Waspada dengan gangguan kesehatan yang sering dialami di musim kemarau

Musim kemarau sudah datang. Hawa panas dan kering sudah mulai terasa belakangan ini. Tanah dan pepohonan yang kering menyebabkan debu terbang ke mana-mana. Saat terjadi perubahan suhu, tubuh akan mengalami proses adaptasi agar kita tetap bertahan meski lingkungan terus berubah.

Proses adaptasi terhadap lingkungan tanpa kondisi fisik yang sehat dan bugar, serta kondisi lingkungan yang tidak higienis akan membuat seseorang jatuh sakit. Musim kemarau biasanya disertai terbatasnya pasokan air, sehingga warga mengonsumsi air apa adanya. Hal-hal tersebut dapat memicu timbulnya berbagai penyakit. Tulisan ini akan mengulas 4 penyakit yang sering dialami warga Indonesia di musim kemarau.

1. Sakit Mata

Udara yang kering, debu, dan asap yang berterbangan membuat seseorang lebih rentan mengalami sakit mata. Untuk mencegahnya, Anda bisa menggunakan kacamata saat bepergian ke luar rumah. Memakai kacamata yang modis juga bisa menjadi salah satu pilihan agar tetap terlihat trendi sambal mencegah penyakit.

Mata yang sakit perlu diobati. Pengobatan tergantung dari penyebab infeksinya, namun untuk perawatannya umumnya bisa dilakukan dengan cara mengompres, meneteskan obat mata, memakai salep hingga minum antibiotik. Sakit mata yang sulit sembuh umumnya karena disebabkan oleh kuman dan virus secara bersamaan. Bila Anda mengalami keluhan pada mata segera konsultasikan dengan dokter ahli untuk mendapat penanganan yang tepat.

2. Infeksi Saluran Nafas Atas (ISPA) dan Influenza

Siapa yang belum pernah sakit batuk pilek? Pasti Anda ingat bagaimana rasanya badan pegal-pegal, sakit kepala, hidung berair, batuk, yang disertai demam dan sakit tenggorokan. Keterbatasan air bersih, asupan makan dan minum dingin dianggap berkaitan dengan terjadinya ISPA. Influenza memiliki gejala serupa dengan ISPA, namun yang membedakan adalah virus penyebabnya.

Anak-anak rentan mengalami ISPA dan Influenza karena pola makan mereka yang belum sempurna sehingga daya tahan tubuhnya belum cukup kuat. Agar mereka terhindar dari penyakit ini, biasakan untuk minum air putih 8 gelas sehari dan juga rajin mencuci tangan untuk menghindari kurang cairan dan penularan penyakit pada musim kemarau. Saat musim kemarau, kita sering tidak sadar bahwa keringat banyak keluar sehingga kita membutuhkan asupan cairan berkala.

3. Diare

Diare adalah kondisi buang air besar yang sering dalam satu hari. Gejala yang biasanya ditemukan adalah buang air besar terus menerus disertai dengan rasa mulas berkepanjangan, mual, dan muntah. Penyebab diare berasal dari makanan dan minuman yang terkontaminasi kuman. Bila mengalami diare, maka Anda disarankan untuk minum air yang banyak dicampur gula dan garam (atau larutan Oralit) untuk mencegah kekurangan cairan. Saat diare, kita tetap perlu asupan makanan. Makanan yang diutamakan adalah yang halus semisalbubur putih tanpa bumbu sampai diare berhenti, baru mulai makan sayur ringan seperti sop dan bayam dan segera ke dokter apabila 3 hari belum membaik.

4. Demam Berdarah

Demam dengue dan demam berdarah merupakan dua penyakit yang berbeda, namun sebagian besar masyarakat Indonesia sudah terlanjur salah kaprah. Demam berdarah dengue (DBD) atau dengue hemorrhagic fever (DHF) merupakan komplikasi dari demam dengue (dengue fever). Meskipun pada DBD suhu tubuh mengalami penurunan, namun gejalanya tergolong berat. Pada DBD didapatkan kerusakan pada pembuluh darah dan kelenjar getah bening sehingga rentan timbul perdarahan di berbagai organ tubuh. Misalnya saja pada DBD lazim ditemui orang yang muntah disertai darah, gusi dan hidung berdarah. Selain itu, napas juga terengah-engah dan terdapat pembengkakan organ hati yang menyebabkan nyeri di sekitar perut. Segera bawa ke rumah sakit apabila di sekitar Anda ada penderita demam dengue yang gejalanya mengarah pada DBD, atau lebih jauh lagi dengue shock syndrome.

Selain keempat penyakit di atas, masih ada banyak penyakit lain yang juga sering muncul di musim kemarau. Kita perlu waspada infeksi akibat jamur, infeksi saluran kemih, hingga migrain. Jagalah selalu kesehatan Anda dan keluarga agar bisa menghabiskan hari dengan bermakna.

Salam Sehat Sahabat

 

You may also like

Leave a comment