Angsamerah Articles Bau Mulut Halitosis

Bau Mulut (Halitosis)

Di zaman demokrasi, setiap orang bebas berpendapat, dan setiap orang pasti mau mengeluarkan pendapat. Tapi bagaimana jika saat ingin berbicara mulut anda mengeluarkan aroma tak sedap? Ingin memberikan pendapat yang luar biasa tapi hal kecil seperti bau mulut ini dapat membuat semua menjadi terganggu. Bau mulut adalah permasalahan yang sangat umum dan dapat terjadi pada siapapun. Bau tidak sedap yang keluar dari mulut saat menghembuskan napas bisa mengganggu kehidupan sosial orang yang mengalaminya, misalnya menjadi malu dan tidak percaya diri. Bau mulut tidak hanya menyebabkan kurangnya rasa percaya diri namun juga berakibat buruk bagi kesehatan gigi dan mulut Anda. Dalam dunia medis, bau mulut dikenal sebagai halitosis.

Mengapa timbul bau mulut?

1. Kebersihan mulut yang buruk
Higienitas mulut yang buruk adalah penyebab bau mulut yang paling umum. Bakteri yang berada pada gigi, gusi, dan lidah dapat menyebabkan plak yang akhirnya menempel pada permukaan gigi. Selain itu plak juga dapat menyebabkan penyakit gusi dan kerusakan gigi (keropos atau membusuk).
Bakteri yang bercampur dengan air liur (saliva) akan menghancurkan sisa-sisa makanan pada gigi dan mulut serta mengeluarkan aroma tidak sedap pada mulut.
Hal ini dapat ditangani dan dicegah dengan cara menggosok gigi (juga lidah) secara rutin, menggunakan cairan kumur, atau dengan melakukan pemeriksaan dan perawatan gigi ke dokter.

2. Makanan dan minuman
Mengkonsumsi jenis makanan atau minuman yang beraroma tajam juga dapat menyebabkan bau mulut dan napas tidak sedap. Jenis makanan dan minuman yang dimaksud antara lain bawang, kopi, alkohol dan lain sebagainya. Bau mulut yang disebabkan oleh makanan dan minuman biasanya bersifat sementara.
Jenis bau mulut ini juga sangat mudah dicegah atau dihindari, yaitu dengan tidak mengkonsumsi jenis makanan dan minuman yang dapat menyebabkan bau mulut, atau setidaknya untuk menghindarinya sebelum melakukan sosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain.

3. Merokok
Penyebab bau mulut yang lain adalah merokok. Selain menyebabkan bau mulut, merokok juga dapat gigi menguning dan mengganggu kesehatan gusi. Berhenti merokok akan memperkecil resiko penyakit gusi dan mencegah bau mulut.

4. Obat-obatan
Beberapa jenis obat-obatan dapat menyebabkan bau mulut. Minta keterangan pada dokter anda untuk mengetahui apakah obat yang anda konsumsi dapat menyebabkan napas tidak sedap, serta meminta obat alternatif jika memungkinkan.

5. Kondisi medis
Keadaan kesehatan seseorang juga dapat menyebabkan bau mulut, misalnya saja mulut kering (xerostomia), sinusitis, diabetes, bronchitis, dan lain sebagainya.

Selain karena hal-hal di atas, bau mulut juga dapat terjadi karena berpuasa, melewatkan jam makan terlalu lama, dan juga saat melakukan program diet-rendah-karbohidrat. Hal tersebut terjadi karena tubuh akan merusak lapisan lemak untuk dijadikan tambahan energi. Akibatnya akan terbentuk senyawa kimia yang disebut zat keton, dan menyebabkan aroma napas yang kurang sedap.

