Kesepian

Pernahkah anda merasa tidak nyaman , sepi, tidak berharga, hampa atau kosong , tidak diperhatikan oleh orang-orang disekitar anda? Meski sebenarnya anda sedang berada diantara banyak orang yang familiar dengan anda. Menurut KBBI kesepian diartikan sebagai perasaan kesunyian, perasaan ketidaktahuan, dan kekurangan teman serta hubungan sosial.

Rentang Kesepian

Kesepian dapat berlangsung sementara waktu, datang dan pergi. Kesepian juga dapat tergantung situasi, seperti saat kita berada sendirian di suatu ruang atau tempat, tidak berkawan, atau bisa jadi berada dalam lingkungan banyak orang namun merasa tidak diterima oleh orang-orang tersebut atau tidak sefrekwensi dengan orang-orang disekitar. Kesepian dapat bersifat sementara, tiba-tiba, ataupun jangka panjang.

Kesepian yang tiba-tiba adalah ketika hubungan dengan seseorang yang dekat dengan kita terputus, bisa karena ia pergi, meninggal, sakit yang tidak memungkinkan seseorang berkoneksi atau kita yang tak mau berkoneksi karena terlalu marah yang hampir tak dapat dimaafkan. Dikatakan hampir artinya bisa pada suatu saat ketika pergulatan dalam pikiran membuat solusi dapat dimaafkan dengan pelahan, atau final sama sekali tak bisa dimaafkan.

Pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial yang berinteraksi satu sama lain. Jika interaksi ini hilang maka perasaan tidak nyaman muncul. Interaksi yang hilang banyak penyebabnya, seperti ketika pandemi Covid, ketika kita baru pindah ke suatu kawasan yang tidak ada kenalan kita, ketika masuk dalam situasi baru : mungkin pekerjaan baru atau sekolah baru dan kita sulit beradaptasi maka rasa ini menyerang kita.

Siapa yang Mengalami Kesepian?

Kesepian dapat dialami oleh lansia ketika anak-anak mereka sudah keluar dari rumah atau sudah memasuki masa pension, sehingga tak lagi berkumpul dengan kolega atau teman kerja. Lansia umumnya mempunyai keterbatasan gerak karena kemunduran fungsi tubuhnya, misalnya mengalami sakit sendi, keseimbangan terganggu, penyakit kronis, sakit jantung, stroke, kehilangan pendengaran, kekurangan ketajaman melihat, padahal mereka memiliki kebiasaan-kebiasaan hidup yang sulit diubah sesuai kondisi barunya.

Pada orang dewasa kesepian dapat diakibatkan oleh bubarnya pertemanan ketika mereka lulus sekolah dan masing-masing sibuk dengan pencarian kehidupannya, putus dengan pacar yang selalu ada bersamanya, merasa tidak seirama dengan value keluarga sehingga terjadi konflik tata nilai, merasa keluarga tak lagi memberikan perhatian dan kasih sayang, merasa tak pantas bergaul dengan mereka yang sudah mempunyai kejelasan tugas hidup, seperti menikah atau yang sudah mapan secara ekonomi, tak dapat mencapai cita seperti yang orang pamerkan di media sosial.

Pada anak-anak sering terjadi karena putusnya hubungan dengan orang yang dicintai seperti perceraian orangtua, pindah lingkungan tempat tinggal, pindah sekolah, mempunyai gangguan tertentu sehingga dihampiri olok-olok, mungkin mengalami gangguan jiwa.

Bagaimana Mencegah Kesepian?

Memulai berkoneksi dengan orang baru memerlukan ketrampilan sosial dan memiliki rasa percaya diri.

Membangun rasa percaya diri bagi anak-anak dapat dicontohkan oleh orang dewasa disekitar anak. Orangtua atau orang dewasa lainnya menjadi contoh peran bagi anak, sebab manusia adalah makhluk peniru yang akan meniru orang-orang disekitarnya.

