TRAVELING for ODHA

Answered

Salam Dok.

Baru2 ini saya membaca artikel yg berisi keikutertaan angsamerah di APHPC Singapura. Ada beberapa hal yang mungkin dari angsmerah bisa bantu jawab:

  1. Saya pernah membaca artikel mengenai travel ban dari Singapura untuk visitor dengan HIV/AIDS. Apakah hal itu masih berlaku?
  2. Rencananya saya akan ada kegiatan selama satu bulan di Singapura (for business), kira2 saya nanti terhambat tidak di imigrasi pada saat mendarat disana?
  3. Di beberapa situs menyarankan untuk rebottling obat ARV kedalam botol multivitamin atw semacamnya, any suggestion or opinion about this?
  4. Ada juga yang menyarankan agar bawa obat beserta resep dokter, kira2 ada form yang terstandardisasi untuk resep yang menyatakan bahwa obat yang saya bawa adalah ARV?

Sekian, Terimakasih

2 answers

Salam mas/mbak, terimakasih atas kesediaan membaca artikel yang ada dalam blog kami. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan anda setelah berdiskusi dengan sejawat dokter di negara tersebut

  1. Bila anda mengunjungi Singapura kurang dari 3 bulan tidak ada masalah. Jadi hanya berlaku bagi mereka yang akan menetap dalam waktu lama.
  2. Bila anda hanya melakukan kunjungan kerja singkat tentu tidak masalah.
  3. Tidak perlu. Bawa obat secukupnya untuk waktu yang diperlukan dibawa sebagai obat pribadi.
  4. Tidak terlalu diperlukan resep tersebut. Karena memang diijinkan membawa obat pribadi dalam jumlah tertentu.

Semoga sukses dengan bisnisnya dan tetap sehat.

#1

Selamat pagi,
pertanyaan yang diajukan sudah dijawab dr Esti. Bila perlu kami bisa memberi surat yang memberi keterangan bahwa pasien memang minum ARV dan ini dapat dibawa pasien untuk ditunjukkan di custom bila diperlukan.

#2
  1. Anonymous August 13, 2017
    selamat sore,Maaf saya mau bertanya...apakah anda bisa memberikan saya surat yang memberi keterangan bahwa saya memang minum ARV..terima kasih,
  2. Salam mas/mbak, surat keterangan anda mengkonsumsi ARV hanya dikeluarkan dari fasilitas kesehatan yang melakukan perawatan pada anda. Tidak dikeluarkan dari fasilitas kesehatan lain karena tidak ada rekam medis atau catatan perawatan.
  3. Anonymous September 11, 2017
    Share sedikit ttg pengalaman sy ke Singapura bawa arv, tdk ada masalah sih.. awalnya sempat takut tp pas di imigrasi ternyata tdk di pertanyakan. Jd menurut sy tdk perlu pakai surat keterangan.
  4. Salam mas/mbak, untuk kunjungan singkat (kurang dari 3 bulan) ke negara lain dengan membawa ARV memang tidak masalah. Lebih dari itu memerlukan surat keterangan dan rujukan.

Please login or Register to Submit Answer

You may also like