Question #26837

views

3923

Gejala Awal HIV

Dok, lebih dari sebulan ini saya selalu khawatir dan takut, dan ketakutan ini sangat mengganggu pekerjaan dan aktifitas saya.
Saya telah melakukan hubungan seksual dengan wanita PSK sebanyak tiga kali, ketiga-tiganya saya menggunakan kondom dok. Tapi saya masih selalu terhantui rasa takut, karena dengan wanita ketiga, ketika saya melepaskan P saya dari V dia, saya kok pegang ujungnya seperti kondomnya terlepas atau rusak, karena saya bisa menyentuh ujung secara langsung. Entah rusak apa bagaimana saya kurang tau karena saat itu kamar gelap. Akan tetapi juga saya heran, begitu kondom di lepas sperma saya tumpah ke lantai. Seinget-inget saya, ketika saya ejakulasi, saya dorong P saya agak ke dalam. Jadi antara rusak atau terlepas saya masih bingung. Jika lepas / rusak, mengapa sperma saya tumpah di lantai (dalam jumlah banyak).
Saya berhubungan intim pada tanggal 28 Maret Dok. Dan entah saat itu saya tanya sama temen yang dia adalah suster. Kata dia, sebaiknya saya segera tes sesegera mungkin, karena menurutnya memakai kondom pun masih ada kemungkinan tertular HIV.
Sejak itu saya dihantui rasa takut. Ketika 17 April lalu saya menjadi anggota KPPS. Seperti yang orang tau pada umumnya, kegiatan itu memang sangat capek. Lalu sehari setelahnya saya demam ringan (meriang), dan kepala saya muter-muter. Di sisi lain saya khawatir ini adalah gejala awal HIV, di sisi lain saya beranggapan saya hanya kecapean. Lalu saya berobat ke Puskesmas, dan saya kembali sehat setelah berobat kira-kira 2 hari.
Tidak lama setelah itu tangan saya muncul bintik-bintik merah di pergelangan dalam tangan kiri, muncul 4 bintik, warna merah tapi tidak gatal. Kekhawatiran saya bertambah. Saya tidak memberikan obat apapun pada ruam / bintik merah tadi. Dengan sendirinya tiba-tiba satu persatu mengering. Saya agak tenang. Lalu muncul lagi di bagian yang lain, ada yang agak besar dengan diameter kurang dari 1 cm. Lalu kembali lagi, kering, hilang dan agak membekas.
Saya semakin hari semakin panik. Di sisi lain berusaha menenangkan diri, karena dari info, berita atau artikel biasanya kalo muncul ruam akan disertai gejala lain. Seperti demam, nyeri sendi, otot, kalenjar getah bening dan lain-lain. Saya tetap terhantui rasa ketakutan itu Dok. Karena ruam juga bertambah di tangan kanan. Meski dengan karakter ruam yang sama, seperti hilang sendiri bahkan ada beberapa yang tanpa bekas.
Lalu kira-kira sejak dua mingguan yang lalu, saya merasa seperti ada yang mengganjal di tenggorokan. Tidak terasa sakit dibuat minum atau makan. Tapi awalnya suara saya seperti habis. Dan setiap menelan liur rasanya ada yang mengganjal.
Rasa takut saya semakin meningkat, ditambah seperti ada sensasi dingin di bagian lutut kanan. Tapi saya tidak merasakan nyeri atau sakit pada bagian itu. Saya buat jalan ya biasa saja. Secara aktifitas saya masih melakukan kegiatan sehari-hari tapi saya tidak merasakan kecapean yang luar biasa (seperti yang saya baca dari gejala awal HIV). Selebihnya biasa saja.
4 hari lalu saya periksa ke dokter karena saya merasa tenggorokan saya tidak nyaman. Dokter bilang karena peradangan amandel, amandel saya bengkak, Dok. 3 hari pengobatan tidak ada bedanya. Lalu saya ke tempat berobat yang sama lagi tapi ketemu dokter yang berbeda. Beliau bilangnya karena tidak dikasih antibiotik. Memang, obat yang saya terima dari dokter pertama dan kedua berbeda. Yang kedua lebih banyak.
Saya periksa ke dokter kedua itu baru semalam Dok, obatnya sudah saya minum 2x, tadi malam dan pas sahur ini tadi. Alhamdulillah saya merasakan ada bedanya, khususnya di tenggorokan saya. Namun Dok, saya masih selalu terhantui akan virus HIV. Saya merasakan lutut saya dingin terutama ketika saya panik, takut, khawatir dan sejenisnya.
Karena saya berencana mau menikah Agustus nanti. Saya selalu terhantui rasa takut bagaimana jika positif, lalu saya ditolak keluarga saya, tempat kerja saya, teman-teman, lebih-lebih orang yang saya cintai tidak mau menikah dengan saya, lalu lalu dan lalu. Saya depresi dok. :(
Di satu sisi saya juga membaca artikel bahwa sensasi lutut dingin memang bisa disebabkan karena depresi atau cemas yang berlebihan. Kalau saya ingat-ingat memang ketika saya terlalu takut, cemas, selalu ada sensasi dingin di beberapa bagian tubuh. Seperti telapak kaki dan telapak tangan. Tapi kali ini saya merasakan lebih dominan di bagian lutut.
Terus satu lagi Dok, berat badan saya turun sekitar 4 Kg. Itu semakin membuat saya stress dan takut Dok. Meski saya tau, memang waktu puasa biasanya saya turun BB nya, dan dalam kondisi stress juga biasanya saya turun BB nya. Tapi ya saya bingung. Apa ini semua karena saya ketakutan, saya stress dan cemas ataukah memang karena gejala awal HIV. :(
Saya mau melakukan Tes VCT, tapi mengingat tanggalnya saya belum memasuki minggu ke 12 Dok. Sementara rasa takut ini selalu menghantui dan menghantui terus. Saya selalu berdo'a memohon ampun dan dihindarkan dari Virus HIV itu Dok.
Mohon jawabannya Dokter.

Answer

Salam mas, HIV tidak memiliki gejala yang khas dan umumnya disebabkan oleh infeksi oportunis. Keluhan yang anda rasakan hanya dapat dipastikan melalui pemeriksaan fisik dan darah. Jadi sila kunjungi dokter terdekat untuk mendapatkan konsultasi dan pemeriksaan sehingga mendapatkan penanganan yang tepat.

Buat janji dokter sekarang

Artikel Populer

Memahami hasil Pap Smear

Bagaimana dokter mendiagnosa keputihan?

Seks, Seksual dan Seksualitas

HIV dan Nutrisi

Kondom Wanita

Demam, Gejala atau Penyakit?

Sebelumnya
Selanjutnya

Hubungi Kami

Silahkan gunakan formulir ini kapan saja untuk menghubungi kami dengan pertanyaan, atau untuk membuat janji.

Anda juga dapat menghubungi kami melalui WhatsApp atau telepon pada jam klinik di +62 8111 368 364.