Question #24950

views

55717

Saya ingin melakukan VCT konseling pra dan pasca test, bisa dilakukan dimana ya?

Halo Dokter, Izinkanlah saya curhat, Saya termasuk pria yang sering jajan seks tapi selalu menggunakan kondom. Namun sial pada tanggal 22 April 2015 kemarin, Saya melakukan perbuatan beresiko dengan PSK di salah satu spa, Saya memakai kondom tapi pada saat selesai saya baru sadar kondom nya bocor, Saya sangat stres setelah kejadian itu karna mandinya air dingin tengah malam saya langsung menggigil, dua hari setelah itu saya meriang tapi satu hari sudah sembuh Dua minggu setelah kejadian, saya didiagnosa sama dokter kelenjar ludah bengkak, saya tambah stres dan hampir ga bisa tidur, besoknya saya ke RS Dharmais tapi tidak menemukan poliklinik HIV dan layanan konseling, akhirnya saya dirujukan ketemu dokter langsung, konsultasi sama dokter, disuruh test CMIA HIV, dan hasil nya non reaktif, kata dokter tidak apa2, disarankan dokter utk test 6 bulan lagi, tapi saya bilang bisa stress berat deh nunggu selama itu, apakah bisa 3 bulan lagi, dia akhirnya mengiyakan boleh juga. Hasil tes CD4 saya dalam ambang normal tapi rendah sekitar 451, kata dokter ini mungkin karna kamu terlalu stres. Apa ini karena saya masih dalam infeksi kelenjar ludah bengkak?
Saya tidak bisa konsen bekerja, dan khawatir setiap saat, sampai kadang-kadang ga bisa tidur, akhirnya saya memutuskan untuk menghubungi perempuan tersebut utk test, Dia setuju untuk test pada tgl 13 May (3 minggu setelah kejadian) di lab swasta, test HIV Ag/Ab Combo - hasilnya non reaktif Sampai saat ini saya masih kepikiran apakah saya terkena infeksi HIV, tiap hari saya terbayang kekhawatiran ini, Minggu kelima, tepatnya saat ini saya terkena sakit gastritis perut mules, kembung tapi saya tidak diare. Saya mencoba meraba2 ketiak, kalau posisi tangan kebawah ga terasa, tapi ketika tangan lurus keatas saya meraba meraba, terasa ada benjolan tidak sakit tidak berpindah2, saya pikir komplit sudah ini gejala KGB bengkak dan ini adalah gejala HIV, kemudian saya konsultasi ke dokter internist sekalian untuk pengobatan mag, apakah ini pembesaran KGB, katanya ini bukan, ini timbunan lemak kamu ga apa2. Saya sudah melakukan test hiv dua kali : pada tgl 7 Februari 2015 di lab swasta (Tes HIV Ag/Ab combo) dan terakhir tanggal 6 May 2015 di RS Dharmais, kedua nya hasil non reaktif. Medical checkup awal Desember 2014 berat badan saya 79 Kg, saat ini 74 Kg, memang selama ini makan malam saya agak kurangin.
Maaf kalau email ini kepanjangan, pertanyaan nya saya adalah:
1. Saya ingin melakukan VCT konseling pra dan pasca test, bisa dilakukan dimana ya? Karna kalau test di lab swasta harus memakai KTP dan harus tanda tangan bahwa hasilnya akan dishare ke DepKes, saya takut kalau saya positif, orang lain bisa jadi tahu
2. Bagaimana anda menilai resiko saya terinfeksi HIV ? bagaimana akurasi test CMIA dua minggu setelah kejadian?
3. Apa perbedaan test CMIA dan test Ag/Ab Combo?
4. Apakah hasil tes 3 bulan sudah conclusive?
Saya mohon email ini dibalas, saya ingin sekali konseling dan melakukan test HIV tanggal 4 Juni nanti dan mengulang lagi test di tanggal 22 Juli. Tapi saya sangat takut sekali kalau hasilnya positif dan bagaimana hidup saya selanjutnya, bagaimana saya harus kasih tahu orang tua dan saudara saya? Saya benar2 menyesal dan tobat kepada Tuhan, kenapa selama ini saya sebodoh ini melakukan perbuatan beresiko, saya benar2 tidak berguna Terima Kasih Chandra

Answer

Halo Chandra, menjawab pertanyaan Anda yang pertama, untuk melakukan VCT Anda dapat melakukannya di Angsamerah, baik yang di Menteng maupun di Panglima Polim. Alamat lengkapnya dapat Anda lihat di bagian bawah lama ini. Angsamerah mengutamakan kenyamanan dan privasi pasien dalam mendapatkan layanan kesehatan. Silakan hubungi +62 21 391 5189 atau +62 21 724 7676 untuk membuat janji temu.
Mengenai pertanyaan Anda yang kedua, risiko Anda terinfeksi HIV adalah melalui hubungan seksual. Risiko ini diperkecil dengan upaya menggunakan kondom dan Anda sudah dengan baik mengajak partner seks Anda untuk cek status HIV yang hasilnya negatif. Anda sendiri telah melakukan tes yang hasilnya negatif. Metode CMIA untuk mengetahui infeksi HIV sangat sensitif dan spesifik dalam 2-4 minggu pasca paparan. Tes CMIA adalah tes HIV combo yang melihat adanya antobodi terhadap HIV serta protein tertentu yang berasal dari virus HIV. Tes Ag/Ab combo adalah tes yang mendeteksi adanya antigen dan antibodi HIV.
Keduanya memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang tinggi untuk mengetahui infeksi HIV. Tes Ag/Ab Combo adalah jenis tes rapid yang biasa digunakan di klinik untuk mengetahui status HIV seseorang. Kesimpulan tes HIV dianggap sahih setelah melewati masa jendela (window period) yakni 3 bulan. Perjalanan infeksi virus HIV biasanya mulai dapat dideteksi setelah hari ke-sepuluh pasca paparan. Mulai minggu kedua seetelah paparan, protein tertentu dari virus HIV sudah dapat dideteksi dengan tes CMIA. Biasanya setelah hari kedua puluh sudah mulai terbentuk antibodi yang dapat dideteksi dengan metode tes rapid (Ag/Ab Combo).
Untuk mengatasi ketidaknyamanan yang Anda rasakan akhir-akhir ini, ada baiknya Anda berkunjung ke dokter dan menyampaikan keluhan Anda. Proses konseling bermanfaat untuk membantu klien dalam melihat situasi dirinya dan bersama-sama mencari solusi terbaik agar Anda kembali dapat merasa nyaman dalam beraktivitas. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat menenangkan Chandra. Silakan hubungi kami untuk konsultasi lebih lanjut. Salam.

Buat janji dokter sekarang

Artikel Populer

Memahami hasil Pap Smear

Bagaimana Dokter Mendiagnosa Keputihan?

Seks, Seksual dan Seksualitas

HIV dan Nutrisi

Kondom Wanita

Demam, Gejala atau Penyakit?

Previous
Next

Hubungi Kami

Silahkan gunakan formulir ini kapan saja untuk menghubungi kami dengan pertanyaan, atau untuk membuat janji.

Anda juga dapat menghubungi kami melalui WhatsApp atau telepon pada jam klinik di +62 8111 368 364.