beresiko? Terimakasih
  38. Anonymous December 8, 2016
    malam dok saya sudah pernah melakukan tes hiv di angsa merah sm dr Bondan menggunakan metode oncoprobe. yang jadi pertanyaan saya apakah metode rapid tes oncoprobe mendeteksi antibody virus hiv tipe 1 dan tipe 2
  39. Anonymous December 11, 2016
    malem dok.saya sudah pacaran 5 kali dan selalu berhubungan dengan tidak aman.setelah putus dr pcar terakhir saya.saya bertekad untk tes hiv dan hasilnya non reaktif tapi saya melakukan tes kurang dari masa jendela.pertanyaan saya apakah saya harus mengulangi tes lagi dan berapa bulan lagi saya harus tes
  40. Salam mas/mbak sekalian, maafkan bila jawabannya digabung.
    1. Umumnya pada masa jendela tidak ada gejala yang timbul. Gejala tercepat bisa muncul di minggu ke 2-4. Keluhan yang muncul umumnya: demam, kelelahan, dan ruam, sakit kepala, pembengkakan kelenjar getah bening, radang tenggorokan, pegal, mual, muntah, diare, dan keringat malam.

    2. Terima kasih sudah melakukan test ditempat kami. Benar alat test rapid yang tersedia saat ini dapat mendeteksi antibodi terhadap virus HIV tipe 1 dan tipe 2, termasuk oncoprobe.

    3. Bila test dilakukan sebelum masa jendela terpanjang yaitu 12 minggu, sebaiknya anda periksakan diri kembali.
  41. Anonymous December 19, 2016
    Dok saya pria yang pernaj dioral sex tanggal 10 des 2016, pada bagian ujung penis saya trdapat goresan karena gigi, pada saat itu tidak ada luka pada bagian mulut yang memberi oral, pertanyaan saya apakah 1bulan setelah terpajan saya melakukan tes hiv dengan mono tes dirumah dapat dikatakan hasilnya akurat?
  42. Anonymous December 19, 2016
    Dokter saya pernah melakukan hubungan seks. Namun saya menggunakan kondom..saya tes di bulan 1,2,3,4 semua hasilnya non reaktif..apa saya perlu di tes ulang lagi dok
  43. Salam buat mas sekalian,
    1. Test 1 bulan paska pajanan sudah masuk ke masa jendela terpendek. Namun untuk memastikannya perlu ditunggu sampai minggu ke 12

    2. Mas yang sudah melakukan test sampai bulan ke 4 paska pajanan, itu sudah cukup asalkan tidak ada faktor risiko lain
  44. Anonymous December 23, 2016
    Dok saya pernah menerima oral seks tanpa pngaman..namun saya saat pnetrasi saya mnggunakan pngaman..saya sudah tes terakhir 4 bulan setelah perilaku. Hasilnya non reaktif..apa sya perlu tes lagi?? Apa oral seks berisiko besar ?
  45. Anonymous December 23, 2016
    Dok saya mau bertanya, saya pernah melakukan tindakan beresiko 1thn yang lalu, kemudian setelah 8 bulan setelah melakukan tindakan beresiko saya test HIV di lab. Biasa(bukan sekelas prodia/pramita)lab yang di sarankan oleh dokter saya waktu konsultasi, Dan hasilnya negative, apa saya perlu test lagi ?
  46. Salam mas, dimanapun anda periksa yang penting mengikuti standar nasional, hasilnya dapat diakui. Bila test dilakukan melewati masa jendela yaitu 4-12 minggu, maka hasilnya sudah dapat diterima. Oral sex memang belum ada laporan yang jelas, namun faktor risiko ini tidak dapat disingkirkan karena masih memungkinkan terjadinya penularan melalui proses ini
  47. Anonymous December 26, 2016
    Dok aku melakukan tes metode elisa dan western blot di hari ke 120 tetapi tes dilakukan di kota di daerah dan hasil tes yg keluar dari rscm , yg aku mau tanyakan ini butuh 2minggu utk keluar hasil dan darah kita dikirim lewat pesawat sampai jakarta , apakah hasil pemeriksaan ini masih akurat dan bisa dipercaya ?
  48. Anonymous December 27, 2016
    Dok saya pernah beresiko 5 tahun yang lalu dan saya sudah melakukan test 6 bulan pasca beresiko,dan saya melakukan test lagi 3 tahun kemudian dan hasilnya negative,,apakah saya ada resiko terkena HIV,slama saya tidak melakukan kegiatan beresiko
  49. Anonymous December 27, 2016
    Dari 2 kali test hasilnya negative.
  50. Anonymous December 28, 2016
    Dok saya mau bertanya, apakah metode cmia combo ag/ab itu ,,,,, dan kalau menggunakan rapid mono tes apakah hasilnya akurat dan bisa dijadikan patokan,,,,,,
  51. Anonymous December 30, 2016
    Dok kalau gejala awal sdh keluar apakah kalau di tes sdh bisa terdeteksi ?
  52. Anonymous December 30, 2016
    Dok apakah penis yang dikocok pake tangan dan pegang puting susu psk dapat terkena HIV?
  53. Anonymous December 31, 2016
    selamat siang dok, ada yang mau saya tanyaka.setau saya virus hiv itu dia tinggalnya di darah, cairan vagina atau sperma, dan juga di air sus ibu kan ya, nah saya mau tanya, jika saya di oral apakah dapat terltular HIV?saya dioral dan bukan mengoral, otomatis saya kan tidak kena cairan vagina atau pun darahnya.dan 2 tahunan yang lalu sy pernah hampir incest dok, masuk juga ga nyampe separo dan tanpa penetrasi, nah pertengahan bulan november kemarin, saya beranikan diri untuk rapid tes HIV, kebetulan hari itu bukan jadwalnya, tp pas orang labnya aja ada dan dokternya dokter umum, saya tes dan hasilnya non - reaktif, saya bilang ke dokter berarti saya hiv negatif dong dok, dokter bilang belum tentu, mungkin kamu masih dalam masa jendela, saya jawab, bukanya masa jendela itu 3 - 6 bulan ya dok, si dok ter bilang 3 bulan itu paling cepet, dan paling lama bisa nyampe 5 tahun.saya kemudian browsing di internet, dan WHO menetapkan kalau window period itu 3 bulan, yang bener itu gimana dok, apakah saya sudah dapat dinyatakan hiv negativ?terima kasih dok sebelumnya, atas kebaikan hati dan juga jawabanya.
  54. Anonymous January 1, 2017
    Dokter, saya mau tanya... Sy jg sering melakukan sex beresiko, yg terakhir tgl 22 Oktober 2016, baru kmaren sya dgr kbar klo wanita yg terakhir sama St terkena HIV, sy sudah melakukan tes d Prodia tgl 19 Desember 2016 hasilnya sya ambil tgl 21 Desember 2016 dgn hasil non reaktif, tp gejala seperti tenggorokan kering belum sembuh juga, apakah sy perlu melakukan tes ulang mengingat masa jendela belum sampai 3 bulan dokter?
  55. Anonymous January 1, 2017
    Sebelumnya sy coba periksa di klinik dgn dokter spesialis penyakit dalamTes hematologi dan urine sya terkena infeksi saluran kencing tapi sudah sembuh, detak jantung sya melemah trus sy jg menderita asam lambung, Terimakasih sbumnya dok
  56. Anonymous January 2, 2017
    selamat sore dok, saya ingin tanya. pada pertengahan oktober melakukan perilaku beresiko dengan PSK yakni memasukkan jari di v*gina dan menjilatinya. pada akhir desember ini saya melakukan MCU dengan hasil normal. perlukah saya melakukan tes VCT? mohon saran
  57. Anonymous January 2, 2017
    Selamat malam dok,ada yang saya ingin tanyakan,hari senin tgl 26 desember 2016 malam saya membeli rokok ketengan dan ternyata pada bungkus rokok bekas itu ada selipan sebatang kayu tajam yg menusuk jari saya hingga berdarah, apa kah hiv bisa menular dgn cara demikian? Saya sudah konsultasi dgn 2 konselor d tmp yg berbeda katanya tidak bisa tp saya masih merasa takut,saya depresi dan diberi obat penenang alprazolam,esilgan dan risperidon,mohon dok tanggapannya krn sy terus merasa gelisah.Terima kasih
  58. Anonymous January 3, 2017
    Dok sy tes hiv d daerah sy d puskesmas.trus kn ada 3 urgen 1 2 dan 3.dan sy d urgen k 2 itu positif.sedangkan 1 dan 3 sy negatif.sy melakukan tindakan beresiko 2 bln yg lalu dok.gmn.sy stresss.pengin mati rasanya dok.bahkan sy sedang mulai menata hidup sy dok
  59. Salam mas/mbak sekalian, maaf saya akan menjawab pertanyaan tersebut sekaligus
    1. Dok aku melakukan tes metode elisa dan western blot di hari ke 120 tetapi tes dilakukan di kota di daerah dan hasil tes yg keluar dari rscm , yg aku mau tanyakan ini butuh 2minggu utk keluar hasil dan darah kita dikirim lewat pesawat sampai jakarta , apakah hasil pemeriksaan ini masih akurat dan bisa dipercaya ?
    Ya. Hasil tersebut bisa dipercaya. Bila anda meragukannya bisa melakukannya lagi dengan menggunakan rapid test yang tersedia di fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, RSUD setempat sebagai pendukung hasil test anda.

    2. Dok saya pernah beresiko 5 tahun yang lalu dan saya sudah melakukan test 6 bulan pasca beresiko,dan saya melakukan test lagi 3 tahun kemudian dan hasilnya negative,,apakah saya ada resiko terkena HIV,slama saya tidak melakukan kegiatan beresiko? Dari 2 kali test hasilnya negative.
    Tentu tidak bila tidak ada hubungan seks berisiko lagi. Hasil tersebut sudah cukup.

    3. Dok saya mau bertanya, apakah metode cmia combo ag/ab itu ? dan kalau menggunakan rapid mono tes apakah hasilnya akurat dan bisa dijadikan patokan?
    CMIA (Chemiluminescent Microparticle Immunoassay) adalah salah satu test untuk mendeteksi adanya bagian virus dan antibodi terhadap virus HIV. Ag itu maksudnya antigen atau bagian dari virus, Ab itu maksudnya adalah antibodi.terhadap virus HIV. Apakah mono test yang dimaksud adalah 1 macam test? bila hasilnya non reaktif umumnya menggunakan 1 alat test.

    4. Dok kalau gejala awal sdh keluar apakah kalau di tes sdh bisa terdeteksi ?
    Bisa ya bisa tidak. Tergantung seberapa cepat tubuh membentuk antibodi.

    5. Dok apakah penis yang dikocok pake tangan dan pegang puting susu psk dapat terkena HIV?
    Tergantung ada pintu masuk virusnya atau tidak

    6. selamat siang dok, ada yang mau saya tanyaka.setau saya virus hiv itu dia tinggalnya di darah, cairan vagina atau sperma, dan juga di air sus ibu kan ya, nah saya mau tanya, jika saya di oral apakah dapat terltular HIV? 2 tahunan yang lalu sy pernah hampir incest pertengahan bulan november kemarin, saya beranikan diri untuk rapid tes HIV, saya tes dan hasilnya non - reaktif, saya bilang ke dokter berarti saya hiv negatif dong dok, dokter bilang belum tentu, mungkin kamu masih dalam masa jendela, saya jawab, bukanya masa jendela itu 3 - 6 bulan ya dok, si dok ter bilang 3 bulan itu paling cepet, dan paling lama bisa nyampe 5 tahun.saya kemudian browsing di internet, dan WHO menetapkan kalau window period itu 3 bulan, yang bener itu gimana dok, apakah saya sudah dapat dinyatakan hiv negativ?
    Iya virus HIV ada di darah, cairan vagina, cairan mani, air susu ibu. Oral seks mungkin menjadi media penularan. Masa jendela itu 4-12 minggu, bila test anda sudah melewati masa itu, berarti anda tidak tertular.

    7. Dokter, saya mau tanya, Sy jg sering melakukan sex beresiko, yg terakhir tgl 22 Oktober 2016, baru kmaren sya dgr kbar klo wanita yg terakhir sama St terkena HIV, sy sudah melakukan tes d Prodia tgl 19 Desember 2016 hasilnya sya ambil tgl 21 Desember 2016 dgn hasil non reaktif, tp gejala seperti tenggorokan kering belum sembuh juga, apakah sy perlu melakukan tes ulang mengingat masa jendela belum sampai 3 bulan dokter?
    Tenggorokan kering bisa disebabkan oleh banyak hal seperti merokok, polusi, infeksi, iritasi, dehidrasi. Harus dicari penyebabnya. Ya benar sebaiknya anda memeriksakan lagi setelah melewati masa jendela.

    8. selamat sore dok, saya ingin tanya. pada pertengahan oktober melakukan perilaku beresiko dengan PSK yakni memasukkan jari di v*gina dan menjilatinya. pada akhir desember ini saya melakukan MCU dengan hasil normal. perlukah saya melakukan tes VCT?
    Silahkan anda melakukan pemeriksaan HIV dan infeksi menular lainnya sebagai bagian dari medical check up

    9. Selamat malam dok,ada yang saya ingin tanyakan,hari senin tgl 26 desember 2016 malam saya membeli rokok ketengan dan ternyata pada bungkus rokok bekas itu ada selipan sebatang kayu tajam yg menusuk jari saya hingga berdarah, apa kah hiv bisa menular dgn cara demikian? Saya sudah konsultasi dgn 2 konselor d tmp yg berbeda katanya tidak bisa tp saya masih merasa takut,saya depresi dan diberi obat penenang alprazolam,esilgan dan risperidon,mohon dok tanggapannya krn sy terus merasa gelisah.
    Tidak bisa menular dengan cara itu karena virus akan mati setelah terpapar udara. Jadi sebaiknya anda menghentikan ketergantungan terhadap obat tersebut.