Asuh anak dengan perkataan yang positif, memberi semangat, memberi pilihan kepada anak untuk dapat memilih apa yang dapat dilakukannya dengan mempertimbangkan dampaknya. Biarkan anak merasakan kekecewaan , namun tetap didukung oleh orangtua. Kekecewaan akan berulang terjadi dalam kehidupan, karena itu belajar kecewa ketika gagal merupakan pembelajaran yang menguatkan ketika orangtua membantunya untuk bangun Kembali. Upayakan menuntun anak menghadapi masalah, bukan menjadi tameng bagi anak dan menyelesaikan tanggung jawab anak.

Ketika anak membangun rasa percaya diri, kenalkan pada ketrampilan-ketrampilan seperti bermain bersama dengan sportif, bernyanyi, berkesenian, berolahraga. Ketrampilan anak berkesenian, berolahraga akan menumbuhkan rasa percaya diri, sekaligus menikmati prestasi atas kemunculan bakatnya yang diperhatikan orangtua. Ini akan mendukung anak untuk mudah berkoneksi dengan orang dikemudian hari.

Bagi remaja dan orang dewasa, hobi akan mengembangkan kemampuan berinteraksi dengan orang lain, sehingga diri merasa mampu untuk bergaul, memperoleh rasa kerjasama, membangun empati, menyelesaikan friksi antar teman. Ketrampilan ini akan memudahkan mereka bekerja dalam tim, saling mendukung ketika musibah, saling memberi kesempatan meraih keberhasilan.

Orang dewasa juga perlu mempelajari dirinya sendiri dan kemampuannya . Upayakan mempunyai banyak ketrampilan sesuai  kemampuan. Diumpamakan sebagai mempunyai sepatu bukan hanya satu, saat kehujanan Sepatu basah harus digantikan sepatu kering untuk tetap beraktivitas. Isilah waktu dengan banyak aktivitas sehingga tidak ada kesempatan untuk meratapi diri terlalu lama, aktivitas merupakan pengalihan dari suatu hambatan pada suatu kelancaran.

Kesepian Kronis

Kesepian kronis biasanya sulit diatasi sendiri. Para psikiater dan psikolog klinis melihat ada dasar hambatan yang perlu diperbaiki secara professional, seperti rasa percaya diri yang runtuh, gangguan mental, penyakit lainnya . Jika ditemukan gangguan jiwa seperti gangguan cemas, fobia sosial, gangguan depresi dan gangguan mental lainnya,  maka bantuan perbaikan cara pikir dan cara bersikap segera harus dilakukan dengan memperbaiki neurotransmitter di otak. Perbaikan transmisi sel-sel otak ini akan memperbaiki cara pikir karena transmisi listrik otak diarahkan sesuai proporsinya, sementara latihan berpikir  dibimbing melalui terapi kognitif dan perilaku.

Referensi

    • Campaign to End Loneliness -Connection in older age : The Psychology of Loneliness: Why it matters and what we can do

    • Loneliness Psychology Today https://www.psychologytoday.com

    • Neurosciencenews.com, July 2, 2023

Artikel Terkait

Mental Illness Among Inmates in Correctional Facilities

Bahagia & Percaya Diri

Semuanya Ada di Otak Lewat Sang Pemancar Saraf

Hipnoterapi: Cara Kerja, Tahapan dan Apa saja Syaratnya

Saatnya Berkesehatan Jiwa Dalam Berkomunikasi

Benzodiazepin: Kegunaan dan Efek Samping

Depresi Pasca Stroke

Sebelumnya
Selanjutnya

Buat janji dokter sekarang

Hubungi Kami

Silahkan gunakan formulir ini kapan saja untuk menghubungi kami dengan pertanyaan, atau untuk membuat janji.

Anda juga dapat menghubungi kami melalui WhatsApp atau telepon pada jam klinik di +62 8111 368 364.