Author

Dr. Rayhan Abi Mayzan

Nutrisi, Obesitas dan Kesehatan Mental

Sahabat pasti sering mendengar ungkapan bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Hal ini sangat benar, karena kedua aspek ini saling terikat. Dengan menjaga kesehatan mental, tubuh kita bisa terasa lebih ringan dan bugar. Begitu pun sebaliknya, ketika kita menjaga kesehatan tubuh kita maka akan berdampak pada mental; misalnya dengan menjaga asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Nutrisi dan kesehatan mental saling berpengaruh, karena diet yang kita konsumsi tiap harinya memiliki efek terhadap otak. Beberapa penelitian meyebutkan bahwa terdapat makanan dan suplemen yang dapat mengurangi depresi serta memperbaiki mood seseorang.

Bagaimana Mencegah Masalah Kesehatan Mental melalui Asupan Gizi yang Baik?

Sebuah studi menemukan fakta bahwa pola makan yang baik dan bergizi cukup dapat menurunkan risiko depresi sebesar 30%. Oleh karena itu penting sekali untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi, seperti asupan karbohidrat, protein, serat dan susu. Beberapa makanan yang dapat menurunkan risiko depresi misalnya buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, minyak zaitun, ikan dan produk susu rendah lemak.

Masalah Kesehatan Mental dengan Intervensi Diet Sehat

Intervensi diet sehat ini seperti yang telah disebutkan diatas, adalah dengan mengkonsumsi sayur, buah-buahan, biji, produk susu rendah lemak dan ikan dalam jumlah yang cukup. Makanan tersebut merupakan jenis makanan yang kaya akan senyawa antioksidan dan anti-inflamasi. Dengan konsumsi nutrisi di atas secara rutin mampu memperbaiki mood seseorang dan mengurangi kejadian depresi, dampak jangka panjangnya adalah seseorang memiliki fisik dan jiwa yang sehat pula.

Jenis Makanan yang Kaya Gizi dan Berpengaruh terhadap Kesehatan Mental

Jenis makanan yang mengandung asam amino dari protein hewani maupun protein nabati dapat membentuk hormon dopamin dan serotonin. Fungsi kedua hormon ini dapat memberikan perasaan senang dan energi positif. Selain itu ada omega-3 dan omega-6 yang merupakan lemak baik yang dapat meningkatkan fungsi otak, contohnya terdapat pada alpukat, minyak zaitun, ikan salmon, ikan kembung, makarel dan ikan sarden.

Adapun vitamin dan mineral merupakan antioksidan yang baik untuk tubuh, yang mampu melawan zat-zat berbahaya dalam tubuh. Sumber vitamin ini didapatkan dari sayuran hijau, biji-bijian, buah-buahan, dan seafood.

Obesitas dan Kesehatan Mental

Obesitas dan depresi merupakan salah satu masalah kesehatan yang berhubungan dengan risiko penyakit kardiovaskular. Penelitian menyebutkan bahwa tingkatan depresi pada orang dengan obesitas dua kali lebih tinggi daripada orang dengan berat badan normal, dimana orang dengan obesitas memiliki risiko mengalami depresi sebesar 55%. Definisi obesitas sendiri menurut WHO adalah akumulasi lemak yang abnormal dengan indeks massa tubuh lebih dari 30. Diet yang mempengaruhi terjadinya depresi antara lain; konsumi lemak dan gula yang tinggi, namun rendah buah dan sayur. Jika seseorang mengkonsumsi jumlah kalori di atas rata-rata per harinya, maka semakin tinggi pula tingkat obesitas dan depresi yang bisa terjadi.

Salah satu cara untuk menghindari terjadinya obesitas dan depresi adalah dengan mengkonsumsi jumlah kalori secukupnya, bersamaan dengan serat, buah, sayur yang membantu dalam proses pencernaan di dalam tubuh.

Kesehatan Mental yang Kompleks

Berbicara seputar Kesehatan mental memang tidak mudah. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan mental seseorang, seperti faktor sosial, individual, dan ekonomi. Mari kita jaga kesehatan mental dengan mulai memperhatikan asupan nutrisi yang dikonsumsi! Namun perlu diingat, jika Sahabat memerlukan bantuan maka jangan pernah ragu untuk berbicara atau mengunjungi para ahli.

Sumber

  1. https://www.edugizi.id/2020/09/11/gizi-dan-kesehatan-mental/
  2. https://www.mentalhealth.org.uk/a-to-z/d/diet-and-mental-health
  3. https://www.priorygroup.com/blog/the-relationship-between-mental-health-and-obesity
  4. https://archpublichealth.biomedcentral.com/articles/10.1186/s13690-020-00463-6
  5. https://bcmj.org/cohp/why-diets-fail-obesity-and-mental-health

Artikel Terkait

Kesadaran Diri

Self Awareness

Cara Melawan Obesitas (bagian 2)

Memahami kerja otak melalui efek Stroop

Layanan kesehatan mental bagi pria dan wanita

Perlukah Mengkonsumsi Suplemen Tambahan di masa Pandemi?

HIV dan Nutrisi

Previous
Next

Buat janji dokter sekarang

Hubungi Kami

Silahkan gunakan formulir ini kapan saja untuk menghubungi kami dengan pertanyaan, atau untuk membuat janji.

Anda juga dapat menghubungi kami melalui WhatsApp atau telepon pada jam klinik di +62 8111 368 364.