    10. Dok sy tes hiv d daerah sy d puskesmas.trus kn ada 3 urgen 1 2 dan 3.dan sy d urgen k 2 itu positif.sedangkan 1 dan 3 sy negatif.sy melakukan tindakan beresiko 2 bln yg lalu dok.gmn.sy stresss.pengin mati rasanya dok.bahkan sy sedang mulai menata hidup sy dok.
    Maaf saya bertanya apakah urgen yang dimaksud adalah reagen? Bila satu dari 3 test positif maka masuk ke dalam intermediate. Sebaiknya test dengan metode lain untuk memastikannya. Status HIV tidak berarti anda harus mengakhiri hidup. Karena anda masih dapat bekerja, berkeluarga dan mempunyai harapan hidup yang panjang. Temui layanan HIV terdekat tempat anda atau bila ingin mendapat layanan ke angsamerah juga bisa, untuk mendapat pemeriksaan lebih lanjut dan layanan berkaitan dengan HIV.
  60. Anonymous January 5, 2017
    Dok apa intermediate seperti saya akirnya bisa negatif.windows oeriode sy msh 1 bln lg dok.dan sy jg mau tanya apakah pemeriksaan yg benar itu dengan 3 reagen seperti itu dok.mohon jawabannya.trimakasih dok.sy bertempat tinggal di tulungagung dok
  61. Salam mas, hasil intermediate menunjukkan antibody yang belum cukup untuk menunjukkan reaktif. Namun ini juga harus didukung pemeriksaan lain. Saran saya periksakan diri anda lagi setelah melewati masa jendela dan kunjungi layanan HIV terdekat dengan tempat anda. Bisa ke puskesmas atau RSUD.
  62. Anonymous January 5, 2017
    Dok setelah 4bulan dari perilaku beresiko tes lab hepatitis b dan c, tb , hsv 1 hsv 2 ,hiv , go , sifilis semua non reaktif ,tapi sering merasa nyeri otot , ini kena apa dok ? Tes apa lagi yg perlu sy ambil dok ? Padahal sebelum perilaku beresiko tidak pernah nyeri oto dok
  63. Salam mas/mbak, nyeri otot bisa disebabkan hal lain seperti kelelahan, gangguan pada otot atau saraf. Coba anda mengunjungi dokter anda untuk mencari penyebab nyeri tersebut
  64. Anonymous January 6, 2017
    Dr mau nanya..klo test vct di klinik teratai RSHS di hari ke 88 setelah aktifikas beresiko...apakah hasil nya valid....dan ciri pembengkakan KGB seperti apa...terima kasi
  65. Anonymous January 7, 2017
    Dok virus hiv yg masuk tubuh seseorang apakah pasti akan reaktif atau bisa di non reaktifkan oleh imun kita ?
  66. Anonymous January 8, 2017
    Dok saya melakukan perilaku beresiko Di tempat spa plus2 , saya memakai kondom dok , tetapi sebelum memakai kondom saya melakukan seks oral , itu sudah 5bulan yang lalu dan badan saya tidak merasakan ada gejala apapun , dan setelah membaca artikel2 ktny hiv bisa jadi ga ada gejala2 . Perlu tidak saya melakukan test dok ? Trimakasih.
  67. Salam mas/mbak, masa jendela HIV adalah 4 minggu sampai dengan 12 minggu atau 84 hari. Jadi jika anda memeriksakan diri di hari ke 88 maka hasilnya sudah dapat diterima.Setiap kuman yang masuk ke dalam tubuh, termasuk virus HIV, akan mendapat perlawanan dari sistem kekebalan tubuh. Untuk seseorang bisa sakit harus memenuhi 3 syarat: jumlah kuman yang cukup, kuman mempunyai kekuatan yang cukup, daya tahan tubuh penjamu (host) kekebalannya lemah, lingkungan yang sesuai. Jadi ada yang terpapar namun negatif tetapi ada yang terpapar dan menjadi positif.

    Dok saya melakukan perilaku beresiko Di tempat spa plus2 , saya memakai kondom dok , tetapi sebelum memakai kondom saya melakukan seks oral , itu sudah 5bulan yang lalu dan badan saya tidak merasakan ada gejala apapun , dan setelah membaca artikel2 ktny hiv bisa jadi ga ada gejala2 . Perlu tidak saya melakukan test dok ?
    Memang penularan HIV melalui oral sex masih simpang siur datanya. Namun memungkinkan. Saran saya silahkan test infeksi menular seksual lain tidak hanya HIV.
  68. Anonymous January 10, 2017
    Salam dok7 bulan yg lalu Saya pernah melakukan perbuatan beresiko dn saya udh melakukan tes darah 2 minggu yg lalu dn hasil nya HIV tidak terdeteksi...Pertanyaan sayaApakah saya terkena HIV apa tidakdan apakah saya harus melakukan tes lagi
  69. Salam mas/mbak, saya tidak dapat memastikan sebelum anda melakukan test melewati masa jendela terpanjang dari virus HIV yaitu 12 minggu. Jadi silahkan anda melakukan test kembali setelah minggu ke 12
  70. Anonymous January 11, 2017
    A)Dok pemeriksaan setelah masa jendela apa masih bisa menghasilkan negatif palsu ?B)Apakah pemeriksaan negatif setelah masa jendela cukup dgn rapid tes atau perlu konfirmasi dgn westernblot ?
  71. Anonymous January 11, 2017
    Dok apa test darah juga termasuk test hiv ? Trims
  72. Anonymous January 11, 2017
    Sore dok, saya mau tanya waktu melakukan hubungannya berisiko pada febuary 2016 Dan mendapatkan penyakit gonore lalu saya melakukan tes VCT dengan metode cmia pada January 2017 Dan hasilnya non reaktif 0.12 pada saat itu saya sedang konsumsi obat seperti penamabah darah apakah mempenggaruhi hasilnya dok
  73. Anonymous January 12, 2017
    selamat siang dok. saya kmrn khilaf melakukan seks anal tanpa kondom yang mana saya menjadi bottom dengan orang yang saya tidak kenal. perilaku berisiko tersebut saya lakukan kurang dari 72 jam. skrg saya menjadi sangat resah. apakah ada hal yg perlu saya lakukan dok sambil menunggu window period? apakah benar saya bisa mengonsumsi Profilaksis pasca pajanan HIV? dimanakah saya bisa mendapatkannya? apakah benar harganya sangat mahal hingga mencapai 25juta? saya tidak ingin mengulangi hal ini lagi meskipun nantinya hasil nya dinyatakan negatif.
  74. Anonymous January 13, 2017
    Dok faktor apa yg bisa memperpanjang masa jendela dari 3 bulan menjadi 6 bulan ?
  75. Salam mas/mbak
    1. Dok pemeriksaan setelah masa jendela apa masih bisa menghasilkan negatif palsu ?Apakah pemeriksaan negatif setelah masa jendela cukup dgn rapid tes atau perlu konfirmasi dgn westernblot ?
    Bila sudah melewati masa jendela tidak ada negatif palsu. Rapid test memang mendeteksi secara antibodi spesifik terhadap HIV sehingga bila dalam test tersebut terdeteksi berarti terhadap virus HIV. Bila sudah melewati masa jendela namun antibodi tersebut tidak terdeteksi oleh rapid test berarti tidak ada virus HIV dalam tubuh seseorang yang di test tersebut.

    2. Test HIV adalah salah satu test yang menggunakan darah. Ada banyak test lain yang juga menggunakan darah.

    3. Bila hubungan seks berisiko terakhir adalah di Februari 2016 dan di test pada Januari 2017 maka hasilnya bersifat final dan dapat diterima. Obat-obatan tidak mempengaruhi hasil test.

    4. Tidak ada yang perlu dilakukan. Kumpulkan berbagai informasi yang ada, berkonsultasi ke layanan kesehatan yang memiliki layanan HIV agar lebih tenang. Harganya tidak semahal itu. Namun untuk mendapatkannya tetap harus berkonsultasi dengan dokter karena tidak diminum dalam waktu singkat dan mempertimbangkan efek samping yang muncul.

    5. Kemampuan sistem kekebalan tubuh membentuk antibodi tiap-tiap orang berbeda, ada yang cepat, ada pula yang lambat. Kedua kemampuan virus bereplikasi atau memperbanyak dirinya. Semuanya itu mempengaruhi panjang pendeknya masa jendela
  76. Anonymous January 16, 2017
    Salam dok. kemarin suami saya ingin mendonorkan darah namun kata petugas LAB tidak bisa dan malah suami saya di kasih selebaran kertas yg dalam kertasnya di tujukan untuk polo infeksi dengan pemeriksaan oncoprobe Agb. Yg ingin saya tanyakan apau itu oncoprobe Agb?? dan mengapa suami saya diminta periksakan oncoprobe Agb?? Dan hasil pemeriksaan seperti apakah yg menunjukan suami sy positif hiv atau tidak.Mohon penjelasannya.
  77. Salam mbak, oncoprobe adalah salah satu alat test untuk mendeteksi HIV. Kemungkinan dari skrining dicurigai terinfeksi HIV. Pemeriksaan bisa dilakukan menggunakan combo test/CMIA atau rapid test. Silahkan mendatangi fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan HIV untuk mendapat penjelasan dan pemeriksaan lebih lanjut. Anda juga bisa mendatangi klinik Angsamerah, baik yang yayasan atau klinik swasta, dengan membuat janji temu terlebih dahulu.
  78. Anonymous January 19, 2017
    A)Dok pemeriksaan hiv di angsa merah ada berapa metode yg bisa dipilih ?B)Reagen yg digunakan di angsa merah yg generasi berapa ?C)jadwal pemeriksaannya hari apa dan jam brp ?D)apakah di angsa merah bisa anonymous testing?Terima kasih
  79. Salam mas/mbak,
    Untuk yang hasilnya bisa ditunggu kami menggunakan rapid test. Namun bila ingin menggunakan test generasi ke 4, memerlukan waktu 2-3 hari.
    Hasil test yang didapat di Klinik Angsamerah hanya di ketahui oleh tim klinik dan pasien saja, karena bersifat rahasia.

    Ada 2 klinik Angsamerah, yaitu:

    Angsamerah ClinicJl. Johar 6AKebon Sirih, MentengJakarta Pusat 10340
    +62 21 316 0251
    +62 856 8445 709 (sms, wa, line)

    Klinik Yayasan Angsamerah
    Jl. Panglima Polim Raya 6KBlok A, Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12140
    +62 21 724 7676
    +62 812 9056 4940 (sms, wa, line)

    Waktu operasional kami Senin-Sabtu pukul 10.00-19.00 dengan perjanjian terlebih dahulu
  80. Anonymous January 20, 2017
    Dok ak test di hari ke 12 dgn rapid tes, hari ke 115 dgn vct ,hari ke 120 dgn elisa dan western blot dgn semua hasil nr , apakah ini sdh hasil akhir dok ? Apakah perlu tes lg ?
  81. Salam mas/mbak, bila test dilakukan melewati hari ke 84 maka hasil tersebut sudah bersifat final atau hasil akhir
  82. Anonymous January 26, 2017
    Dok, apakah HIV bisa terdeteksi pada saat beberapa jam sblm seorang ibu melahirkan? Pada saat test darah terakhir sebelum persalinan Dan apakah sudah bisa dikatakan positif?
  83. Salam mas/mbak, test HIV untuk bayi yang dilahirkan dari ibu yang HIV positif, baru dapat dideteksi dengan pemeriksaan RNA virus HIV yang memiliki keakuratan diatas 90% bila dilakukan setelah 6 minggu setelah kelahirannya. Namun bisa juga dilakukan pada bayi yang baru saja dilahirkan walau nilai keakuratannya lebih rendah.

    Untuk pemeriksaan dengan menggunakan antibodi baru dapat dilakukan setelah bayi berusia lebih dari 18 bulan. Sebelum itu sistem kekebalan atau antibodi ibu masih mempengaruhi antibodi si anak.

    Semoga jawaban ini cukup jelas untuk anda
  84. Anonymous January 28, 2017
    Dok saya mw tanya .. Kira2 bulan oktober 2016 saya melakukan hubungan beresiko dgan psk.. Namun ketika psk tersebut di tes di lab rumah sakit hasilnya nonteaktiv .. Dan psk tersebut tdk pernah mengalami gejala2 sperti yg sering saya baca di artikel2 .. Apakah bisa di katakan psk tersebut bebas dri hiv dok
  85. Anonymous January 28, 2017
    Dan juga dok saya berhubungan hanya sekali dan tanpa menggunakan kondom... Saya punya riwayat kesehatan sebelum berhubungan dengan psk tersebut sangat sering kena flu.. Apakah dapat dikatakan saya tertular hiv dok .. Soalnya saya takut psk tersebut blm terdeteksi virus hivnya
  86. Anonymous February 3, 2017
    Dokter jika d awal sblum msuk pada fase gejala primer seseorang terdeteksi hiv 15% atau reaktif. Apa jika terapi arv secara teratur dan saat nnti pemeriksaat viraload hiv tidak terdeteksi apakah di pemeriksaan rapid test atau elisa mka mnunjukan reaksi antigen <1% atau no.reaktif?
  87. Salam mas, ketiadaan gejala tidak berarti seseorang tidak terinfeksi HIV. Bila sistem kekebalan tubuhnya masih cukup, gejala yang mengarah infeksi HIV, tidak muncul. Namun bila sistem kekebalan turun maka segala keluhan akan muncul. Yang perlu diyakinkan adalah kontak berisiko terakhir sebelum test. Bila sudah melewati 12 minggu maka bisa dipastikan memang tidak terinfeksi.
    Sering mengalami flu bisa berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh, namun belum tentu disebabkan oleh infeksi HIV.
    Maaf saya kurang mengerti mengenai persentase yang anda maksud, namun saya akan menjawab pertanyaan mengenai test tersebut.
    Bila mengkonsumsi ARV secara teratur, suatu saat viral load tidak terdeteksi. Namun pemeriksaan menggunakan rapid test, Elisa atau alat test lain yang menggunakan antibodi maka hasilnya akan tetap reaktif. Karena antibodi adalah "alat rekam khusus" untuk mengenali kuman tertentu dan menyimpannya sebagai memori.
  88. Anonymous February 7, 2017
    Apakah untuk menentukan masa jendela seseorang adalah daya tahan tubuh seseorang/imun seseorang..berarti yang ditetapkan who adalah orng yg daya tahan tubuhnya tanda kutip lemah/kurang dibandingkan dengan yang lain..dalam kasus yang lain sudah ditemukan window period seseorang 4tahun baru terlihat infeksi dengan kondisi orang tersebut mendonorkan darah ke pmi selama 5tahun dan baru terdeteksi kalau darahnya dalam masallah setelah 5tahun beresiko.apakah alat test laboratorium pada tahin 2000-2005 masih kurang memadai atau kurang sensitifitasnya dibandingkan alat test lab yang dipakai pmi pada tahun 2005 yang digunakan tersebut..pertanyaanya adalah...bagaimana cara membandingkan imun kita yang kuat untuk menentukan window period kita sendiri kalau kita bukan bagian dari <1% pada saat hasil lab 3 bulan dan 6bulan setelah beresiko dinyatakan non reaktive...harap balasan dan jawaban dari dokter bisa menjawab pertanyaan saya...terima kasih...hasil test yang sudah dilakukan adalah mngguke2 nonreaktive...minggu ke6 nonreaktive..minngu ke 11 non reaktive..minggu ke 14 non reaktive..dengan metode rapid elisa dan wb.minggu ke 17 non reaktive dengan metode ab/combo .....
  89. Anonymous February 9, 2017
    Gimana yah dok?dri beberapa dokter yang saya konsultasikan mereka mengatakan masa jendela 2mnggu sudah terdetect dan 3bulan sudah akurat...dan beberapa dokter dan bagian laboratorium mengatakan harus sampai 1 tahun..dikarenakan masa jendela tiap orang beda2..karena pernah kejadian sampai masa jendela 1 tahun terdeteksi...apakah who hanya mengatakan pada umumnya saja dok?sedangkan pernah terjadi kasus yang 1tahun karena mempunyai cd4 yang sangat unik..apakah dengan test cd4 perbulan yg mengalami penurunan perbulannya sudah dipastikan pasien tersebut terinfeksi??mohon penjelasan dri pengalaman dokter sendiri karena saya sampai saat ini masih merasakan gejala2 yang tak kunjung sembuh walaupun saya sudah tidak parno lgi dok...mohon bantuannya dok..dan kalau boleh..saya ingin konsultasi di angsa merah daerah jakarta barat...dengan dokter berpengalaman langsung..terima kasih sebelumnya...
  90. Salam mas/mbak, untuk menentukan masa jendela bukanlah waktu rerata dari pemeriksaan yang akhirnya menunjukkan hasil reaktif setelah virus masuk, namun menggunakan waktu tercepat yang bisa muncul dan waktu terlama dengan menggunakan alat periksa yang ada.saat panduan dibuat dan kondisi tubuh pada umumnya. Jadi bila seperti pada orang umumnya bisa dipastikan masa jendela yang anda alami sama seperti panduan yang ada. Jadi bila anda sudah melakukan test pada minggu ke 14, hasil tersebut sudah bersifat hasil akhir.
    Untuk uji saring yang dilakukan oleh PMI setelah tahun 2000, sudah cukup baik. Namun hanya untuk memilah darah yang memenuhi syarat untuk didonorkan bukan sebagai dasar diagnosa.