Membuat nafas selalu segar

1. Sikat gigi lebih sering
Penyebab utama dari bau mulut adalah plak yang menempel di gigi dan mengandung banyak bakteri. Sisa-sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi juga dapat memperburuk keadaan tersebut. Normalnya, setiap orang dianjurkan untuk menyikat gigi dua kali sehari. Jika anda merasa bermasalah dengan bau mulut, sikatlah gigi sedikit lebih banyak dari yang dianjurkan.
Namun jangan melakukannya dengan keras/agresif, karena bisa jadi dapat merusak enamel gigi, dan membuat gigi mudah rusak.

2. Menggosok lidah
Selaput atau lapisan yang terbentuk di lidah dapat menampung bakteri yang berbau busuk. Oleh karena itu, gosoklah lidah secara perlahan untuk membersihkan bakter tersebut. Sebaiknya gunakan alat khusus untuk membersihkan lidah (tounge-scraper), atau paling tidak temukan sikat gigi yang memungkinkan untuk digunakan sebagai penggosok lidah.

3. Waspadai mulut kering
Kurangnya saliva (air liur) bisa membuat gigi membusuk dan menyebabkan bau mulut. Masalah ini relatif mudah untuk diatasi, yaitu dengan meminum cukup air dalam sehari. Alternatif lain adalah dengan mengunyah permen karet atau permen biasa yang tidak mengandung banyak gula, yang dapat membantu menstimulasi air liur.

4. Menjaga kesehatan gusi
Penyakit gusi juga merupakan penyebab umum bau mulut. Berbagai macam bakteri yang terakumulasi di celah kecih pada dasar gigi menyebabkan aroma tidak sedap. Konsultasikan masalah ini dengan dokter gigi jika anda merasa memiliki penyakit pada gusi.

5. Hindari makanan pemicu napas tidak sedap
Misalnya adalah bawang. Bawang dikenal sebagai makanan yang menyebabkan napas menjadi tidak sedap. Menyikat gigi setelah mengkonsumsi bawang tidak akan menghilangkan aroma tidak sedap tersebut karena kandungan-kandugnan pada bawang telah masuk ke dalam tubuh dan sampai pada paru-paru, tempat keluarnya napas.
Satu-satunya cara mengatasinya adalah dengan tidak mengkonsumsi bawang, khususnya sebelum anda bersosialisasi dengan orang lain.

6. Berkumur
Menggunakan cairan/obat kumur bisa menyegarkan napas. Terlebih lagi, cairan kumur yang berlabel antibakteri dapat mencegah terbentuknya plak. Selain itu, berkumur dengan air biasa juga sangat baik untuk menyegarkan napas, sekaligus membersihkan sisa-sisa makanan.

7. Berhenti merokok
Merokok, selain dari bahaya-bahaya lain yang ditimbulkannya, juga dapat menyebabkan bau tidak sedap di mulut. Merokok dapat merusak lapisan gusi dan membuat gigi menjadi kekuningan. Kebiasaan merokok biasanya sangat sulit dihentikan. Konsultasikan dengan dokter atau ahli terapi untuk mengatasi masalah tersebut.

Sebagai tambahan, bau mulut juga bisa berasal dari efek samping pengobatan yang sedang anda lakukan, atau bahkan merupakan gejala dari penyakit yang sedang anda derita. Jika begitu keadaannya, segera tanya dan diskusikan masalah tersebut dengan dokter anda.

 

Sumber
webkesehatan.com
who.int

Artikel Terkait

Penyakit sehabis hujan

Imunisasi Orang Dewasa

Perlukah Mengkonsumsi Suplemen Tambahan di masa Pandemi?

Aging

Mengenal Penyakit Pengentalan Darah

Apakah Saya Mengalami Usus Buntu?

Sebelumnya
Selanjutnya

Buat janji dokter sekarang

Hubungi Kami

Silahkan gunakan formulir ini kapan saja untuk menghubungi kami dengan pertanyaan, atau untuk membuat janji.

Anda juga dapat menghubungi kami melalui WhatsApp atau telepon pada jam klinik di +62 8111 368 364.