Question #25363

views

481

Kekhawatiran Menularkan

Dok saya mau nanya,

  1. Tanggal 20 Oktober lalu saya dinyatakan reaktif HIV. Saya tinggal serumah dengan sodara. Yang jadi kepikiran sekarang apakah saya bisa menularkan ke sodara saya jika menggunakan peralatan makan dan mesin cuci bersama?
  2. Dokter tempat saya mlakukan tes HIV memberikan saya obat antibiotik Cotrimoksazole dengan dosis 1x2 selama 30 hari, apakah itu aman untuk dikonsumsi selama itu? Mengingat antibiotik ini spertinya sangat kuat dan saya belum pernah mengkonsumsi obat ini (takut alergi) dan tidak pernah konsumsi antibiotik selama itu. Katanya antibiotik ini harus dihabiskan dlu sbelum tahap ARV. Saya sudah mnyakan soal resiko alergi tapi kata dokternya dikonsumsi saja.
  3. Saya selalu membaca artikel kalo ARV dapat menekan virus HIV sehingga hampir "mati" atau tidak terdeteksi, dan sepngtahuan saya HIV kan menyerang CD4 yg berguna untuk membuat antibodi untuk mnyerang pnyakit, apa kalo pngobatan ARVnya manjur dan CD4 berada diatas normal apa bisa sewaktu" drop dan langsung menjadi AIDS padahal konsumsi ARV tetap teratur?

terima kasih banyak sok sbelumnya

Answer

Salam mas/mbak terima kasih untuk pertanyaan anda

  1. HIV tidak ditularkan melalui aktivitas sosial seperti memeluk, mencium, menggunakan peralatan makan dan minum yang sama, bertukar pakaian, berenang di kolam yang sama, menggunakan toilet yang sama. Begitu juga gigitan nyamuk juga tidak menularkan.
  2. Selama anda tidak mengalami alergi, obat tersebut cukup aman, dalam arti efek sampingnya jauh lebih kecil dibanding manfaat yang diberikan, yaitu mencegah munculnya infeksi oportunistik terutama toxoplasma yang memiliki komplikasi cukup serius. Katakan pada dokter bila anda mengalami alergi, maka obat akan diganti dengan obat lain yang memiliki kegunaan yang sama namun komposisinya berbeda. 
  3. Betul ARV menekan aktivitas virus HIV sehingga tubuh memiliki kesempatan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ada kondisi sindrom pulih imun (IRIS) yang tampak seolah-olah kondisinya lebih buruk namun bila tubuh sudah stabil dalam beradaptasi maka kondisi tubuh akan jauh lebih baik. Tidak semua orang mengalami kondisi IRIS atau sindrom pulih imun. Silahkan diskusikan dengan dokter anda tentang sindrom pulih imun (IRIS) untuk mendapatkan penjelasan lebih baik. 

 

Buat janji dokter sekarang

Artikel Populer

Memahami hasil Pap Smear

Bagaimana Dokter Mendiagnosa Keputihan?

Seks, Seksual dan Seksualitas

HIV dan Nutrisi

Kondom Wanita

Demam, Gejala atau Penyakit?

Sebelumnya
Selanjutnya

Hubungi Kami

Silahkan gunakan formulir ini kapan saja untuk menghubungi kami dengan pertanyaan, atau untuk membuat janji.

Anda juga dapat menghubungi kami melalui WhatsApp atau telepon pada jam klinik di +62 8111 368 364.