    CD4 tidak dapat dijadikan dasar diagnosa infeksi HIV karena CD4 yang turun bisa disebabkan karena kehamilan, infeksi TB, kurang gizi, stress, kelelahan dan lain sebagainya.

    Mohon maaf saat ini Angsamerah hanya memiliki 2 klinik, yaitu Klinik Yayasan Angsamerah di Jl.Panglima Polim Raya Jakarta Selatan Klinik Angsamerah di Jl.Johar Menteng Jakarta Pusat.Silahkan membuat janji temu terlebih dahulu sebelum datang.
  91. Anonymous February 18, 2017
    Dokter, saya mau nanya, tanggal 12 Mei 2016, saya di oral oleh PSK, saya tanggal 04 Feb 2017 test HIV dan hasilnya non reaktif. Selama itu, saya hampir tiap hari minum air anget lemon, pertanyaan saya, apakah hasil test saya sudah final ? karena saya pernah baca di web, air lemon bisa membunuh virus hiv dan meningkatkan kekebalan tubuh. Takut nya karena pengaruh air lemon itu, test tidak bisa mendeteksi virus HIV.Terimakasih
  92. Anonymous February 19, 2017
    Dokter, saya mau nanya Sekitar Tgl 15 Desember 2016 berhubungan beresiko dengan PSK, tanpa menggunakan kondom, saya tanggal 17 Februari test HIV hasilnya non reaktif Dan pada tanggal yang Sama saya cek darah leukosit saya 12.700 tinggi Dan eosinophils 1 rendah. Dan saya juga Ada kelenjar getah bening di ketiak. Apakah Gejala itu membuktikan saya HIV dok? Saya takut Sekali dok karena Ada kelenjar getah Bening di ketiak, tapi hasil HIV non reaktif, saya jadi bingung, ketepatan saya juga Ada benjolan kecil pas di puting payudara saya. Apakah krn benjolan di payudara Ada kelenjar di ketiak. Trimakasih dok.
  93. Salam mas, hasil test bersifat hasil akhir bila sudah melewati masa jendela terpanjang yaitu 12 minggu.
    Sari buah lemon mungkin bisa meningkatkan kekebalan tubuh namun tidak dapat menghambat terjadinya infeksi HIV jadi tidak ada pengaruhnya terhadap hasil test.
    Untuk aktivitas seks berisiko tanggal 15 Desember 2016 belum melewati masa jendela jadi ada baiknya anda memeriksakan kembali setelah melewati masa jendela yaitu 12 minggu.
    Pembesaran kelenjar getah bening tidak bisa membuktikan terinfeksi virus HIV atau tidak. Hanya pemeriksaan darah saja. Bisa jadi pembesaran kelenjar getah bening di ketiak disebabkan infeksi di daerah payudara anda.
  94. Anonymous February 21, 2017
    Hi dok saya mau tanyaakhir tahun 2015 saya tes hiv hasilnya 0.08dan awal febuari 2017 hasilnya 0.027apakah saya terinfeksi?dan kenapa hasilnya bisa meningkatdan apakah orang yang tidak pernah berhubungan sex dites hiv apakah hasilnya 0.00 mohon bantuan penjelasannya terimakasih
  95. Anonymous February 21, 2017
    Terimakasih atas jawabannya dokter, Saya juga berpikir kelenjar getah bening di ketiak krn infeksi Dari payudara, ternyata kelenjar getah bening Ada dileher juga Dok, dokter Sudah memberi obat antibiotic cefspan cefixime 100, Dan saya Sudah tes foto thorax Dan hasilnya normal. Menurut Saran dokter apakah saya harus tes 1 bulan lagi supaya melewati masa jendela atau 3 bulan lagi? Dokter Apa yang harus saya perbuat atau adakah obat untuk menunggu Sampai masa jendela? Trimakasih dokter.
  96. Anonymous February 21, 2017
    Selamat siang dok, mau bertanya, beberapa bulan yg lalu saya melakukan hubungan terlarang menggunakan kondom, namun di bagian pangkal (maaf) penis saya ada bekas lubang jahitan sunat belasan tahun lalu, saya takut lubang tersebut terpapar cairan vaginal perempuan, apakah saya beresiko kena hiv dok? Bagian kepalanya tertutup kondom. Cuma saya ttp khawatir. Makasih dok
  97. Anonymous February 22, 2017
    Selamat sore dok, sayama konsultasi.. Saya prnah melakukan hubungan beresiko kira setahun yg lalu (mungkin lebih) terus saya tes hiv kemarin desember dan hasilnya negativ.. Apakah itu sudah hasil final? Mengingat masa jendela HIV skitar 4 - 12 minggu? Terimakasih, salam sejahtera


  98. Salam mas/mbak, jawaban ini saya gabung bersama disini.
    Mengenai hasil test yang menggunakan combo test atau test dengan analisa kuantitatif, semua angka yang muncul selama hasilnya masih dibatas non reaktif, angka tersebut dapat diabaikan karena angka tersebut hanya menunjukkan reaksi antibodi terhadap potongan antigen yang mirip. Baru akan bermakna bila jumlahnya melewati ambang batas. Hasil tersebut juga tidak pernah menunjukkan angka nol karena setiap orang pernah terpajan berbagai macam virus yang mungkin saja memiliki potongan yang sama namun tidak cukup untuk membentuk antibodi yang terbaca hingga hasilnya reaktif.
    Untuk menegakkan diagnosa HIV memang disarankan untuk melakukan test setelah bulan ke tiga dari perilaku berisiko terakhir. Tidak ada hal khusus yang harus anda lakukan atau di konsumsi. Tenangkan saja diri anda karena dokter yang memeriksa anda akan membantu untuk mencari solusi bersama tentang hasil test anda nanti.
    Bila memakai kondom dengan benar ketika melakukan hubungan seks, maka risiko penularan terhadap HIV sangat kecil bahkan hampir tidak ada. Begitu pula dengan bekas luka yang sudah bertahun – tahun bukan pintu masuk utama virus HIV, kecuali luka tersebut masih basah. Untuk menenangkan hati sebaiknya anda melakukan test sehingga bisa diketahui status HIV anda.
    Bila sudah melakukan test melewati masa jendela terpanjang yaitu 12 minggu maka itu adalah test yang bersifat final.
  99. Anonymous February 26, 2017
    Dok saya mau tanya, kemarin saya pernah datang ke panti pijat plus plus. Disana saya di oral sex tapi menggunakan kondom, dan saya melakukan french kiss serta menjilat puting payudara terapis tersebut. Saat french kiss dan menghisap payudara tidak ada yg berdarah.Saya tidak sampai ML. Hanya oral sex dengan kondom, french kiss, dan hisap puting. Kemungkinan untuk terinfeksi nya bagaimana dok?
  100. Anonymous February 27, 2017
    Siang dokSudah 2 mggu ini saya sudah melakukan hub.beresiko dengan psk 5x (3 org yg berbeda) tapi pada hub.1 dan ke 2 saya tidak keluar sperma katanya tahan lama krn lawannya tidak kuat dan pada hub.ke 3 dan 4 bisa keluar sperma dan pada hub.ke 5 saya tidak pake kondom karna tidak keluar2 sperma nya jadi saya lepas kondom dan bisa keluar sperma nya akhirnya,menurut dokter apakah saya harus test HIV secepatnya?? Dan apakah saya terkena hiv?? Belum ada gejala
  101. Salam mas, penggunaan kondom yang konsisten saat hubungan seks, tidak hanya saat penetrasi tetapi juga saat oral seks, maka risiko penularan HIV rendah. Tetapi masih ada risiko penularan infeksi menular seksual lain lewat ciuman. Tetapi penggunaan kondom yang tidak konsisten, kondom lepas atau bocor maka ada risiko tertular virus HIV. Namun untuk pemeriksaan yang terbaik adalah setelah melewati masa jendela terpanjang yaitu 12 minggu. Orang dengan HIV bisa saja tidak menunjukkan gejala apapun bila sistem kekebalan tubuhnya masih cukup. Jadi untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi atau tidak hanya dengan pemeriksaan darah saja.
  102. Anonymous February 28, 2017
    Selamat sore,Saya pd bulan december 2016 divonis terkena tb paru,pd awalnya saya demam, panas dan sakit kepala selama 4 hari,hari ke5 sy putuskan untuk masuk ugd karena sakit kepala saya tidak kunjung hilang meski panas badan saya sudah normal dan ditambah batuk.setelah itu dilakukan rontgen thorax dan saya divonis tb dan dirawat selama 3 hari tetapi tidak ada anjuran untuk test lain dr rumah sakit.dan pengobatan tb saya sdh berjalan hampir 3 bulan hingga skrg,selama setelah keluar dari rumah sakit kondisi saya sudah jauh membaik.tetapi kondisi saya pd bbrp hari ini menjadi sedikit mual,mungkin karena saya sangat cemas terinfeksi oleh HIV setelah saya membaca artikel2 tentang kaitan tb paru dan HIV.mungkinkah kecemasan saya yang berlebiham menyebabkan penurunan kondisi badan?dan haruskah saya di test HIV segera?
  103. Salam mas/mbak, memang TB berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh. Jadi orang dengan sistem kekebalan tubuh rendah cenderung mudah terkena TB. Salah satu penyebab kekebalan tubuh turun adalah infeksi HIV. Jadi memang disarankan bagi mereka dengan infeksi TB untuk memeriksakan status HIV nya juga.
  104. Anonymous February 28, 2017
    Tapi apakah memang normal dok,dokter paru saya tidak merekomendasikan saya untuk melakukan test hiv?saat masuk ugd dan sebelum dirawat belum dilakukas tes tersebut?saya benar2 cemas melihat artikel2 yg ada walaupun saya tidak melakukan praktik free sex,drugs,atau perbuatan beresiko lainnya.apakah peluangnya juga ada?
  105. Anonymous February 28, 2017
    Terimakasih dok atas jawabannya,Tetapi bagaimana risiko dari ciuman? Waktu itu, keadaan mulut saya dan pemijat dalam kondisi tidak ada darah atau sariawan. Sebelumnya dia juga baru selesai mandi. Apakah hiv bisa menular lewat air liur?
  106. Salam mas/mbak, memang sebaiknya setiap yang terinfeksi TB diperiksa status HIV. Namun hal ini kembali kepada kebijakan setiap fasilitas kesehatan. Bila anda tidak membuat tattoo, membuat tindik di tempat yang berisiko, melakukan hubungan seks tanpa kondom, memakai narkoba suntik, memang tidak ada risiko tertular HIV.Ciuman tidak berisiko menularkan HIV karena virus yang ada tidak cukup untuk menularkan.
  107. Anonymous March 3, 2017
    Siang dok..apakah pernah ada yang berubah dok?dari hasil test 3bulan non reaktive test bln ke 4 non reaktiv lalu pada bulan ke5 non reaktiv juga dan pafa bulan ke 6 akan berubah positive dok?mohon pencerahannya yah dok..makasih..
  108. Selamat siang, ditempat kami belum atau tidak menemui kasus tersebut
  109. Anonymous March 5, 2017
    Terimakasih atas jawabannya dok, kalau saya melakukan ciuman dan oral sex dengan kondom (kondom aman dan tidak bocor/lepas) apakah saya harus test HIV dok?
  110. Salam mas, bila kuatir dengan status HIV anda, maka saran saya adalah memeriksakan diri. Memang ada baiknya bila anda aktif secara seksual untuk melakukan pemeriksaan IMS secara rutin
  111. Anonymous March 8, 2017
    Siang dok. Saya pelaku homoseksual. Dalam kehidupan seksual saya sama sekali tidak pernah anal seks. Kegiatan seks yg saya lakukan hanya kissing, licking, cuddling dan penetrasi lewat paha ( maaf yaitu penis dimasukkan ke dalam paha saya ). Terakhir kali saya melakukan kegiatan seks seperti diatas sekitar pertengahan atau akhir bulan januari 2017. Dan saya baru test VCT tgl 12 Februaru 2017 kemarin, hasil testnya menyatakan 1.reaktif 2.non reaktif 3.non reaktif 4.indeterminate. Dan saya diwajibkan test vct sebulan kemudian. Yg mau saya tanyakan, apa kegiatan seks yg saya jelaskan diatas dapat menularkan virus hiv? Saya menjadwalkan test vct lagi tgl 14 maret 2017 ini. Jadi kalau test vct tgl 14 maret ini, apa saya sudah melewati masa periode jendela? Kemudian saya sering mensugesti diri untuk tetap sehat dan selalu berdo'a kepada Allah swt untuk tdk stress dan tidak terlalu kepikiran. Apakah stress yg berlebihan dapat memicu virus hiv berkembang? Mohon jawabannya yah dok.
  112. Anonymous March 8, 2017
    Dok pada tanggal 4 april 2016 saya memberi oral dan menelan spermanya lalu pada tanggal 18 oktober 2016 saya mendapatkan penyakit muncul ruma merah seperti campak apakah itu campak atau hiv?
  113. Salam mas, tindakan berisiko untuk tertular HIV adalah hubungan seks anal dan dari oral seks. Jadi bila tidak ada perilaku tersebut maka tidak ada risiko penularan.
    Stres sendiri dapat menyebabkan berbagai macam keluhan, seperti demam, gangguan saluran cerna, dan masih banyak lagi. Keluhan tersebut bisa menyerupai penyakit apa saja. Jadi untuk HIV tentu harus dipenuhi syarat penularan suatu penyakit infeksi.

    Ruam yang disebabkan campak atau yang muncul karena penurunan kekebalan tubuh pada HIV. Cara membedakannya hanya dengan pemeriksaan darah.
  114. Anonymous March 11, 2017
    Terima kasih dokter untuk jawabannya.
  115. Anonymous March 12, 2017
    Dok saya mau tanya ada kemungkinan ngga window periode lebih dr 6th, saya sakit tenggorokan dan dimulut saya ada candida, rs merujuk saya utk test hiv , hasil saya negatif menggunakan rapid test. sebelumnya saya melakukan prilaku beresiko 6th lalu setelah itu tidak pernah lagi. pada tahun ke 3, tahun ke4 dan tahun ke 5 saya melakukan test hiv menggunakan rapid test th 3, elisa tahun ke4, elisa th ke 5. tgl 9 feb sy test cd4 hasilnya 496, cd4% 29, apkah saya masih ada kemungkinan terkena hiv.
  116. Anonymous March 12, 2017
    Dok saya mau tanya ada kemungkinan ngga window periode lebih dr 6th, saya sakit tenggorokan dan dimulut saya ada candida, rs merujuk saya utk test hiv , hasil saya negatif menggunakan rapid test. sebelumnya saya melakukan prilaku beresiko 6th lalu setelah itu tidak pernah lagi. pada tahun ke 3, tahun ke4 dan tahun ke 5 saya melakukan test hiv menggunakan rapid test th 3, elisa tahun ke4, elisa th ke 5 hasil non reaktif. tgl 9 feb sy test cd4 hasilnya 496, cd4% 29, apkah saya masih ada kemungkinan terkena hiv.
  117. Anonymous March 13, 2017
    Siang dok. saya pelaku homoseksual yg 5 hari lalu mengirimkan pertanyaan. saya sudah test vct hiv tanggal 12-02-2017 dengan hasil :1. Reaktif 2.Non Reaktif 3. Non Reaktif 4. Indeterminate. nah saya sudah test vct hiv kembali tanggal 12-03-2017 dengan hasil yg sama, yaitu :1. Reaktif 2.Non Reaktif 3. Non Reaktif 4. Indeterminate. dari tempat test vct saya sama sekali tidak ada info dasar mengenai test hiv, ini yg membuat saya cemas dan stress dalam menerima hasil test. yg mau saya tanyakan bagaimana sebenarnya penjelasan tentang hasil test vct hiv yg menunjukan hasil " Indeterminate "? karena jika saya googling, banyak sekali info yg saya terima dan saya takut salah mengambil informasi. mohon dijelaskan dengan baik hasil test hiv " Indeterminate " yah dok. mohon maaf jika saya salah dalam mengajukan pertanyaan. terima kasih
  118. Anonymous March 13, 2017
    Siang dr. Adiyana Esti. saya pelaku homoseksual yg 5 hari lalu mengirimkan pertanyaan. saya sudah test vct hiv tanggal 12-02-2017 dengan hasil :1. Reaktif 2.Non Reaktif 3. Non Reaktif 4. Indeterminate. nah saya sudah test vct hiv kembali tanggal 12-03-2017 dengan hasil yg sama, yaitu :1. Reaktif 2.Non Reaktif 3. Non Reaktif 4. Indeterminate. dari tempat test vct saya sama sekali tidak ada info dasar mengenai test hiv, ini yg membuat saya cemas dan stress dalam menerima hasil test. yg mau saya tanyakan bagaimana sebenarnya penjelasan tentang hasil test vct hiv yg menunjukan hasil " Indeterminate "? karena jika saya googling, banyak sekali info yg saya terima dan saya takut salah mengambil informasi. mohon dijelaskan dengan baik hasil test hiv " Indeterminate " yah dok. mohon maaf jika saya salah dalam mengajukan pertanyaan. terima kasi
  119. Salam mas sekalian, saya akan mencoba menjawab pertanyaan anda semua.
    Masa jendela HIV saat ini ada di rentang waktu 4-12 minggu dari kontak berisiko terakhir. Jadi bila sudah melakukan test di tahun ke 3, 4 dan 5 berarti sudah cukup membuktikan anda tidak terinfeksi dari perilaku berisiko 6 tahun yang lalu.
    Bila anda mengalami gejala tertentu, ada baiknya anda memeriksakan diri mencari penyebabnya karena setiap penyakit memerlukan pemeriksaan tertentu untuk menegakkan diagnosa, begitu pula dengan HIV.
    Penurunan CD4 belum tentu disebabkan oleh infeksi HIV. Ada penyakit atau keadaan tertentu yang menyebabkan jumlah CD4 menurun seperti infeksi TB, kehamilan.

    Memang hasil indeterminate cukup membingungkan. Oleh karena itu perlu berkonsultasi dengan dokter untuk membantu menelusuri faktor risiko. Selain itu perlu dilakukan test dengan metode yang lain untuk melihat apakah hal ini terjadi karena alat terlalu sensitif sehingga pembacaan menjadi positif palsu atau anda dalam masa pembentukan antibodi. Menurut saya lebih baik anda berkonsultasi langsung dengan dokter supaya anda mendapat jawaban yang jelas.
  120. Anonymous March 14, 2017
    Terima kasih dr. Adiyana Esti untuk jawabannya.
  121. Anonymous March 14, 2017
    salam dr, saya ingin bertanya adakah aktiviti massage and hand job akan menyebabkan dijangkiti hiv? saya ada membuat ujian hiv 4 generation (ag/ab) CMIA. pada hari ke 26, 72, 91, 131 dan 141, melepasi window period. adakah saya benar2 bebas dari hiv?
  122. Salam somebody, pijat atau massage dan hand job bukan faktor risiko penularan terjangkit virus HIV. Jika anda sudah melakukan pemeriksaan HIV pada hari ke 141 selepas window period dan hasilnya non reactive berarti anda tidak terinfeksi virus HIV saat ini
  123. Anonymous March 15, 2017
    terima kasih dr atas balasan info
  124. Anonymous March 16, 2017
    asslam dok. sy kmrn smpt ikut screening dngn rapid. hslny reaktif.kmdian d tes pake elisa hslny nr.. 3bln lbh kmudian sy pke elis lg hsilny nr..sthun kmudian d rapid lg hslny reaktif. sy mau tnya dok,kra2 apa yg mmpngruhi shingga hslny rapidny bgtuh. sblmnya sy mrasa sdh puas krn sy sndiri tdkk prnah mlkukan hbngn beresiko.begitu pula dngan suami.krn kami tahu bahayanya.. skrg sy sngt stres dngn hsil dmkian dok.mhon pcnrahannya. trimakasih
  125. Salam mbak, bila hasilnya meragukan seperti itu, saran saya adalah test kembali dengan metode yang berbeda dari kedua metode tersebut kemudian diikuti dengan mendeteksi ada atau tidaknya virus HIV dengan metode PCR. Sebaiknya seluruh test tersebut didampingi atau dilakukan dengan berkonsultasi dengan dokter.
  126. Anonymous March 20, 2017
    Maaf dok mau tanya apa bedanya tes vct di Puskesmas ama di RS soalnya temen saya kalo test di Puskesmas positif tapi pas di tes di RS negatif makasih
  127. Salam mas/mbak, seharusnya tidak ada perbedaan antara kedua fasilitas kesehatan tersebut. Mungkin disebabkan waktu apakah ada dalam rentang masa jendela atau tidak. Memang untuk lebih jelasnya anda bisa bertanya pada dokter yang memeriksa.
  128. Anonymous March 23, 2017
    Malam dok, beberapa bulan lalu sy pernah test hiv dan hasilnya reaktif. apakah hasil itu bs berubah dok ..? Terima kasih
  129. Anonymous March 23, 2017
    Dok saya baru test lab hasil nya tpha reaktif 1:5120 dan vdrl reaktif 1:16,apakah itu sudah parah dok dan apa masih bs di sembuhkan dok,dan perlu waktu berapa lama waktu penyembuhan nya dok
  130. Anonymous March 23, 2017
    Dan pasangan saya tpha reaktif 1:2560 dan vdrl reaktif 1:8
  131. Anonymous March 23, 2017
    Butuh waktu berapa lama kami bs sembuh dok,dan apa tpha dan vdrl bisa non reaktif dok,dan apabila vdrl sudah non reaktif tp tpha masih aktif apa kita sudah sembuh dan sudah bs donor kan darah atau blm dok
  132. Salam mas/mbak, hasil pemeriksaan HIV reaktif tidak berubah menjadi non reaktif. Bila anda masih ingin membuktikan hasil tersebut silahkan memeriksakan dengan menggunakan test yang lain. Sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter di layanan HIV seperti di Puskesmas, RSUD, klinik Angsamerah untuk membantu anda melakukan tindakan selanjutnya.

    VDRL dan TPHA adalah alat test untuk sifilis. Selama penyakit tersebut masih berespon terhadap pengobatan dan obat diberikan secara tepat, maka masih ada peluang untuk terjadi kesembuhan. Umumnya setelah dilakukan pengobatan maka akan terlihat reaksi penyembuhan, gejala mulai menghilang secara perlahan. Namun TPHA dapat bertahan bertahun-tahun jadi tidak lolos skrining ketika melakukan donor darah. Untuk lebih jelas mengenai sifillis, saya melampirkan tautan berikut
    http://blog.angsamerah.com/the-silent-syphilis/
  133. Anonymous March 26, 2017
    dok.. masa jendela itu sampai berapa tahun ? saya baca di artikel2 bisa sampe 5-10 tahun . trims
  134. Anonymous March 27, 2017
    Dok mau tanya pada tggl 13 februari 2017 saya melakukan hubungan beresiko dengan pasangan saya dan pada tggl 17 maret saya test hiv hasilnya nonreaktif apakah dokter ada kasus yg merubah dr nonreaktif ke aktif, itu saya cek 32 hari setelah melakukan hubungan yg beresiko, karna saat ini ditangan saya ada semacam ruam tp samar2 saya sangat khawatir sekali, terimakasih dok
  135. Anonymous March 28, 2017
    Hari ini klinik angsa merah buka gk ?
  136. Salam mas/mbak, masa jendela yaitu (masa antara masuknya virus sampai tubuh membentuk antibodi yang dapat dideteksi alat periksa) berkisar antara 4-12 minggu sedangkan masa inkubasi (masa dari masuknya virus hingga menimbulkan menimbulkan gejala) bisa berkisar hingga 5-10 tahun. Jadi artikel tersebut mungkin menceritakan masa inkubasi.

    Mengenai perubahan hasil test anda perlu dipertimbangkan bagaimana hasil test partner anda, risiko penularan. Ruam yang timbul bisa disebabkan oleh banyak hal seperti alergi, iritasi dan yang lainnya jadi silahkan anda berkonsultasi dengan dokter anda.

    Klinik Yayasan Angsamerah buka senin-Jumat pukul 10.00-19.00Angsamerah Clinic buka Senin-Sabtu pukul 10.00-19.00.Bila ingin datang untuk berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan silahkan anda membuat janji temu terlebih dahulu.
  137. Anonymous April 2, 2017
    Kalo tgl merah hari biasa Angsa merah buka gk? Soalnya saya bisa nya Kalo libur tgl merah saja
  138. Anonymous April 2, 2017
    Selamat siang, dapatkan ciuman mulut dan handjob menularkan hiv? Bila handjob pada saat tangan ada bekas luka kecil koreng yang mengering apakah bisa menjadi media penularan? Brp persen kasus dok jika test hiv dilakukan 45 hr setelah tindakan beresiko (masi masa jendela 4-12 minggu) berubah dr non reaktiv menjadi reaktif? Terima kasi dok
  139. Anonymous April 3, 2017
    Apakah semua tempat pemeriksaan test hiv menggunakan hiv test generasi keempat? Terima kasih
  140. Salam mas/mbak, mohon maaf bila Klinik Angsamerah belum bisa membuka layanan saat hari libur.

    Mengenai alat test tidak semua menggunakan generasi ke empat namun cukup memadai untuk mendeteksi infeksi HIV.

    Ciuman dan rangsangan dengan tangan tidak berpotensi untuk penularan. Tidak ada kepastian berapa persen akan terjadi perubahan saat melakukan test berikutnya.
  141. Anonymous April 4, 2017
    Selamat malam dok,Dok saya melakukan test hiv pada saat sebulan saya terkena herpes zoster (tapi luka sudah kering dan mengelupas). Apakah mempengaruhi hasil test tersebut dok?
  142. Anonymous April 5, 2017
    Dok saya mau bertanya saya melakukan perilaku beresiko dok dengan menggunakan kondom dok dan saya sudah tes hiv 3 kali yaitu 5, 80, 94 hari setelah perilaku beresiko dengan rapid test dan hasil non reaktiv dok, tapi skrg saya malah kencing darah dan mengeluarkan nanah seperti gonore dok, pertanyaannya, apakah seseorang yg terkena gonore sudah dipastikan terkena hiv dok? Sedangkan saya sudah melakukan test hiv 94 hari setelah perilaku beresiko hasilnya non reaktiv dok mohon penjelasannya dok? Terima kasih
  143. Salam mas/mbak, pemeriksaan HIV tidak terpengaruh oleh situasi penyakit tertentu seperti herpes karena yang diperiksa adalah antibodi khusus untuk HIV. Jadi bila test tersebut dilakukan melewati 12 minggu maka hasilnya dapat diterima sebagai hasil akhir.

    Seseorang yang menderita suatu infeksi menular seksual seperti gonorrhea tidak secara otomatis terinfeksi oleh HIV namun memiliki potensi tertular lebih besar dari mereka yang tidak menderita infeksi apapun.
  144. Anonymous April 13, 2017
    Mf mau tanya sdkit...Kalo tes HIV dngan SD HIV 1/2 3,0 menunjukan hasil samar-samar pda daerah Tes (T1)...Sudah di ulang dngan tes yg sma, dan hsilx pun tetep samar-samar...Apakah itu dpat dinyatakan positif atau negatif..
  145. Salam mas/mbak, bila dengan 1 alat test selalu menunjukkan gambaran yang samar maka harus dilakukan dengan alat test yang lain atau dengan metode yang lain. Bila 2 dari 3 metode test menyatakan positif maka hasilnya adalah reaktif
  146. Anonymous April 20, 2017
    Nah dok terus kenapa saya bisa terkena gonore dok memang saya melakukan dengan pasangan saya dok setelah melakukan 5 hari kemudian saya kencing berdarah dok dan pasangan saya pun mau untuk tes hiv, sifilis, dan gonore tetapi hasilnya negatif dok, pertanyaannya apakah bisa terkena gonore dok selain berhubungan sex? , dan pasangan saya sudah tes dan hasilnya negatif semua dok apakah itu hasilnya bisa salah dok mohon penjelasannya dok
  147. Anonymous April 22, 2017
    Salam doc saya ad buat test hiv selepas 5 bulan melakukan aktiviti berisiko dan result nya non reactive, soklannya adakah saya bebas hiv kerana saya sering keletihan sejak itu....
  148. Anonymous April 25, 2017
    Dokter, saya ingin bertanya, saya sudah melakukan test dengan metode rapid, setelah 3 bulan prilaku berisiko, dan hasilnya Non Reaktive. kemudian tiga bulan kemudian saya test lagi menggunakan metode rapid dan hasilnya Non Reaktive juga. pertanyaanya saya, apakah saya sudah dapat dinyatakan negative dari HIV ? apakah saya perlu memerikasakan diri kembali ? butuh berapa lama orang dinyatakan bersih atau clear dari virus tersebut ?soalnya saya banyak membaca yang meragukan tentang metode ini.jawaban dokter sangat saya tunggu serta saranya.Terimakasih
  149. Anonymous April 25, 2017
    Halo dokter, sy baru selesai berhubungan intim tanpa pengaman sehari yg lalu tepatnya tgl 24 kmren. sy hrs nunggu brp lama untuk bisa tes vct? mohon penjelasannya dokter. terima kasih
  150. Salam mas/mbak, ada peluang sekitar 5% tertular gonore dari kontak dengan cairan tubuh yang mengandung kuman gonore selain dari hubungan seksual. Test HIV yang dilakukan 5 atau 6 bulan setelah aktivitas berisiko maka dapat disimpulkan anda tidak terinfeksi. Keletihan bisa disebabkan oleh banyak hal, silahkan anda memeriksakan diri anda ke dokter. Orang dinyatakan tidak terinfeksi bila dilakukan test setelah melewati masa jendela terpanjang yaitu 12 minggu dari aktivitas berisiko.
  151. Anonymous April 25, 2017
    Tq doc atas penarangan, tp doc selepas 2 minggu saya lakukan aktiviti berisiko tubuh saya sering letih lesu dan tekak saya selalu perit keringat malam dan muncul biji air... selepas 5 bulan saya lg test hiv pada bulan yg ke 10 selepas aktiviti berisiko dan result nya negatif adakah saya benar2 bebas dari hiv dan perlu ulangi test darah slps ini?
  152. Salam mas/mbak, bila tidak ada aktivitas berisiko setelah 5 bulan maka hasil pemeriksaan anda bersifat hasil akhir atau sudah final bahwa anda tidak terinfeksi virus HIV saat ini
  153. Anonymous April 27, 2017
    Dok saya mau donor darah namun di tolak sama PMI terus saya disuruh datang ke Unit PMI untuk menyakan kenapa saya ditolak. saya diperilahat kan kertas informasi IMLTD HAsil Analisa ELISA untuk HBsAG, HCV dan Sypilis hasilnya non reaktif namun untuk HIV Reaktif 1.05 1390XC. apa saya sudah kena HIV Dok. Saya tidak pernak berhubungan selain sama istri dok.
  154. Salam mas, test di PMI bersifat uji saring cepat sehingga perlu dilakukan test lain untuk konfirmasi apakah anda terinfeksi atau tidak. Saran saya silahkan anda datang ke layanan HIV di fasilitas kesehatan terdekat atau ke klinik Angsamerah untuk berkonsultasi dan melakukan konseling untuk test yang menguatkan pernyataan tersebut.
  155. Salam mas, test di PMI bersifat uji saring cepat sehingga perlu dilakukan test lain untuk konfirmasi apakah anda terinfeksi atau tidak. Saran saya silahkan anda datang ke layanan HIV di fasilitas kesehatan terdekat atau ke klinik Angsamerah untuk berkonsultasi dan melakukan konseling untuk test yang menguatkan pernyataan tersebut.
  156. Anonymous April 30, 2017
    Tq doc sudah setahun saya tidak lena tidur malam kerana resah adkah saya hiv tp alhamdullilah selepas test darah 5 bulan selepas aktivi berisiko non reaktif... adakah saya dijangkiti penyakit lain selain dr hiv kerana sering sakit tekak dan letih lesu doc
  157. Anonymous April 30, 2017
    Dok, apakah di Indonesia sudah ada pemeriksaan HIV generasi 4? trims
  158. Salam mas, lesu, demam, sakit tenggorokan bisa disebabkan penyakit lain, jadi silahkan anda memeriksakan diri ke dokter untuk mencari penyebab dan mendapatkan pengobatan. Di Indonesia sudah ada pemeriksaan HIV generasi keempat, salah satunya HIV combo atau CMIA.
  159. Anonymous May 2, 2017
    Malam dok.apakah di angsamerah pernah terjadi false negative?
  160. Anonymous May 3, 2017
    Salam dok,Apakah HPV yg sedang diderita seseorang dapat memengaruhi hasil tes HIV? Thx
  161. Anonymous May 3, 2017
    Salam dok.Saya tela tes hiv setela 3bulan beresiko, tapi hasil tes saya negatif...Apaka ada lajutan tes untuk 3bulan lagi dok?
  162. Anonymous May 4, 2017
    Yang saya baca test hiv jika melakukan seksual aktiv lebih baik 1tahun sekali test regular..karna daya tahan tubuh berbeda..silahkan baca di forum.poz dan klik i just tested positive..disitu tertulis banyak kasus yang membuat saya tercengang dikarenakan mereka test hiv 3bulan positive setelah beresikk dan ada yang 5taon beresiko terkena hiv.diharapkan untuk menjaga2 jika hasil akan berubah dan dapa t dilakukan pencegahan untuk menjadi aids.Mohon maap saya tidak mempercayai window period itu 3vulan dan 6 bulan..memang ada yang 3bulan setelah beresiko akan terlihat positive dan namun ada yang terlihat negative palsu...dikarenakan daya tahan dan gen seseorang yang unik...ini sangat membuat saya bingung.harap pencerahannya yah dok...
  163. Salam mas/mbak sekalian, false negatif yang didapat saat test di klinik Angsamerah biasanya karena masih dalam masa jendela. Namun setelah waktu itu dilewati maka hasilnya sesuai dengan keadaan, artinya bila terinfeksi hasilnya akan reaktif, bila tidak terinfeksi hasilnya akan non reaktif.

    Infeksi virus lain seperti HPV, HSV, flu tidak mempengaruhi hasil test karena yang diperiksa adalah antibodi spesifik untuk virus HIV.

    Silahkan bagi anda yang tidak mempercayai teori tentang masa jendela. Selain masa jendela ada masa inkubasi yang memiliki pengertian berbeda. Masa jendela adalah masa dari masuknya virus sampai tubuh memiliki antibodi terhadap virus tersebut yang dapat dideteksi oleh alat. Sedang masa inkubasi adalah masa masuknya virus sampai seseorang itu menunjukkan gejala tertentu dari infeksi virus tersebut. Nah masa inkubasi bisa berlangsung bertahun-tahun tergantung daya tahan tubuh seseorang. Sedang masa jendela tidak bergantung oleh daya tahan tubuh.
  164. Anonymous May 5, 2017
    Oke makasih penjelasannya dokter..bukan saya tidak mempercayai window period itu 3bulan atau 6bulan dokter...karena kemungkinan yang dokter katakan itu bahwa setiap manusia mempunyai daya tahan tubuh berbeda2 walaupun terjadinya paparan dan virus masuk dapat dikatakan dengan vl yg rendah atau dapat dikatakan undetect jika kita menggunakan hiv pcr rna karena adanya batasan2 yang dikatakan nilai tertentu tidak melebihi batas value metode tersebut..sehingga virus trsb undetected...walaupun kita menggunakan test hiv antibody dan dikatakan tubuh kita ada yang memproduksi cr5 untuk melwan virua tersebut sehingga virus tersbut tidak dapat mereplikasi dalam jumlah banyak ataupun lambat...sehingga ada yang masa jendela nya agak panjang sampai tahunan karena adanya yg gen unik jika kita terjadi paparan...maap yah dok..disitu yang membuat saya bingung terjadinya paparan ada yang terjadi kasus di forumpozz yg dikatakan bahwa melakukan test antibody hiv..dan oral swaap quick hiv ternyata negative dan stelah bulan ke 13 dilakukan test ulang ternyata positive...dan juga ada kasus yang bertaon2 baru terjadi positive padahal tidak melakukan hal beresiko pada saat melakukan test tersebut..apakah mereka melakukan peyangkalan dok?dan apakah ada tipe2 virus yg berbeda2 dok sehingga terjadinya masa jendela yang panjang?apakah setiap hal beresiko itu mempengaruhi masa jendela..seperti homoseksual..heteroseksual..dan resiko vaginal..sehingga mempengaruhi masa jendela hiv tersebut..maap dok..saya terlalu banyak nanya...karena melihat begitu banyak kasus yg berbeda2 membuat saya tidak percaya kalau masa jendela itu 3bulan sampai 6bulan...apakah alat test yg dipakai tidak valid dok..padahal terjadi di uk.usa.kanada dan berbagai negara dok...karena forum khusus hiv an aids..saya rasa dokter mngkin tau forum tersebut...dan saya bukan mengambil kesimpulan tidak berdasarkan fakta2..karena menurut saya ilmu kedokteran itu ilmu yg tidak pasti...dokter tidak akan tahu penyebabnya jika kita tidak memberikan informasi2...mungkin menurut saya kalau masa jendela itu 3 bulan dan 6 bulan jika nonreaktive maka dikatakan negative menurut who dan kalau seandainya dalam 1 tahun hasil berubah maka dokter akan mengatakan pasti orng tersebut melakukan hal beresiko lagi...karena yang saya tanyakan kepada dokter2 di jakarta ada yang mengatakan 1taun.dan tiap taun harus cek karena sekali melakukan hal beresiko maka anda tetep beresiko...itu yabg dikatakan dokter2..dan ada yang mengatakan 3bulan sudah valid..apakah tiap konselor memiliki pandangan bahwa masa jendela itu 3 bulan atau 6bulan..mohin pencerahannya dokter...karena mungkin bagi saya lebih baik melakukan pencegahan drpd kt tidak tau melakukan hub intim pada pasangan kita sndiri...setelah kta mengikuti pedoman who...makasih atas waktunya dan mohin dibalas yah dokter...
  165. Anonymous May 5, 2017
    Satu lagi dokter...apakah mungkin jika virus hiv masuk kedalam tersebut tiap manusia akan memproduksi antibody hiv sehingga pada saat di test maka antibodyhiv akan kedetect..maap yah dokter...mungkin tidak pada tubuh manusia jika terjadi paparan tubuh manusia tersebut akan lama membhat antibody sehingga pada saat di test hasilnya non reaktive..setau saya hasil test hiv pada saat dlu kala jika kita test tidak ada virus tersebut maka dikatakan negative dok...tpi skrng non reaktive.sehinnga tubuh kita dikatakan belum tentu negative dri virus..ini yang banyak diperdebatkan di luar soal masa jendela 3bulan..karena smeuanya tidak memiliki kesamaan atas masa jendela pada tubuhnya masing2 pada saat terjadi paparan...dan tiap dokter mengatakan hal2 yg berbeda soal masa jendela padahal dokter tsb sudah bergelar profesor dok...maap yah dok sekali lagi.saya bertanya terlalu banyak dan mohon maap jangan tersinggung yah dok...karena mngkin saya terlalu banyak liat forum tersbut dan saya mempelajari masa jendela kasus tiap kasus orng tersebut dok...makasih atas penjelasan seblumnya...mohon maaf sebelumnya yah dok...
  166. Anonymous May 5, 2017
    Mohon maap sekali lagi dokter adiyana...saya mau nanya untuk test viral.load hiv dan cd4 di angsa merah berkisar harga berapa..dan apakah saya harus membawa surat rujukan jika hasil saya masih non reaktive untuk melakukan test VL dan CD4..makasih banyak..jika tidak keberatan mohon info harganya yah dok...
  167. Anonymous May 6, 2017
    Salam dok.apakah mungkin masa inkubasi terlihat sebelum periode jendela(sebelum 3 bulan)?
  168. Anonymous May 10, 2017
    Dok mohon penjelasannya dok...apa memang benar yah doj semua nya dok
  169. Salam mas/mbak sekalian, mengenai masa jendela kami menggunakan prosedur standar yang dikeluarkan oleh WHO dan kementerian kesehatan mengenai pemeriksaan HIV. Alat test yang kami gunakan pun sama seperti yang dikeluarkan oleh dinas kesehatan setempat. Perbedaan pendapat ini mungkin terjadi karena perbedaan penggunaan prosedur standar saja. Mungkin profesor atau dokter tersebut memiliki prosedur standar dari tempat lain yang berbeda dengan yang kami gunakan. Silahkan anda bisa memilih yang anda yakini. Saran saya selain melihat di forum, anda perlu melakukan konsultasi pada fasilitas kesehatan yang memiliki pengalaman dalam melakukan layanan HIV seperti puskesmas, RSUD, RSPI Sulianti Saroso, klinik Angsamerah untuk mendapat penjelasan yang lengkap.

    Mengenai harga pemeriksaan CD4 dan viral load bisa dilihat pada tautan berikut http://angsamerah.com/klinik-yayasan-tarif

    Masa inkubasi untuk HIV bisa muncul dari minggu ke 2 setelah infeksi sampai 10 tahun kemudian.
  170. Anonymous May 10, 2017
    selamat Malam Dok, saya sebulan lalu cek darah menggunakan 3 metodeyang1 CMIA hasilnya Reaktif 2. Immunokromatografi hasilnya Non Reaktif 3. Metode ELFA hasilnya Non ReaktifApa kira kira saya positif atau negatif Dok, Terima kasih ya Dok
  171. Anonymous May 11, 2017
    Sorry doc saya dr malaysia tp saya senang bertanya masalah saya dgn doc, saya ad review background doc dan ternyata doc mmg berpengalaman dlm bidang penyakit hiv dan tb, seperti soklan saya sebelum ini, saya ad hub sexsual dgn pelacur pada awal disember 2015 dan 2 minggu selepas itu saya sakit seperti kurang selera makan batuk dan selsema, saya jd runsing dan takut dan ambil keputusan utk test hiv pada akhir February 2016dan result nya negative, saya skali lg test hiv pada awal may 2016 dan result nya non reaktif.... rama teman2 saya bilang saya sudah tidak terinfeksi hiv tapi saya masih lg takut dan resah serta risau adkah saya masih lg terinfeksi atau tidak kerana saya tidak dapat lupakan psl hiv ini. Adakah saya perlu berjumpa pakar atau tidak kerana saya malu untuk meluahkan perasaan saya doc
  172. Salam mas/mbak, untuk memastikan hasil test anda, sebaiknya melakukan sekali lagi test dengan metode lain. Bila hasilnya non reaktif maka anda tidak terinfeksi HIV. Bila hasilnya reaktif lakukan test kembali 3 bulan kemudian dengan minimal 3 metode untuk memastikan.

    Terima kasih untuk apresiasi anda dari negeri Malaysia untuk kami dari Klinik Angsamerah. Bila anda sudah melakukan test 3 dan 6 bulan selepas aktivitas risiko, dan hasilnya negatif, artinya anda tidak terinfeksi. Bila anda masih kuatir tentang infeksi HIV, lebih baik anda berkonsultasi dengan pakar mengenai HIV agar mendapatkan informasi yang lebih jelas dan membuat anda tenang.
  173. Anonymous May 12, 2017
    Salam dok.apakah mungkin jika melakukan hubungan badan dengan pengidap hiv tetapi tidak tertular?
  174. Anonymous May 13, 2017
    Tq doc atas penerangan anda, untuk makluman doc saya ad berjumpa dgn doc di sini tetapi keliru kerana beliau memberitahu kepada saya yang saya perlu tunggu hingga 2 tahun untuk hiv kalau resultnya negative baru la saya benar2 bebas dari hiv, adakah benar begitu doc?
  175. Anonymous May 14, 2017
    Bener bro...kata dokter bro...kalau cmia itu untuk antigen atau antibody hiv kalau pas masa jendela...perkiraan terinfeksi 4mnggu menggunakan metode cmia terdeteksi tapi masih belum dipastikan bro...haris menggubakan metode Elisa positive dan western blot positive baru dinyatakan positive...untuk lebih pasti lagi coba pakai metode Hiv pcr Rna perhitungan jumlah virus hiv didalam darah...cuman harganya sangat mahal..dna hasilnya juga bsa false positive...sebaiknya untuk akurat bro coba test Elisa dan Western Blot...coba test di prodia bro...atau di dharmais..bner2 akurat...dan untuk konsultasi jika hasilnya positive bisa langsung ke prof samsuridjal ketua komite Hiv indonesia....orangnya biak ba get bro..solusi2 dan segala macam bisa langsung sama doi....jadi kesimpulannya kalau bro terpapar baru 1bulan brrti masih bisa belum dilihat bro...hanya bisa diliat pada 3bulan atau 6bulan paling lama...untuk 1bulan memang pakai bisa langsung pakai metode cmia di prodia atau di biomedika bro...kalau boleh tau perilaku beresiko terahkir kapan bro?yang mau sharing2 sama ane boleh bro...ane bisa bantu...thanks
  176. Anonymous May 15, 2017
    Salam dok.saya pada bulan maret 2017 lalu melakukan test hiv di angsamerah setelah lebih dari 2 tahun melakukan tindakan beresiko dan hasilnya non reactive.yang ingin saya tanyakan adalah.1. Apakah hasil tersebut sudah sangat akurat? 2.metode dan cara apakah yang dilakukan oleh angsamerah untuk melakukan test saya tersebut?bagaimanakah sensitifitas alat tersebut? .3.apakah di angsamerah pernah terjadi kasus yang mendapatkan hasil negative palsu setelah melewati periode jendela?mohon dijawab ya dok.terima kasih
  177. Anonymous May 17, 2017
    Dok saya udah cek laborat.VDRL, hasil (negatif), nilai rujukan (negati)Anti HIV, hasil non reaktif indek : 0,13...nilai rujukan (nonreaktif indeks1,00Mohon penjelasn dok..makasih
  178. Salam mas dan mbak sekalian, saya akan menjawab semua pertanyaan sekaligus.

    Masih mungkin melakukan hubungan seks dengan penderita HIV tanpa tertular terutama bila anda menggunakan kondom secara konsisten.

    Bagi saudara di Malaysia, untuk mendapatkan apakah anda terinfeksi tidak perlu menunggu hingga 2 tahun. Cukup 3 bulan. Bila tidak yakin boleh diperiksa kembali setelah 6 bulan. Sesudah itu cukup.

    Terima kasih untuk tambahan saudara dari RSK Dharmais namun jawaban anda anonymous jadi sulit melihat siapa anda bagi teman-teman yang membaca.

    Di kedua klinik Angsamerah belum pernah menemukan kasus negatif palsu setelah melewati masa jendela. Metode yang digunakan klinik Angsamerah adalah rapid test atau metode test cepat dengan menggunakan antibodi. Berdasarkan cerita anda maka hasil pemeriksaan anda sudah dapat diterima sebagai hasil akhir.
    Mengenai angka yang muncul pada pemeriksaan namun masih masuk sebagai nilai negatif, maka angka tersebut dapat diabaikan karena tidak memiliki arti untuk diagnosa
  179. Anonymous May 19, 2017
    dok saya sempat dioral tanpa kondom oleh psk pada tgl 23 november 2016.kemudian saya tes 26 november 2016 hasilnya non reaktif.kemudian saya tes lagi tanggal 1 maret 2017 dan hasilnya non reaktif. . .apakah saya perlu tes ulang dok untuk bulan ke 6??terimakasih. . .mohon jawabannya.saya sangat cemas
  180. Anonymous May 22, 2017
    Malam dok. Dok saya dulu pernah berpelaku yg bisa mengakibat kan terkena HIV. Kira2 lebih dari 8 tahun yang lalu .Dan padaa bulan Desember tahun 2015 saya melakukan itu lagi. Ya kira-kira 1 tahun lebih dok. Nah kemaren saya tes menggunakan rapid tes, sampai 3 buah saya gunakan. Dan hasilnya negatif. Istri saya baru menikah sama saya 5 bulan yang lalu. Hasil nya pun negatif. Untuk sekarang saya masih bingung dok. Apa benar Negatif atau bisa saja hasil nya akan berubah. Tolong kasih masukan nya dok 🙏
  181. Salam mas, masa jendela untuk HIV adalah 12 minggu dari perilaku berisiko tertular HIV terakhir. Bila pemeriksaan sudah melewati masa tersebut maka hasilnya dapat diterima sebagai hasil akhir. Jadi anda sekalian tidak perlu kuatir. Lakukan VCT sebagai pemeriksaan rutin bila ada perilaku berisiko lain.
  182. Anonymous May 23, 2017
    Terima kasih dok. Oh ya dok. Maaf nih sebelumnya. saya menggunakan tes rapid dgn merek monotes. Apakah alat tersebut udah standar untuk di gunakan sebagai alat tes HIV dok?..
  183. Anonymous May 23, 2017
    Selamat malam dok. Mau tanya dokter. Kalo menggunakan air liur untuk rapid tes . Itu hasil nya bisa di percaya tidak dok. Terima kasih dok. Tolong pencerahan nya
  184. Anonymous May 24, 2017
    Salam doc adakah screening hiv apabila donor darah sgt akurat? Alatan apa yg di guna pakai utk fasilitas donor darah
  185. Anonymous June 1, 2017
    Keluhan Bisul :1. Desember 2016 : Bisul di Ketiak2. Januari 2017 : 03. Februari : Bisul di Sudut Bibir Kanan4. Maret : 05. April : Bisul diPangkal Paha, sy kira kelenjer getah bening, kemudian sy ke internist dan cek darah lengkap, hasil tes : normal, semunggu kemudian saya dirawat karena diagnosa DBD Fase 1 (Trombosit Rendah) selama 10 hari dan selama dirawat, setiap pagi diambil darah untuk cek darah (kadar trombosit mungkin)6. Mei : Bisul di Kening setelah sembuh muncul di Pelipis (Alis Kanan), setelah hilang muncul diPerut kiri 10 cm dari pusatSy adalah Pasien divonis hipertiroid (obat : Propranolol dan Tyrozol), selalu memiliki Keluhan Nyeri Sendi di Jari tangan dan kaki, terkadang ada rasa nyeri ditelapak kaki, nyeri otot yg datang bergantian dan berpindah (durasi sebentar), sakit kepala terutama diatas bagian kanan, nyeri dahi kadang pelipis atas, sesekali juga muncul belekan pada mata kanan. Gejala ini muncul hampir setiap hari (kecuali belekan mata)Untuk kebersihan, saya Mandi sebanyak 2 kali sehari dan selalu menggunakan sabun antibiotik merek dettol atau lifebouy. Saya baca di 3 artikel kesehatan (seperti alodokter, dll) Bisul yg hilang timbul disebabkan menurunnya daya tahan tubuh seseorang, misal karena HIV.2015 saya pernah cek darah lengkap termasuk HIV. April 2015 sy cek di malaysia sekaligus medical chekup dan hasilnya Negative. Kemudian disusul 3 bulan kemudian sebanyak 2 kali menggunakan rapid test di laboratorium klinik dan hasilnya negative. Yang ingin saya tanyakan apa benar bisul yg hilang timbul gejala HIV? Apa bisa HIV dideteksi dini dari hasil darah lengkap saja? Apa perlu saya test HIV lagi? Mohon pencerahannya dokter. Saya cemas sekali
  186. Anonymous June 1, 2017
    Dok, ini yg lengkapnya. Mohon abaikan yang diatas Saya laki-laki, dengan Keluhan Bisul :Desember 2016 : Bisul di Ketiak, Januari 2017 : Tidak ada keluhan, Februari : Bisul di Sudut Bibir Kanan, Maret : tidak ada keluhan, April : Bisul diPangkal Paha, sy kira kelenjer getah bening, kemudian sy ke internist dan cek darah lengkap, hasil tes : normal (hanya hematokrit 34%, leukosit : 6.1 dan Eosinofil : 0, trigliserida : 196). 10 hari kemudian saya mengalami panas naik turun dan menggigil, dibawa ke IGD dan kemudian dirawat karena diagnosa DBD Fase 1 (Trombosit Rendah) selama 10 hari dan selama dirawat, setiap pagi diambil darah untuk cek darah (kadar trombosit mungkin, serta ada benjolan dibawah ketiak yg muncul saat sy dirawat, kata dokter yg merawat adalah kalenjar getah bening respon terhadap penyakit yg sy alami (DBD), dan bulan mei 2017 : tumbuh Bisul di Kening setelah sembuh muncul di Pelipis (Alis Kanan), setelah hilang muncul diPerut kiri 10 cm dari pusatSy adalah Pasien divonis hipertiroid (obat : Propranolol dan Tyrozol), selalu memiliki Keluhan Nyeri Sendi di Jari tangan dan kaki, terkadang ada rasa nyeri ditelapak kaki, nyeri otot yg datang bergantian dan berpindah (durasi sebentar), sakit kepala terutama diatas bagian kanan, nyeri dahi kadang pelipis atas, sesekali juga muncul belekan pada mata kanan. Gejala ini muncul hampir setiap hari (kecuali belekan mata)Untuk kebersihan, saya Mandi sebanyak 2 kali sehari dan selalu menggunakan sabun antibiotik merek dettol atau lifebouy. Saya baca di 3 artikel kesehatan (seperti alodokter, dll) Bisul yg hilang timbul disebabkan menurunnya daya tahan tubuh seseorang, misal karena HIV.2015 saya pernah cek darah lengkap termasuk HIV. April 2015 sy cek di malaysia sekaligus medical chekup dan hasilnya Negative. Kemudian disusul 3 bulan kemudian sebanyak 2 kali menggunakan rapid test di laboratorium klinik dan hasilnya negative. Yang ingin saya tanyakan apa benar bisul yg hilang timbul gejala HIV? Apa bisa HIV dideteksi dini dari hasil darah lengkap saja? Apa perlu saya test HIV lagi? Mohon pencerahannya dokter. Saya cemas sekali
  187. Salam mas/mbak sekalian, saya akan menjawab sekaligus. Ada banyak merk di pasaran untuk dipakai sebagai alat test HIV. Silahkan anda pakai yang mana saja lalu lakukan konfirmasi dengan alat lain dan metode lain untuk lebih meyakinkan hasil test tersebut.Alat tes yang menggunakan air liur kurang sensitif bila digunakan sebagai alat test HIV karena jumlah antibodi yang kurang untuk pemeriksaan. Jadi sejauh ini masih menggunakan darah untuk mendapatkan hasil pemeriksaan yang optimal. Tentu saja uji penapis pada darah yang akan didonorkan sangat ketat. PMI menggunakan alat atau mesin yang sangat sensitif sehingga dapat memeriksa potongan antigen virus HIV. keluhan bisul bisa disebabkan oleh alergi, infeksi kulit. Memang salah satu penyebabnya adalah sistem kekebalan tubuh yang turun, tidak hanya karena HIV, namun bisa juga karena pemakaian steroid dosis besar dalam jangka panjang, kurang gizi, sedang dalam kemoterapi, menderita penyakit diabetes melitus, dan lain-lain. Jadi silahkan anda mencari penyebab tersebut. Bila anda sudah melakukan test HIV lebih dari 3 bulan setelah perilaku berisiko tertular virus HIV maka bukan infeksi HIV yang menjadi penyebabnya.
  188. Salam mas/mbak sekalian, saya akan menjawab sekaligus. Ada banyak merk di pasaran untuk dipakai sebagai alat test HIV. Silahkan anda pakai yang mana saja lalu lakukan konfirmasi dengan alat lain dan metode lain untuk lebih meyakinkan hasil test tersebut.

    Alat tes yang menggunakan air liur kurang sensitif bila digunakan sebagai alat test HIV karena jumlah antibodi yang kurang untuk pemeriksaan. Jadi sejauh ini masih menggunakan darah untuk mendapatkan hasil pemeriksaan yang optimal. Tentu saja uji penapis pada darah yang akan didonorkan sangat ketat. PMI menggunakan alat atau mesin yang sangat sensitif sehingga dapat memeriksa potongan antigen virus HIV.

    Keluhan bisul bisa disebabkan oleh alergi, infeksi kulit. Memang salah satu penyebabnya adalah sistem kekebalan tubuh yang turun, tidak hanya karena HIV, namun bisa juga karena pemakaian steroid dosis besar dalam jangka panjang, kurang gizi, sedang dalam kemoterapi, menderita penyakit diabetes melitus, dan lain-lain. Jadi silahkan anda mencari penyebab tersebut. Bila anda sudah melakukan test HIV lebih dari 3 bulan setelah perilaku berisiko tertular virus HIV maka bukan infeksi HIV yang menjadi penyebabnya.
  189. Anonymous June 3, 2017
    Siang Dok...ada 1 hal yang ingin saya tanyakan dok..apakah klinik angsamerah dapat mendiagnosa pasien yang terkena clamidia..karena memang yang dikatakan dokrer2 untuk pengetestan kalmidia agak susah mendeteksi nya dikarenakan alat2nya yang kurang memadai...apakah bakteri GO dan kalimida dapat memungknkandapat kena bersamaan ketika kita terkena pms dok...karena obat2an yang saya baca hampir krng lebih sama dok..dan kmren saya sudah mendatangi klinik angsamerah di johar...apa dokter umum yg di angsamerah dapat mendiagnosa pms pasien dok...karena pribadi sy pribadi sudah mengunjungi dokter spkk dok...dengan keterangan tidak dapat mendiagnosa klamidia karena alat2 yg krng memadai...teekecuali perempuan dok..lebih agak mudah dengan test darah...apakaha benar dok...jika di angsamerah bisa mngkin saya akan kembali ke angsamerah karena saya akan ambil hasil kerts lab untuk record saya walaupun dikirim by email oleh angsamerah...makasih..mohon dijawab pertanyaannya dok..
  190. Salam mas/mbak, memang untuk mendiagnosa chlamydia agak sulit. Pemeriksaan melalui darah dapat melihat riwayat infeksi dan bila ada antibodi pada infeksi yang akut. Ada cara yang memungkinkan untuk mencari bakteri chlamydia yaitu dengan melakukan PCR atau memperbanyak DNA dari chlamydia agar dapat dibaca. Klinik Angsamerah tidak melakukan sendiri namun melakukan pengumpulan sampel pemeriksaan lalu mengirimkannya ke laboratorium rujukan. Hasilnya cukup lama, sekitar 14 hari kerja.
  191. Anonymous June 5, 2017
    Oke makasih banyak dok..jadi test apakah yg harus saya ambil dok..kebetulan saya mau ambil hasil lab saya dok..dan brapa harga test tersebut untuk melakukan pcr clamidya...apakah termasuk secret uretrha atau test darah sok..mohon petunjuknya dok..karena kebetulan besok saya harus kembali untuk mengambil hasil darah saya...jadi sekalian mau saya lakukan konsultasi dok..mamaaih mohon dijawab secepatnya dok...
  192. Anonymous June 6, 2017
    Salam dok, saya mau tanya. Saya pernah melakukan oral (dengan kondom) dan ciuman pada tgl 25 Februari. Dan saya sudah melakukan test 94 hari kemudian dan hasilnya negative. Apakah ini sudah bisa dikatakan hasil akhir dok? Terimakasih
  193. Anonymous June 6, 2017
    Salam dok, saya mau tanya. Saya pernah melakukan oral (dengan kondom) dan ciuman ringan (tidak sampai ML dan pemakaian kondom konsisten saat oral) pada tgl 25 Februari. Dan saya sudah melakukan test 94 hari kemudian dan hasilnya negative. Apakah ini sudah bisa dikatakan hasil akhir dok? Terimakasih
  194. Salam mas/mbak, untuk PCR Chlamydia ada daftar tersendiri yaitu biaya konsultasi, admin dan PCR Chlamydia. Bila dengan darah silahkan bertanya dengan admin yang lebih mengerti mengenai rincian biaya. Sebagai patokan dapat dilihat dalam tautan berikut
    http://angsamerah.com/klinik-yayasan-tarif
    http://angsamerah.com/klinik-tarif
  195. Salam mas/mbak, ciuman tidak berisiko menularkan HIV. Demikian pula oral seks menggunakan kondom. Dan anda sudah melakukan VCT pada hari ke 94 paska pajanan dengan hasil non reaktif. Jadi hasil tersebut sudah bersifat hasil akhir.
  196. Anonymous June 10, 2017
    Sy bantu menjwb bagi kes chlamydia. Sy pernah terkena chlamydia semasa sy beranikan diri bwt test darah utk full STD. Chlamydia hanya dikesan melalui ujian darah. Kemudian Dr bgi antibiotik oral azitromycin utk dihabiskan dlm msa 6 hari. Namun begitu, Dr juga sarankan sy utk ambil antibiotik intravena rocephin kerana biasanya penghidap chlamydia akn terkena gonorrhea sekali. Gonorrhea hanya dikesan sekiranya mengalami simptom kencing nanah atau sample bendalir diambil utk diuji di makmal tidak melalui ujian darah. Jadi kedua2 antibiotik tersebut perlu diambil utk keberkesanan rawatan. Sekadar perkongsian pengalaman.
  197. Anonymous June 13, 2017
    Mohon maap sob...kalo clamidya itu gejlanya sama kaya gonore gk..soalnya saya terkan gonore...dan komsumsi azitromichin...semnggu...aehari 2kali 500mg..setelah itu resistensi mnum zitromax...yg patent...dan valoquenn 500mg 2kali sehari...kalo boleh tau test bt clamidya namanya apa..dan dimana sob..dokter2 bilang katanya clamidya gk bsa di deteksi..jadi bngung..padahal banyakan pasien test clamidya...makasih
  198. Anonymous June 13, 2017
    Malam dokter..Apakah dengan Test 2mnggu Rapid = Nr7mnggu Rapid =Nr3Bln Rapid = Nr4Bln Rapid =Nr5Bln CMIA ab/ag Combo = Nr6Bln Eclia,Elisa,Interpretasi = Nr8bln Cmia= Nr(ANGSA MERAH)9Bln Cd4 absolut= 1227,Cd4% =40%9bln HIV PCR RNA (REAL TIME)=UNDETECTMakasih atas penjelasan Dokter mengenai window period,,dari hal tsb dok..apakah test2 yang sudah syaa jalankanasih memungkinkan sero-negative dok...yang mwmbngungkan kenapa cd4 saya rendah yah dok..hanya 1227 doang yah dok..apa termasuk tinggi dok..kenapa Kelenjar saya tb2 muncul aebesar kacang hijau yah dok..padaha test std audah di jalankan dan negative dok...hanya tinggl tnggu hasi clamidya nya aja dok...Mohon penjelasannya dok..apakah benar2 conclusive dok dari hasil tsb dok..dan aaya mau nanya dok...test P24 3th generation itu test spaerti apa yah dok...apa sama akaya Cmia ab/ag combo dok?mohon penjelasnnya..apakah di angsa mwrah juga ada test sprti trsb dok...makasih..
  199. Anonymous June 16, 2017
    Selamat siang dok..untuk clamidya negative..baik igg..dan igm...tspi untuk hsv-1 igm negative...hsv-2positive dok...saya ke prof spkk dan mengecek kelamin saya dinyatakan gpp dok..kt nya bukan herpes dok..sdngkan untuk hiv-pcr rna *virus tidak terdeteksi dok...saya mwmiliki resiko tinggi terkena hiv..saya gk tau dok klo wp (wanita penghiburnya)terjangkit hiv ato tidak...mohon penjelasannya dok...test sdh ke 9bln dri perilaku resiko...sipyhlis,Candida,clamidya, hep a,b,c nehative...hny hsv2 posiuive...kenp dok nya bilang gk np2 yah dok..padahal hsv2 nyabpositive...bisa dijelaskan dok...makasih
  200. Salam mas/mbak, terima kasih untuk yang sudah berbagi/sharing mengenai infeksi Chlamydia. Namun ada yang perlu diluruskan mengenai infeksi Chlamydia.
    Infeksi Chlamydia di deteksi melalui pemeriksaan darah, swab uretra atau vagina. Memang bila melalui swab sulit ditemukan. Bila melalui darah kadang masih menyisakan riwayat infeksi. Jadi belum tentu sedang terinfeksi namun hanya jejak pernah sakit saja. Bila seseorang terinfeksi Chlamydia tidak otomatis terinfeksi gonorrhea. Namun bisa pada satu orang terinfeksi kedua kuman tersebut.
    Tidak dianjurkan minum antibiotik tanpa petunjuk dari dokter karena bisa menciptakan kuman yang kebal terhadap berbagai antibiotik. Selain itu antibiotik yang ada tidak hanya untuk mengobati kuman infeksi menular seksual saja, banyak infeksi lain seluruh tubuh yang menggunakan antibiotik tersebut. Konsekuensinya akan kebal juga kuman-kuman yang lain. Tentu akan fatal akibatnya bila kita mengalami suatu infeksi sedang antibiotik yang ada sudah resisten/kebal.
    Silahkan datang ke dokter spesialis kulit kelamin atau ke klinik Angsamerah untuk mendapat pemeriksaan Chlamydia atau STD/IMS lainnya
  201. Salam mas/mbak, mengenai test HIV setelah bulan ke 9 dari perilaku berisiko tertular HIV terakhir sudah bersifat hasil akhir. Jadi anda tidak terinfeksi HIV terlebih didukung dengan pemeriksaan PCR virus HIV menyatakan undetectable. Test antigen P24 mirip dengan combo test/CMIA. Di klinik Angsamerah juga ada pemeriksaan tersebut dan memerlukan waktu sekitar 3 hari..Penjelasan mengenai HSV lebih baik ke dokter yang menangani karena membutuhkan penjelasan yang panjang. Secara singkat HSV umumnya hanya memeriksa antibodi. Bila tidak ada luka HSV maka pasien tidak diberi pengobatan. HSV juga akan menetap seumur hidup di tubuh pasien oleh karena itu pemeriksaan antibodinya akan selalu positif.
  202. Anonymous June 19, 2017
    Dok..nk tanya. Kali terakhir saya melakukan aktiviti berisiko pada bulan Sep 2016. Kemudian saya test hiv dan STD/IMS pada bulan Dis 2017. Hasilnya hiv nonreactive cuma vdrl sy 1:32 tpha positif. Selepas itu dok suntik penicilin sebnyak 3 kali selang seminggu. Pada bulan mei 2017 saya test lagi STD/IMS, hasil hiv = nonreactive, vdrl = nonreactive, tpha = positif. Saya risau memikirkan tpha masih positif. Kalau gitu gimana dok? Tolong bantu saya untuk bisa sembuh & tpha kembali negatif. Tolong kasi cara/jalannya dok. Tolong dok ya..
  203. Anonymous June 20, 2017
    Dok mau tanya sy melakukan perbuatan beresiko pd 23 januari 2017, setelah it badan sy sakit semua smpai opname 2x diagnosis dokter gerd dan gastritis kronis(setelah endoscopy) sampai skrg masih blm sembuh tenggorokan msh radang terasa kering dan ganjal masih sering diare dan sembelit, bb sy juga turun 11 kg dlm 5 bln, sy rapid tes di rsud pd hari ke 30 dg pasangan beresiko sy(pasangan sy riwayat seks pernah ganti2 pasangan berkali2) dg 3 reagen hasil non reaktif, pd hari ke 76, 90, dan 120 sy rapid tes sendiri dg 3 reagen semuanya non reaktif, jujur skrg sy ketakutan.....Apakah bisa penyakit sy ini bukan dr hiv,?
  204. Anonymous June 20, 2017
    Saya bantu jawab...untuk tpha positive lebih baik di konsul kw dokter nya....karena pengobatan mungkin belum tuntas...terkceuali kalo vdrl positive dan tpha negative...karena untuk mengecek bakteri treponema pallidum itu harus di cek darah melalui TPHA...bukan vdrl...dan haru sering dilakukan pengecekan lanjut apabila swtelah dilakukannya pengobatan...apabila TPHA positive kemungkinan bakteri siffilis masih belum tuntas...dan untuk pengecekan HIV lebih baik dilakukan 3bulan setelah beresiko dan baiknya dilakukan 3bulan setelah pengecekan ke2 untuk mengkonfirmasi kemungkinan terjadi 0,3% nya mas...dan itu sangat sangat jarang sekali mas....kemungkinan besar penyebab GERD dan GASTROTITIS dikarenakan bakteri dalam perut berlebihan dan dikarenakan STREESS berlebihan...perlu diingat untuk sexual practice harus dilakukan pengecekan std/ims semuanya yang lengkap tanpa terkecuali...termasuk HIV jika kegiatan sexual tanpa kondom terjadi tanpa batas...
  205. Anonymous June 20, 2017
    Maaf...mksd saya kalo Vdrl Negative Tpha nya positive brrti sifillis negative mas...untuk sifilis di liat di vdrl nya mas...kalo positive brrti anda masih terinfeksi..kalo negative brrti anda tidak terinfeksi...kalau tpha akan selalu positive mas..karnea anda prnh pny riwayat positive makan akan selalu positive mas...
  206. Anonymous June 21, 2017
    Sy waktu opname sudah cek darah dinyatakan tdk ada infeksi bakteri h pylori, setelah endoscopy lambung bagian antrum watermelon appears (gastritis superfisualis kronis),
  207. Anonymous June 28, 2017
    Iyah pak...dalam kata lain sifilis nya sudah negative dan tidak ada lagi...kalau untuk hiv dilakukan 3bulan/lebih setelah peristiwa beresiko maka sudah dianggap hasil final pak...setiap tubuh manusia jika terinfeksi virus hiv maka didalam tubuhnya akan memproduksi antibody untuk melawan hiv dalam waktu 6mnggu-3bulan sudah ada antibody nya...dan sangat jarang sekali kalau sampai waktu 6bulan baru menghasilkan antibody nya...maka jika abapak sudah melakukan test antibody hiv baik itu rapid,cmia,elisa,wb...itu akan terdetect dalam waktu 6mnggu-3bulan..terkecuali kalau bapak emang autoimune (lupus..kanker,,dll),,kemoterapi,dll....maka hasilll sudah valid...dan jika bapak emang ragu dengan hasilnya bapak bisa melakukan test ulang pada bulan ke6 dan itu kemungkinannya sangat kecil untuk berubah hasilnya....harap dilakukan pemeriksaan std ims lainnya selama lebih dri 3bulan setelah perilaku beresiko...
  208. Anonymous July 1, 2017
    dok saya ingin tes hiv, kalau di klinik2 macam prodia bisa langsung atau pakai surat dri dokter.
  209. Anonymous July 3, 2017
    dok, sy ingin bertanya apakah orang yg terkena hyperthyriod bila periksa anti hiv bisa mempengaruhi hasil tes nya ? terima kasih dok
  210. Anonymous July 3, 2017
    Saya bantu jawab yah..untuk khusus anti hiv di prodia,rscm,carlo,dharmais harus pake surat rujukan domter...terkecuali prodia dan angsa merah...cek 3bulan setelah beresiko akurat....untuk penyakit hyiperthyroid tidak mmpengaruhi hasil test hiv karena test hiv mencari antibody hiv didalam darah tersebut...menurut depkes dan who pemeriksaan 3bulan setelah beresiko hasilnya dianggap valid...
  211. Anonymous July 4, 2017
    Dok, saya mau bertanya
  212. Salam mas/mbak sekalian, terimakasih untuk yang telah membantu saya menjawab pertanyaan tersebut.
    1. TPHA akan selalu positif karena itu menunjukkan rekam jejak bahwa anda pernah terinfeksi sifilis. Perlu pemeriksaan titer antibodi sifilis untuk melihat apakah infeksi sifilis yang anda derita masih aktif atau tidak. Membaca cerita anda kesimpulan saya anda sudah sembuh dari sifilis.

    2. Keluhan badan seluruh badan sakit bisa juga disebabkan kelelahan, stres, depresi dan yang lainnya. GERD dan gastritis adalah gangguan lambung dan akan lebih parah bila anda stres. GERD dan gastritis salah satu penyebabnya memang infeksi H. Pilory. Namun bila itu negatif, mungkin disebabkan oleh hal yang lain baik infeksi maupun non infeksi. Gejala gangguan lambung salah satunya adalah gangguan defekasi atau buang air besar. Gangguan dalam saluran pencernaan termasuk lambung tentu akan menyebabkan penurunan berat badan. Jadi silahkan selesaikan pengobatan untuk GERD dan gastritis dengan baik sesuai anjuran dokter yang merawat. Tes yang dilakukan setelah minggu ke 12 dari aktivitas berisiko sudah dapat diterima sebagai hasil akhir. Jadi anda tidak perlu takut lagi. Namun bila masih kuatir silahkan berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter yang berpengalaman menangani HIV.

    3. Beberapa laboratorium swasta tidak mensyaratkan rujukan dari dokter. Namun laboratorium tersebut tidak menyediakan tenaga medis untuk melakukan konsultasi bila hasilnya meragukan atau positif. Jadi saran saya silahkan datang ke fasilitas kesehatan yang memiliki layanan HIV agar mendapatkan penjelasan sebelum dan sesudah pemeriksaan.

    4. Penyakit hyperthyroid tidak mempengaruhi hasil pemeriksaan.
  213. Anonymous July 5, 2017
    Malam dok, saya Adi.. Saya pernah datang ke tempat pijat, disana saya tidak sampai ML, hanya french kiss dan menerima oral seks dengan pemakaian kondom yg konsisten dari awal sampai akhir.. Kejadian pada tanggal 25 Februari. Saya sudah VCT pada hari ke 94 dengan hasil negative dan melakukan PCR pada hari ke 126 (4 bulan lebih 4 hari) dengan hasil Non Reaktif. Apakah hasil ini sudah hasil akhir dok? Perlukah saya melakukan test lagi? Terimakasih dok :)
  214. Anonymous July 7, 2017
    Terima kasih atas jawabannya dr Adiyana Esti atas jawabannya, utk gastritisnya sy sampai skrg msh kontrol k dokter, sy lega atas jawaban dr Adiyana, menurut konselor vct d rsud tempat sy rapid test masa jendela it bisa selama 2 thn jd sy harus rapid test sampai 2 thn, bln ini sudah masuk bulan k 6 setelah sy melakukan perbuatan beresiko klo hasilnya non reaktif (semoga, amin) apakah bisa dipastikan sy 100% bebas hiv?Krn sy masih kepikiran dan masih takut dok soalnya sy gk pernah sama sekali sakit seperti ini,Sy sudah berjanji selamanya gk akan melakukan perbuatan beresiko lg,
  215. Anonymous July 7, 2017
    Lucu sekali pak konselornya bilang masa jendela sampe 2 taon pak....dr specialis Hiv di jakarta aja bilang masa jendela 3bulan - 6 bulan sudah valid hasilnya...dan menurut depkes dan who masa jendela hiv 3bulan sudah valid...terkecuali jika perilaku beresiko terulang lagi..maka harus dilakukan pengulangan test tsb...dan untuk waktu yg 6 bulan itu viasanya juga untuk pasien yang sedang menjalani kemoterapi,kanker..terkena penyakit lumus atau autoimune..sehingga masa jendela panjang...walaupun di forum luar mengtakan hepatitis c dapat memperpanjang masa jendela tpi amsih belum terbukti kalau hep c memperpanjang hep c....uda mas..hasil 3bulan setelah 3 bulan sudah konklusive. Mas punya sudah 6bulan...100 persen aman!!
  216. Salam mas Adi, pemakaian kondom yang benar dan konsisten dapat menurunkan risiko tertular HIV. Bila anda sudah melakukan test di hari ke 94 dari perilaku berisiko terakhir maka dapat dipastikan bahwa anda tidak terinfeksi HIV saat ini. Terlebih didukung dengan pemeriksaan PCR HIV yang menyatakan tidak terdeteksi. Bila anda aktif melakukan hubungan seksual maka sebaiknya rutin melakukan test untuk infeksi menular seksual sekali setahun.Jawaban ini sekaligus menjawab pertanyaan apakah bisa dipastikan hasil tes bila dilakukan 6 bulan setelah perilaku berisiko.
  217. Anonymous July 14, 2017
    Saya mau tny dok.. kmrn saya tes asam urat d toko obat.. setelah pngcekan tnyta dia masukin lg jarum tusuk jari nya k dlm tas.. apakah saya bisa trtular hiv?
  218. Salam mas/mbak, virus HIV mudah mati. Bila darah sudah kering maka virus pun ikut mati. Ada beberapa alat pengambil darah yang jarumnya bisa diganti. Mungkin hanya wadah yang disimpan namun jarum dibuang.
  219. Anonymous July 20, 2017
    Jikalau test hiv 1.reaktif dan 2 ,3 non reaktif hasil indetermediate . Apa yg dilakukan ?? Status 65hari dimasa jendela akankah positif??
  220. Anonymous July 20, 2017
    63 hari setelah beresiko masih dalam.masa jendela...dan dapat menghasilkan positive palsu..ataupun negative palsu...lebih baik konaultasikan ke dokter rumah sakit terbesar..atau ke lab prodia maupun angsa merah untik mendapatkan hasil yg valid setelah 12mnggu atau 3bulan setelah beresiko....jika salah satu positive...bapak dapat menggunakan metode wb untuk test konfirmasi terakhr untuk meyakinkan hasilnya atau juga diulangi 1bulan kemudian jika hasil Indeterminated,,,jika hasil test Western blot/ Wb positive brrti bapak positive...mau lebih akurat lagi gunakan Hiv-Pcr-Rna...karna menhitung jumlah virus yg didarah karna infeksi primer virus sedang banyak2nya untuk menyerang dyaa tahan tubuh kita....hanya bantu menjawab..
  221. Salam mas/mbak, benar bila salah satu alat tes menunjukkan hasil reaktif maka kesimpulannya adalah indeterminate, artinya masih meragukan. Jadi saran saya silahkan melakukan tes kembali 1 bulan ke depan. Apakah hasilnya akan positif? Belum tentu. Bila 1 bulan kemudian tetap indeterminate maka disarankan untuk melakukan tes dengan metode lain seperti Combo test atau CMIA.
  222. Anonymous July 22, 2017
    Saya cek ulang lagi 1hari setelah indeterminate di vct RSUD , menggunakan rapid test Non Reactiv dok. Gimana tuh ??
  223. Anonymous July 22, 2017
    Jadi saya datang tempat A=indeterminate , lalu besoknya saya dtg ke VCT RSUD rapid test hasilnya Nonreactiv . Gmna tuh dok solusinya ???
  224. Salam mas/mbak, saran saya adalah silahkan melakukan test 1 bulan kemudian agar hasil tes anda dapat disimpulkan dengan optimal. Karena 63 hari masih masuk dalam area masa jendela.
  225. Anonymous July 29, 2017
    Halo dok mau nanya , menggunakan anti hiv rapid metode 1 itu mksdnya apa yaa dok ?
  226. Salam mas/mbak, maksudnya adalah pemeriksaan rapid menggunakan antibodi dengan alat yang digunakan di tempat tersebut.
  227. Anonymous July 31, 2017
    Selamat malam dok, tetangga saya meninggal krn hiv 2 bln yang lalu, dan sempat bed rest sekitar 3 bln, saat diketahui terbina eksis hiv 3 bln sebelum meninggal istrinya sedang hamil 5 bulan dan saat itu istri dan 2 anaknya melakukan tes hiv hasilnya negatif. Setelah suaminya meninggal 2 bln yang lalu, mereka tes lg dan hasilnya negative jg, 19 hari yang lalu istrinya melahirkan dan di tes lg hasilnya negatif ( ibu dan bayinya). Tapi kenapa sama dokter yang menangani kelahirannya siibu tidak boleh menyusui bayinya, apakah msh ada kemungkinan ibunya terinveksi hiv? Dan bagaimana dengan 2 anaknya, setelah 2x tes negatif apa perlu tes lg? Mohon pencerahannya. Terimakasih.
  228. Anonymous August 1, 2017
    Malam dok.. Saya mau menanyakan apakah hiv bs tertular lewat pisau cukur di salon? Kebetulan sy potong rambut lalu dicukur menggunakan alat cukur tp tidak sampai luka (kl berasa perih2 ada) dan sy tdk mengetahui persis pergantian dr pisau cukurnya.Terima kasih..
  229. Salam mas/mbak, sampaikan rasa turut berduka dari saya untuk tetangga anda.
    Berdasarkan cerita anda mengenai hasil pemeriksaan, bila ibu tersebut melakukan kontak seksual dengan suaminya 5 bulan yang lalu, maka dipastikan ibu tersebut tidak terinfeksi HIV dan boleh menyusui bayinya secara langsung. Begitu pula bila kontak seksual 3 bulan yang lalu. Namun bila kontak seksual terjadi 2 bulan yang lalu maka ibu masih berada di masa jendela. Sebaiknya tidak menyusui secara langsung. Perlu dilakukan test kembali di minggu ke 12 setelah melahirkan.
    Bila kedua anaknya yang lain sudah berumur lebih dari 2 tahun maka tidak perlu dilakukan tes kembali.

    Pisau cukur tidak menjadi media penularan karena umumnya pisau diganti dan dibersihkan.
  230. Anonymous August 7, 2017
    Dok saya mau tanya, istri saya hamil dan di cek lab non reaktif. Tapi saya suami tidak pernah cek lab. Apakah hasil lab istri yang negatif itu otomatis bisa menyimpulkan bahwa saya juga negatif dok?
  231. Salam mas, status HIV istri tidak menggambarkan status HIV suami karena bisa saja istri tidak tertular.
  232. Anonymous August 16, 2017
    Jadi gini dok tgl 19july (64hari setelah beresiko saya cek dengan hasil Indeterminatr ) dan Tgl 15mei-16agustus , kan sudah melewati periode jendela.91hari setelah beresiko = test anti'HIV =metode 1 (reaktif) , metode 2 dan 3 ( Nonreaktif) Kata Drnya ( kemungkinan positif sgt kecil). Tapi ttp suruh periksa di lab swasta takutnyaterlalu sensitif..Ada anjuran dri dr disini ?????
  233. Anonymous August 16, 2017
    Sama periksa western blot. Diatas rapid test apa ya dok
  234. Anonymous August 17, 2017
    Dok saya pernah berhubungan dengan 1 wanita yg kerja di tempat Spa++ . Nah saya baru pertama kalinya melakukan hubungan pertama pakai kondom pengaman. Nah setelah itu saya lepas kondomnya . Setelah 5 menit saya selesai dok. Berapa perentase saya terinfeksi firus hiv dok ? Untuk penyebaran dari wanita ke pria dan sebaliknya
  235. Anonymous August 18, 2017
    Selamat malam dok ,saya mau tanya ada berapa macam metode atau cara test hiv ,jika setelah melakukan resiko ,dan apa bila test pertama reaktif apakah itu sudah menentukan bahwa sudah terinveksi?apakah harus dilakukan test kedua untuk lebih menyakinkan ,terimakasih dok
  236. Anonymous August 18, 2017
    Dan apa bedanya dari setiap metode atau test hiv tersebut.
  237. Anonymous August 19, 2017
    Saaya bantu jawab yah pak...terhitung dri masa jendela bapak yg menunjukan 90 hari dengan hasil indeterminate menu jukan hasil yg bapak punya masih belum ckup menunjukan hasil yg valid dan bisa menunjukan hasil positive palsu...salah satu cara menunjukan hasil yang valid adalah dengan mennggunakn metode konfirmasi atau metode wb...karena walaupun bapak menggunakan elisa rapid dll...tetap akan dilakukan pengetestan ulang dengan metode wb..untuk mengkonfirmasi jika bapak positive...jika 3metode negatvie maka bapak valid negative..jika hasil indeterminate bapak bisa mengulang 3 bln setelah test pertama atau menggunakan metode lain...perbedaan test2 hiv di rs sangat berebda2 spesifitas nya dan senstiive nya...tetapi mempunyai keakuratan yang sama....Jika anda melakukan hub beresiko tanpa pengaman..berarti anda mepunyai peluang terinfeksi karena sebab itu perlu dilakukan test hiv 3bln stlah perilaku beresiko...makasih..
  238. Salam mas/mbak sekalian, bila hasil indeterminate, maka anjuran saya adalah melakukan tes dengan metode yang berbeda, di laboratorium yang berbeda untuk mendapatkan perbandingan. Bila hasilnya tetap indeterminate maka dianjurkan melakukan tes western blot dan lakukan tes kembali 3 bulan kemudian. Selain rapid tes ada tes CMIA atau Combo tes. Bila hasilnya nanti tetap indeterminate dapat dilanjutkan dengan pemeriksaan PCR virus HIV untuk melihat apakah ada virus yang berkembang biak di dalam tubuh.Bila semuanya tetap negatif maka memang anda tidak terinfeksi.

    Penggunaan kondom yang tidak konsisten, pada kasus anda dilepas, maka tetap ada risiko penularan dan memiliki peluang yang sama antara laki-laki dan perempuan.Bukan hanya HIV tetapi infeksi menular seksual lain seperti sifilis, gonorrhea, Chlamydia.

    Bila pada test pertama hasilnya reaktif, maka akan dilakukan tes konfirmasi dengan alat atau metode lain. Bila hasilnya tetap reaktif maka kesimpulannya sudah terinfeksi jadi yang lebih diperlukan adalah melakukan pemeriksaan lanjutan untuk persiapan mengkonsumsi ARV.

    Ada pemeriksaan berdasarkan antibodi dan antibodi dan antigen sekaligus. Perbedaannya adalah dasar pemeriksaannya. Rapid tes berdasarkan antibodi. Tes CMIA berdasarkan antigen dan antibodi sekaligus.
  239. Anonymous September 4, 2017
    dokter mau tanya, apakah setelah tes awal pada bulan dibulan ke 5 setelah peristiiwa berisko,dengan metode rapid tes, dan hasilnya negative( Non Reaktif) , kemudian pada bulan ke 6 tes dengan metode yang sama yaitu rapid dan hasilnya Non Reaktif apakah hasil itu adalah hasil akhir ? apakah saya perlu test ulang ?karena berdasarkan pernyatan dokter di RS, Metode Rapid ini sangat sensitif untuk mengetahui apakah kita sudah tertular di awal. terimakasih dokter sudah menjawab.
  240. Salam mas/mbak, hasil pemeriksaan di bulan ke 6 setelah perilaku berisiko terakhir dapat diterima sebagai hasil akhir. Memang metode rapid tes memiliki sensitifitas 99% dan spesifikasi 99,8%.
  241. Anonymous September 12, 2017
    sore dok mau tanya wp 12 minggu itu 85 hari atau 90 hari?
  242. Salam mas/mbak, 12 minggu dengan menghitung 1 minggu adalah 7 hari maka didapat 84 hari
  243. Anonymous 4 days ago
    Dok saya mau tanya jika saya +HIV apabila sudah minum ARV >6bln ketika ingin tes darah lagi apakah kemungkinan tidak terdeteksi ya virus ?
  244. Anonymous 1 day ago
    Dok mau tanya, kalo berciuman french kiss apa bisa menularkan hiv?
  245. dr. Adiyana Esti Staff 1 day ago
    Salam mas/mbak, bila anda sudah minum ARV dengan teratur maka besar kemungkinan virus anda tidak terdeteksi.

    Berciuman tidak menularkan HIV
  246. Anonymous 18 hours ago
    Dok saya mau tanya, saya seorang ibu rumah tangga menikah sdh 6 tahun dan sdh di punya anak 1 usia mau 7thn. Dok yg mau saya tanyakan. 11 thn yg lalu pernah sakit harples di kelamin sm pacar. Sembuh ga kumat tp suka kumat lg gatal. Krn saya takut sy test darah hiv di puskesmas hasilnya langsng dikasih tau 1jam dan negatif katanya. Dan skrng sy sariawan tenggorokan. Baca" itu gejala hiv. Apa bener dok? Dan test darah akurat tidak ya ko?? Trimaakasih
  247. Salam mbak, sariawan tidak hanya disebabkan oleh infeksi virus HIV, ada banyak penyebab lain seperti gigi yang bolong, infeksi saluran cerna dan yang lainnya. Untuk memastikannya tentu anda harus memeriksakan diri ke dokter untuk mencari penyebab dan mendapatkan pengobatan yang tepat. Mengenai test HIV tentu harus dilihat masa jendela dari infeksi HIV. Bila dilakukan lebih dari 12 minggu dari aktivitas berisiko terakhir maka hasil tersebut dapat diterima sebagai hasil akhir

Please login or Register to Submit Answer

You may also like